alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, October 6, 2022

Mabuk, Merusak Konter Ponsel di Karangasem

AMLAPURA – Suasana di konter handphone di Jalan Sudirman, Kelurahan Subagan, Karangasem,  mendadak mencekam pada Kamis (22/9) malam kemarin. Hal tersebut dipicu salah seorang pria bernama Mertawan alias Jembung asal Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem ngamuk dan merusak konter. Kondisi itu sontak membuat karyawan yang sebagian besar perempuan ketakutan.

Kapolres Karangasem, AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna mengungkapka kejadian perusakan terjadi sekitar pukul 19.30 Kamis malam. Saat itu, Mertawan alias Jembung mendatangi konter hape Geria Mandiri Cellular milik Haeruzen.

Saat itu, pelaku berteriak menanyakan nama Haeruzen selaku pemilik konter. Karena Haeruzen yang saat itu sedang tidak di lokasi, membuat Jembung kian marah.Dia pun meluapkan emosinya dengan merusak sejumlah barang yang ada di konter tersebut dengan mengenakan tangan kosong. “Mulai dari menendang meja, hingga menghancurkan speaker yang ada di lokasi,” kata Ricko.

Baca Juga:  Miris! Diduga Konslet, Rumah Pasutri Renta di Bangli Ludes Terbakar

Sejumlah karyawan yang takut lantas berhamburan keluar, dan meminta bantuan. Saat itu adik pemilik konter yakni Usman, 45, yang berada di belakang konter lantas datang untuk melihat situasi yang sedang panas.

Karena kalap, Jembung pun sempat melayangkang bogem kepada Usman yang merupakan kerabat dari Haeruzen ini. Saat itu, Usman yang sedang berada di lapangan bulutangkis milik Haeruzen datang melihat kejadian. “Sempat ada insiden pemukulan di bagian wajah hingga menyebabkan kerabatnya luka pada bagian telinga,” jelas Ricko.

Perwira dengan pangkat dua melati di pundak ini mengatakan, beberapa saat usai kejadian pelaku langsung ditangkap dan diproses. “Beberapa saat kejadian, pelaku langsung kami tangkap,” ucapnya.

Baca Juga:  Tim Medis Ungkap Lima Luka Tusukan Mematikan Teller Bank di Bali Tewas

Disinggung motif, Ricko menjelaskan bahwa  pelaku tak terima karena Haeruzen yang juga memiliki usaha rental membawa adik pelaku ke polisi. Laporan beberapa waktu lalu itu dipicu, karena adik pelaku menggadaikan mobil rental milik korban di Nusa Penida. (zul)

 



AMLAPURA – Suasana di konter handphone di Jalan Sudirman, Kelurahan Subagan, Karangasem,  mendadak mencekam pada Kamis (22/9) malam kemarin. Hal tersebut dipicu salah seorang pria bernama Mertawan alias Jembung asal Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem ngamuk dan merusak konter. Kondisi itu sontak membuat karyawan yang sebagian besar perempuan ketakutan.

Kapolres Karangasem, AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna mengungkapka kejadian perusakan terjadi sekitar pukul 19.30 Kamis malam. Saat itu, Mertawan alias Jembung mendatangi konter hape Geria Mandiri Cellular milik Haeruzen.

Saat itu, pelaku berteriak menanyakan nama Haeruzen selaku pemilik konter. Karena Haeruzen yang saat itu sedang tidak di lokasi, membuat Jembung kian marah.Dia pun meluapkan emosinya dengan merusak sejumlah barang yang ada di konter tersebut dengan mengenakan tangan kosong. “Mulai dari menendang meja, hingga menghancurkan speaker yang ada di lokasi,” kata Ricko.

Baca Juga:  Sempat Buron, 2 Tersangka Pembunuhan Ditangkap dalam Kondisi Luka-luka

Sejumlah karyawan yang takut lantas berhamburan keluar, dan meminta bantuan. Saat itu adik pemilik konter yakni Usman, 45, yang berada di belakang konter lantas datang untuk melihat situasi yang sedang panas.

Karena kalap, Jembung pun sempat melayangkang bogem kepada Usman yang merupakan kerabat dari Haeruzen ini. Saat itu, Usman yang sedang berada di lapangan bulutangkis milik Haeruzen datang melihat kejadian. “Sempat ada insiden pemukulan di bagian wajah hingga menyebabkan kerabatnya luka pada bagian telinga,” jelas Ricko.

Perwira dengan pangkat dua melati di pundak ini mengatakan, beberapa saat usai kejadian pelaku langsung ditangkap dan diproses. “Beberapa saat kejadian, pelaku langsung kami tangkap,” ucapnya.

Baca Juga:  Sebagai Pelaku Pembunuhan Teller Bank, Putu AHP juga Korban

Disinggung motif, Ricko menjelaskan bahwa  pelaku tak terima karena Haeruzen yang juga memiliki usaha rental membawa adik pelaku ke polisi. Laporan beberapa waktu lalu itu dipicu, karena adik pelaku menggadaikan mobil rental milik korban di Nusa Penida. (zul)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/