alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Mimih, Terduga Pelaku Aksi Brutal Geng Cewek Itu Ternyata Janda Muda

UBUD – Fakta baru terungkap dari aksi perkelahian remaja cewek yang diduga berlokasi di Jalan Jukut Paku, Desa Singakerta, Ubud, Sabtu (17/11) lalu pukul 14.00.

Fakta itu terungkap setelah penyidik Polsek Ubud memeriksa dua orang terduga pelaku, AS, 16, pelajar SMK asal Tampak Siring, dan ID, 18 asal Blahbatu Gianyar.

Ternyata setelah keduanya diperiksa polisi pada tanggal 20 November 2018 di Mapolsek Ubud, terduga pelaku ID, 18, adalah seorang janda muda.

ID memiliki seorang anak. ID menikah di usia yang sangat muda. “Ya,  janda, anak 1 memang benar. Status perkawinan

sah secara adat,” kata Kanitreskrim Polsek Ubud Iptu I Dewa Made Pramantara seizin Kapolsek Ubud Kompol Made Raka Sugita, Jumat (23/11) siang.

Menurut Iptu Pramantara, kejadian yang sempat menggegerkan warganet pasca tersebarnya video ini bermula dari percekcokan antara korban berinisial DPS, dan terduga pelaku AS.

Keduanya saling tantang di media sosial. “Bermula dari saling tantang di chat, akhirnya mereka sepakat untuk bertemu,” tambah Iptu Pramantara. 

Pertemuan keduanya terjadi Sabtu (17/11) lalu di Banjar Jukut Paku, Singakerta, Ubud. Saat pertemuan keduanya itu, terduga pelaku AS mengajak pelaku lain, yakni ID.

“AS mungkin mengira bahwa korban akan mengajak beberapa temannya. Takut terjadinya hal itu, AS kemudian mengajak ID untuk bertemu korban hingga terjadilah permasalahan itu,” tambahnya.

Pertikaian itu pun terjadi. Korban bertubi-tubi mendapatkan kekerasan fisik dari para pelaku. Sementara beberapa orang di sekitar yang melihat hal itu tidak melerainya.

Kasus ini sampai ke tangan polisi setelah pada Minggu (18/11) korban melapor ke Polsek Ubud. 



UBUD – Fakta baru terungkap dari aksi perkelahian remaja cewek yang diduga berlokasi di Jalan Jukut Paku, Desa Singakerta, Ubud, Sabtu (17/11) lalu pukul 14.00.

Fakta itu terungkap setelah penyidik Polsek Ubud memeriksa dua orang terduga pelaku, AS, 16, pelajar SMK asal Tampak Siring, dan ID, 18 asal Blahbatu Gianyar.

Ternyata setelah keduanya diperiksa polisi pada tanggal 20 November 2018 di Mapolsek Ubud, terduga pelaku ID, 18, adalah seorang janda muda.

ID memiliki seorang anak. ID menikah di usia yang sangat muda. “Ya,  janda, anak 1 memang benar. Status perkawinan

sah secara adat,” kata Kanitreskrim Polsek Ubud Iptu I Dewa Made Pramantara seizin Kapolsek Ubud Kompol Made Raka Sugita, Jumat (23/11) siang.

Menurut Iptu Pramantara, kejadian yang sempat menggegerkan warganet pasca tersebarnya video ini bermula dari percekcokan antara korban berinisial DPS, dan terduga pelaku AS.

Keduanya saling tantang di media sosial. “Bermula dari saling tantang di chat, akhirnya mereka sepakat untuk bertemu,” tambah Iptu Pramantara. 

Pertemuan keduanya terjadi Sabtu (17/11) lalu di Banjar Jukut Paku, Singakerta, Ubud. Saat pertemuan keduanya itu, terduga pelaku AS mengajak pelaku lain, yakni ID.

“AS mungkin mengira bahwa korban akan mengajak beberapa temannya. Takut terjadinya hal itu, AS kemudian mengajak ID untuk bertemu korban hingga terjadilah permasalahan itu,” tambahnya.

Pertikaian itu pun terjadi. Korban bertubi-tubi mendapatkan kekerasan fisik dari para pelaku. Sementara beberapa orang di sekitar yang melihat hal itu tidak melerainya.

Kasus ini sampai ke tangan polisi setelah pada Minggu (18/11) korban melapor ke Polsek Ubud. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/