alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, October 6, 2022

Berawal dari Perkenalan di Twitter, Berlanjut “Enak-enak” di Dalam Mobil, Terancam 12 Tahun Bui

DENPASAR – Pasangan viral yang mesum sambil nyetir dalam mobil menggunakan pakaian adat Bali, saat ini harus merasakan pengapnya ruang sel tahanan Polda Bali.

Pemeran wanita diketahui mahasiswi berinisial DNL,26, asal Bogor, Jawa Barat (sebelumnya ditulis Jakarta). Sedangkan pemeran pria adalah Made M,28, tinggal di kawasan Sesetan, Denpasar Selatan.

Ada yang menarik dari pengakuan pasangan mesum ini. Awalnya, keduanya berkenalan via medsos twitter. Selanjutna, keduanya mengaku merasa puas bisa melakukan adegan mesum dalam mobil sambil melaju di jalan raya. Itu karena beda sensasi.

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto didampingi Kasubdit V Cyber Crime Direktorat Reskrimsus AKBP Nanang Prihasmoko mengatakan, video asusila berdurasi 29 detik itu direkam di Jalan Raya Tampaksiring seusai melukat di Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar.”Tempat kejadian perkara (TKP) aksi mesum itu terungkap setelah Personil Subdit V Siber Ditreskrimsus berhasil meringkus kedua pelaku,” kata Jubir Polda Bali, Kamis (22/9) kemarin.

Kasubdit V Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko menambahkan, pelacakan pasangan mesum dimulai dari wanita bersayap dengan tulisan Angel. Dibawah tulisan tersebut  terdapat tulisan @Angel69DNL. Setelah dilakukan profiling lebih lanjut pada media dengan akun @Angel69DNL, ternyata merupakan id akun twitter dengan URL akun https://twitter.com/Angel69DNL. Diduga akun inilah yang pertama kali memposting video bermuatan pornografi tersebut. “Pada saat dilakukan penyelidikan terhadap akun tersebut tidak ditemukan video atau sudah di take down,” kata mantan Kapolsek Densel ini.

Dikatakan, personil Subdit V Siber Polda Bali sempat melakukan profilling terhadap salah satu akun twitter dengan id akun @matamatamade” dengan URL akun https://twitter.com/matamatamade.

Di akun ini juga sempat memposting video berhubungan badan, yang mencantumkan watermark silhouette (bayangan hitam) topeng berisi tulisan @matamatamade.

Dan juga mencantumkan silhouette wanita bersayap dengan tulisan Angel, kemudian dibawah tulisan tersebut terdapat tulisan @Angel69DNL, yang merupakan watermark yang sama dengan yang ada di video viral. “Setelah dilakukan profiling lebih lanjut diketahui pemilik akun @matamatamade merupakan seseorang pria berdomisili di seputaran Jalan Raya Sesetan, Denpasar,” ungkapnya.

Baca Juga:  [Memilukan] Berakhir Happy Ending, Bayi Dikembalikan ke Ibu Kandung

Dengan adanya hasil patroli siber, Tim Siber Ditreskrimsus Polda Ball melaksanakan penyelidikan terhadap pemilik akun @matamatamade dan mengamankannya, Rabu 14 September 2022 sekira pukul 15.00. “Ya, karena diduga kuat dialah pemilik akun twitter @matamatamade. Dia diamankan tanpa perlawanan,” sebut AKBP Nanang.

Setelah dilakukan interogasi terhadap pemilik akun Twitter @matamatamade, Made M mengaku dengan jujur miliknya. “Dia juga membenarkan pemeran cowok adalah dirinya. Lelaki ini ngaku mengenal pemilik  @Angel69DNL adalah temannya yang juga sebagai pemeran cewek dalam video itu,” ungkapnya.

Dikatakan Nanang, pemeran pria mengetahui bahwa wanita itu bernama asli DNL yang dikenal via twitter, Senin 22 Agustus 2022 sekitar pukul 09.00. Awal perkenalan, Made M berkomentar terhadap salah satu postingan twitter @angel69DNL dan direspon oleh pemilik akun twitter @angel69DNL melalui direct message twitter. “Dari sanalah nyambung. Keduanya berteman lalu diajak ketemuan oleh tersangka Made M,” jelas AKBP Nanang.

Berdasarkan keterangan tersangka Made M, adegan persenggaman dilakukan di dalam mobil sambil nyetir. Itu pun dilakukan berdasakan sama-sama mau walaupun status mereka sebatas teman. “Keduanya bukan pasangan kekasih dan sama sekali tidak terikat perkawinan. Perbuatan mesum itu dilakukan sebagai bentuk mencari sensasi,” ungkapnya.

Dilanjutkan Kasubdit V Siber Polda Bali ini, video tersebut di ambil atau direkam saat melintas di jalanan yang keberulan sedang sepi pengguna jalan. Yakni di Jalan Raya Tampak Siring, Kamis 1 September 2022.

“Aksi itu dilakoni saat melintas di kawasan Jalan Tampak Siring dalam perjalanan pulang ke Denpasar usai melakukan pembersihan diri atau melukat di Pura Tirta Empul,” pungkasnya.

Baca Juga:  Oknum PNS RSUD Buleleng yang Nyabu Dipastikan Kena Sanksi Kepegawaian

DNL yang diketahui beralamat tinggal di Kabupaten Depok Jabar ini diamankan di salah satu Apartemen di Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu 17 September 2022 sekitar pukul 05.10 WIB, berdasarkan keterangan dari Made M. Tak berkutik, DNL mengaku sebagai pemilik akun twitter dengan user name @Angel69DNL. Mahasiswi ini mengakui merupakan pemeran wanita dalam video adegan panas itu.

“DNL ngaku video tersebut diambil (direkam) menggunakan handphone miliknya merek OPPO RENO F4, dan saudari DNL yang mengedit video tersebut. Dan dengan bangga langsung posting di akunnya,” sebut AKBP Nanang semberi mengatakan, DNL memotong durasi konten video, kemudian mencantumkan watermax tulisan Angel69DNL dengan gambar wanita bersayap. Dimana logo tersebut dibuat oleh Made M alias @matamatamade.

Selesai melakukan edit rekaman video tersebut kemudian DNL menghapus rekaman yang ada di Hp merk Oppo Reno 4. Lalu DNL mengupload vidio sebut menggunakan akun twitter dengan user name login @Angel69DNL, Sabtu 10 Sepember 2022 sekitar pukul 01.00. Setelah itu, DNL mengirimkan video tersebut ke Made M melalui akun whatsapp (WA), sekitar pukul 03.00.”Jadi motifnya yaitu demi Sensasi mesum sambil nyetir. Karena meresa bangga lalu posting di Medsos. Video itu tidak diperjual belikan,” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, papasangan yang mengenakan pakaiantahanan tersebut meresa malu dan bersalah. Mereka mengaku spontan dan tidak ada maksud lain. Berdalih walaupun sebatas teman berkenalan dari medsos, keduanya dipengaruhi nafsu tanpa melihat situasi, kondisi, dan pakaian yang digunakan keduanya. “Kami meminta maaf kepada Polda Bali serta seluruh masyarakat Bali. Maaf sebesar-besarnya terkait kejadian ini,” ucap keduanya secara bergantian.

Keduanya terancam hukuman penjara paling lama 12 tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 6 Miliar. (dre)



DENPASAR – Pasangan viral yang mesum sambil nyetir dalam mobil menggunakan pakaian adat Bali, saat ini harus merasakan pengapnya ruang sel tahanan Polda Bali.

Pemeran wanita diketahui mahasiswi berinisial DNL,26, asal Bogor, Jawa Barat (sebelumnya ditulis Jakarta). Sedangkan pemeran pria adalah Made M,28, tinggal di kawasan Sesetan, Denpasar Selatan.

Ada yang menarik dari pengakuan pasangan mesum ini. Awalnya, keduanya berkenalan via medsos twitter. Selanjutna, keduanya mengaku merasa puas bisa melakukan adegan mesum dalam mobil sambil melaju di jalan raya. Itu karena beda sensasi.

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto didampingi Kasubdit V Cyber Crime Direktorat Reskrimsus AKBP Nanang Prihasmoko mengatakan, video asusila berdurasi 29 detik itu direkam di Jalan Raya Tampaksiring seusai melukat di Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar.”Tempat kejadian perkara (TKP) aksi mesum itu terungkap setelah Personil Subdit V Siber Ditreskrimsus berhasil meringkus kedua pelaku,” kata Jubir Polda Bali, Kamis (22/9) kemarin.

Kasubdit V Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko menambahkan, pelacakan pasangan mesum dimulai dari wanita bersayap dengan tulisan Angel. Dibawah tulisan tersebut  terdapat tulisan @Angel69DNL. Setelah dilakukan profiling lebih lanjut pada media dengan akun @Angel69DNL, ternyata merupakan id akun twitter dengan URL akun https://twitter.com/Angel69DNL. Diduga akun inilah yang pertama kali memposting video bermuatan pornografi tersebut. “Pada saat dilakukan penyelidikan terhadap akun tersebut tidak ditemukan video atau sudah di take down,” kata mantan Kapolsek Densel ini.

Dikatakan, personil Subdit V Siber Polda Bali sempat melakukan profilling terhadap salah satu akun twitter dengan id akun @matamatamade” dengan URL akun https://twitter.com/matamatamade.

Di akun ini juga sempat memposting video berhubungan badan, yang mencantumkan watermark silhouette (bayangan hitam) topeng berisi tulisan @matamatamade.

Dan juga mencantumkan silhouette wanita bersayap dengan tulisan Angel, kemudian dibawah tulisan tersebut terdapat tulisan @Angel69DNL, yang merupakan watermark yang sama dengan yang ada di video viral. “Setelah dilakukan profiling lebih lanjut diketahui pemilik akun @matamatamade merupakan seseorang pria berdomisili di seputaran Jalan Raya Sesetan, Denpasar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kakak Pelaku Mengaku Malu, Telepon Korban Minta Maaf

Dengan adanya hasil patroli siber, Tim Siber Ditreskrimsus Polda Ball melaksanakan penyelidikan terhadap pemilik akun @matamatamade dan mengamankannya, Rabu 14 September 2022 sekira pukul 15.00. “Ya, karena diduga kuat dialah pemilik akun twitter @matamatamade. Dia diamankan tanpa perlawanan,” sebut AKBP Nanang.

Setelah dilakukan interogasi terhadap pemilik akun Twitter @matamatamade, Made M mengaku dengan jujur miliknya. “Dia juga membenarkan pemeran cowok adalah dirinya. Lelaki ini ngaku mengenal pemilik  @Angel69DNL adalah temannya yang juga sebagai pemeran cewek dalam video itu,” ungkapnya.

Dikatakan Nanang, pemeran pria mengetahui bahwa wanita itu bernama asli DNL yang dikenal via twitter, Senin 22 Agustus 2022 sekitar pukul 09.00. Awal perkenalan, Made M berkomentar terhadap salah satu postingan twitter @angel69DNL dan direspon oleh pemilik akun twitter @angel69DNL melalui direct message twitter. “Dari sanalah nyambung. Keduanya berteman lalu diajak ketemuan oleh tersangka Made M,” jelas AKBP Nanang.

Berdasarkan keterangan tersangka Made M, adegan persenggaman dilakukan di dalam mobil sambil nyetir. Itu pun dilakukan berdasakan sama-sama mau walaupun status mereka sebatas teman. “Keduanya bukan pasangan kekasih dan sama sekali tidak terikat perkawinan. Perbuatan mesum itu dilakukan sebagai bentuk mencari sensasi,” ungkapnya.

Dilanjutkan Kasubdit V Siber Polda Bali ini, video tersebut di ambil atau direkam saat melintas di jalanan yang keberulan sedang sepi pengguna jalan. Yakni di Jalan Raya Tampak Siring, Kamis 1 September 2022.

“Aksi itu dilakoni saat melintas di kawasan Jalan Tampak Siring dalam perjalanan pulang ke Denpasar usai melakukan pembersihan diri atau melukat di Pura Tirta Empul,” pungkasnya.

Baca Juga:  Polda Bali Siap Berantas Radikalisme, Ini Pesan Jenderal Sunarta...

DNL yang diketahui beralamat tinggal di Kabupaten Depok Jabar ini diamankan di salah satu Apartemen di Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu 17 September 2022 sekitar pukul 05.10 WIB, berdasarkan keterangan dari Made M. Tak berkutik, DNL mengaku sebagai pemilik akun twitter dengan user name @Angel69DNL. Mahasiswi ini mengakui merupakan pemeran wanita dalam video adegan panas itu.

“DNL ngaku video tersebut diambil (direkam) menggunakan handphone miliknya merek OPPO RENO F4, dan saudari DNL yang mengedit video tersebut. Dan dengan bangga langsung posting di akunnya,” sebut AKBP Nanang semberi mengatakan, DNL memotong durasi konten video, kemudian mencantumkan watermax tulisan Angel69DNL dengan gambar wanita bersayap. Dimana logo tersebut dibuat oleh Made M alias @matamatamade.

Selesai melakukan edit rekaman video tersebut kemudian DNL menghapus rekaman yang ada di Hp merk Oppo Reno 4. Lalu DNL mengupload vidio sebut menggunakan akun twitter dengan user name login @Angel69DNL, Sabtu 10 Sepember 2022 sekitar pukul 01.00. Setelah itu, DNL mengirimkan video tersebut ke Made M melalui akun whatsapp (WA), sekitar pukul 03.00.”Jadi motifnya yaitu demi Sensasi mesum sambil nyetir. Karena meresa bangga lalu posting di Medsos. Video itu tidak diperjual belikan,” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, papasangan yang mengenakan pakaiantahanan tersebut meresa malu dan bersalah. Mereka mengaku spontan dan tidak ada maksud lain. Berdalih walaupun sebatas teman berkenalan dari medsos, keduanya dipengaruhi nafsu tanpa melihat situasi, kondisi, dan pakaian yang digunakan keduanya. “Kami meminta maaf kepada Polda Bali serta seluruh masyarakat Bali. Maaf sebesar-besarnya terkait kejadian ini,” ucap keduanya secara bergantian.

Keduanya terancam hukuman penjara paling lama 12 tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 6 Miliar. (dre)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/