alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Selundupkan 700 Tabung LPG 12 Kg, Sopir Truk Dikeler ke Polair Benoa

DENPASAR – Penyelundupan 700 tabung gas LPG 12 Kg berhasil digagalkan aparat Polair Polda Bali yang dibackup Polairud Baharkam Mabes Polri, Selasa (21/7) dini hari lalu.

Satu unit truk Hino yang mengangkut tabung gas berhasil diamankan di atas kapal motor penumpang (KMP) Gading Nusantara yang bergerak dari Pelabuhan Padangbai, Bali tujuan Padangbai Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut informasi, sebelum diamankan truk Hino DK 8065 TA warna merah dan tertutup terpal warna hitam itu bersandar di dermaga I Pelabuhan Padangbai.

“Pada saat di lakukan pemeriksaan diketahui truck tersebut memuat tabung gas LPG 12 Kg sebanyak 700 tabung yang ditutupi ban luar mobil, dan Sangkar ayam,” beber sumber kemarin.

Baca Juga:  Sopir Truk Lolos di Gilimanuk Tanpa Surat Sehat, GTPP: Mereka Bandel

Petugas kemudian berkoordinasi dengan piket siaga KSOP Pelabuhan Padang Bay, Polsek KP3 Laut Padangbai.

Selanjutnya sopir I Ketut Gejir dikawal menuju Mako Subdit Patroli Airud Pelabuhan Benoa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah dilakukan pemeriksaan intensif di Mako Subdit Patroli Airud, diketahui dari ciri fisik tabung gas 12 Kg tidak menggunakan segel barcode sesuai standar Pertamina.

“Ya, hanya menggunakan segel plastik. Setelah ditimbang berat tabung 12 Kg ini rata rata memiliki berat kisaran 23 Kg sampai dengan 24 Kg dan tidak sesuai

dengan bruto 15 Kg dan Netto 12 Kg sehingga jika di total berat tabung gas elpiji kosong berikut isinya sekira 27 Kg,” lagi kata sumber.
Berdasar keterangan pengemudi, sejumlah tabung LPG 12 Kg tersebut berasal gudang oplosan bukan dari agen resmi Pertamina.

Baca Juga:  Sebelum Beraksi Pamit Istri yang Lagi Hamil , Bawa Kabur 11 Ribu Yen

Terkait dengan ini, Wadirpolair Polda Bali AKBP Bambang Wiriawan membenarkan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“BB yang diamankan 1 unit truk Hino. Tabung 12 Kg sebanyak 700 unit. 2 unit HP dengan merk Samsung dan Nokia serta surat-surat kendaraan. Kami masih selidiki asal usul BB,” tuturnya. 



DENPASAR – Penyelundupan 700 tabung gas LPG 12 Kg berhasil digagalkan aparat Polair Polda Bali yang dibackup Polairud Baharkam Mabes Polri, Selasa (21/7) dini hari lalu.

Satu unit truk Hino yang mengangkut tabung gas berhasil diamankan di atas kapal motor penumpang (KMP) Gading Nusantara yang bergerak dari Pelabuhan Padangbai, Bali tujuan Padangbai Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut informasi, sebelum diamankan truk Hino DK 8065 TA warna merah dan tertutup terpal warna hitam itu bersandar di dermaga I Pelabuhan Padangbai.

“Pada saat di lakukan pemeriksaan diketahui truck tersebut memuat tabung gas LPG 12 Kg sebanyak 700 tabung yang ditutupi ban luar mobil, dan Sangkar ayam,” beber sumber kemarin.

Baca Juga:  Misterius, Gagal Dievakuasi, Bangkai Kapal Tanpa ABK Terdampar di Kubu

Petugas kemudian berkoordinasi dengan piket siaga KSOP Pelabuhan Padang Bay, Polsek KP3 Laut Padangbai.

Selanjutnya sopir I Ketut Gejir dikawal menuju Mako Subdit Patroli Airud Pelabuhan Benoa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah dilakukan pemeriksaan intensif di Mako Subdit Patroli Airud, diketahui dari ciri fisik tabung gas 12 Kg tidak menggunakan segel barcode sesuai standar Pertamina.

“Ya, hanya menggunakan segel plastik. Setelah ditimbang berat tabung 12 Kg ini rata rata memiliki berat kisaran 23 Kg sampai dengan 24 Kg dan tidak sesuai

dengan bruto 15 Kg dan Netto 12 Kg sehingga jika di total berat tabung gas elpiji kosong berikut isinya sekira 27 Kg,” lagi kata sumber.
Berdasar keterangan pengemudi, sejumlah tabung LPG 12 Kg tersebut berasal gudang oplosan bukan dari agen resmi Pertamina.

Baca Juga:  Tabrak Anggota Polresta Denpasar saat Bertugas, Sopir Truk Tersangka

Terkait dengan ini, Wadirpolair Polda Bali AKBP Bambang Wiriawan membenarkan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“BB yang diamankan 1 unit truk Hino. Tabung 12 Kg sebanyak 700 unit. 2 unit HP dengan merk Samsung dan Nokia serta surat-surat kendaraan. Kami masih selidiki asal usul BB,” tuturnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/