alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

TNI dan Warga Bentrok Saat Swab Massal di Buleleng, Dandim Terluka

SINGARAJA-Bentrokan antara personel TNI dengan warga terjadi di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (23/8).

 

Bentrok aparat TNI dengan warga terjadi saat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Buleleng melakukan swab antigen massal di pelataran Pura Desa Adat Sidatapa sekitar pukul 09.45 WITA.

 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kronologi hingga bentrokan terjadi berawal saat tim melakukan swab secara acak terhadap warga.

 

Seluruh warga yang melintas di dekat pura desa dihentikan. selanjutnya mereka diarahkan ke pelataran pura guna menjalani tes swab.

- Advertisement -

 

Sekitar pukul 09.45 muncul sebuah sepeda motor Scoopy berwarna krem yang dikemudikan dua orang pemuda.

 

Keduanya saat itu tak mengenakan masker.

Baca Juga:  NGERI! Nekat Ambil Haluan Lawan, Pengendara Beat Tewas Ditabrak Vario

 

Anggota satgas sempat menghentikan keduanya. Namun mereka memilih kabur bahkan sempat nyaris menabrak salah seorang personel TNI yang berjaga.

 

Personel sempat mengejar keduanya, namun tak terkejar.

 

Selang beberapa lama keduanya kembali. Pemuda dan personel sempat terlibat perdebatan. Mereka lantas dibawa ke lokasi swab massal.

 

Kedua pemuda itu selanjutnya diberi pemahaman oleh Komandan Kodim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto soal pentingnya swab.

 

Belakangan muncul sekelompok orang yang berusaha menarik kedua pemuda itu dari lokasi swab massal.

 

Salah seorang dari kelompok itu diduga sempat memukul Dandim Windra di bagian belakang kepala.

 

Tak pelak peristiwa itu memicu reaksi para personel. Personel TNI pun memburu pria yang diduga memukul dandim.

Baca Juga:  Ganja Dipasok dari Medan, Transit ke Bali, Diedarkan ke Lombok

 

Saat dikejar, pemuda yang diduga memukul dandim berusaha melawan.

 

Akibatnya, keributan pun pecah dan terjadi perkelahian.

 

Dandim Windra pun sempat berusaha melerai para personel.

 

Peristiwa itu juga memicu reaksi warga lainnya. Kendaraan dinas TNI sempat hendak dirusak warga. Sebelum akhirnya dihalau aparat.

 

Setelah berhasil dilerai, pihak TNI mendatangi keluarga korban dan melaksanakan mediasi.

 

Namun dari pihak korban disebut belum menyetujui permintaan tersebut.

 

 

Akibat peristiwa tersebut, selain seorang warga Sidatapa terluka, Dandim Buleleng dan tiga anggota Kodim Buleleng juga terluka dalam insiden ini

 

- Advertisement -

SINGARAJA-Bentrokan antara personel TNI dengan warga terjadi di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (23/8).

 

Bentrok aparat TNI dengan warga terjadi saat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Buleleng melakukan swab antigen massal di pelataran Pura Desa Adat Sidatapa sekitar pukul 09.45 WITA.

 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kronologi hingga bentrokan terjadi berawal saat tim melakukan swab secara acak terhadap warga.

 

Seluruh warga yang melintas di dekat pura desa dihentikan. selanjutnya mereka diarahkan ke pelataran pura guna menjalani tes swab.

 

Sekitar pukul 09.45 muncul sebuah sepeda motor Scoopy berwarna krem yang dikemudikan dua orang pemuda.

 

Keduanya saat itu tak mengenakan masker.

Baca Juga:  Parah, Cinta Ditolak, Pekerja Kafe Perkosa Wanita Muda di Denpasar

 

Anggota satgas sempat menghentikan keduanya. Namun mereka memilih kabur bahkan sempat nyaris menabrak salah seorang personel TNI yang berjaga.

 

Personel sempat mengejar keduanya, namun tak terkejar.

 

Selang beberapa lama keduanya kembali. Pemuda dan personel sempat terlibat perdebatan. Mereka lantas dibawa ke lokasi swab massal.

 

Kedua pemuda itu selanjutnya diberi pemahaman oleh Komandan Kodim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto soal pentingnya swab.

 

Belakangan muncul sekelompok orang yang berusaha menarik kedua pemuda itu dari lokasi swab massal.

 

Salah seorang dari kelompok itu diduga sempat memukul Dandim Windra di bagian belakang kepala.

 

Tak pelak peristiwa itu memicu reaksi para personel. Personel TNI pun memburu pria yang diduga memukul dandim.

Baca Juga:  Tiga Tersangka Pembobol Dana Deposito Rp 62 Miliar Ditahan

 

Saat dikejar, pemuda yang diduga memukul dandim berusaha melawan.

 

Akibatnya, keributan pun pecah dan terjadi perkelahian.

 

Dandim Windra pun sempat berusaha melerai para personel.

 

Peristiwa itu juga memicu reaksi warga lainnya. Kendaraan dinas TNI sempat hendak dirusak warga. Sebelum akhirnya dihalau aparat.

 

Setelah berhasil dilerai, pihak TNI mendatangi keluarga korban dan melaksanakan mediasi.

 

Namun dari pihak korban disebut belum menyetujui permintaan tersebut.

 

 

Akibat peristiwa tersebut, selain seorang warga Sidatapa terluka, Dandim Buleleng dan tiga anggota Kodim Buleleng juga terluka dalam insiden ini

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/