alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Maling Celana Dalam Wanita Gentayangan, Penghuni Kos di Denpasar Resah

DENPASAR-Warga dan penghuni sejumlah kamar kos di kelurahan Pedungan, atau tepatnya di Gang Babakan Sari, Denpasar Selatan (Densel) di buat resah.

 

Heboh warga khususnya penghuni kos, itu menyusul maraknya aksi pencurian celana dalam wanita.

 

 

Beberapa hari ini, para penghuni kos ini mengaku seperti dihantu terror aksi maling celana dalam wanita.

 

Pelaku menyasar celana dalam wanita yang sedang dijemur di depan kamar kos.

 

Seperti diakui salah satu penghuni kos yang juga suami dari korban pencurian celana dalam Gede Omes W.

 

Ditemui radarbali.id, pria ini mengaku celana dalam istrinya sering hilang dicuri.

 

Bahkan yang mengejutkan, aksi pencurian celana dalam wanita ini bukan menimpanya pertama kali. Melainkan kata Gede, istrinya sering kehilangan celana dalam berkali-kali.

Baca Juga:  Mirip Orang Sakau, Pengacara Terdakwa Bentak dan Permalukan Polisi

 

Terkait waktu pencarian, imbuh Gede Omes, diduga pelaku mencuri celana dalam pada pagi buta. “Dugaannya beraksi saat waktu subuh. Karena malamnya masih ada di jemuran, namun pagi sudah tidak ada,”ungkapnya.

 

Selain istri Gede Omes, korban aksi pencurian celana dalam wanita juga dialami WN.

 

Bahkan WN lebih apes, selain celana dalam wanita miliknya, sejumlah barang elektronik seperti kipas angin dan juga rokok milik sang suami digondol pelaku yang diduga masih pelaku yang sama.

 

Sejumlah barang itu dicuri saat ditaruh di teras rumah kontrakannya. 

 

Terkait kejadian itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi mengaku belum menerima adanya laporan.

Baca Juga:  Sopir Ngantuk, Tabrak Pohon Jati, 8 Luka dan 2 Diantarannya Kritis

 

Kendati demikian, pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu waspada. 

 

“Menyikapi situasi ini diharapkan masyarakat agar lebih berhati-hati menempatkan jemuran khususnya jemuran CS cewek termasuk juga menempatkan barang barang lainnya untuk menghindari kejadian serupa.

 

Kita perlu waspada bahwa di sekitar kita ada orang yang menyasar pakaian dalam wanita agar ini kita jadikan pembelajaran untuk seluruh masyarakat karena motifnya belum diketahui,” tukasnya mengimbau.


DENPASAR-Warga dan penghuni sejumlah kamar kos di kelurahan Pedungan, atau tepatnya di Gang Babakan Sari, Denpasar Selatan (Densel) di buat resah.

 

Heboh warga khususnya penghuni kos, itu menyusul maraknya aksi pencurian celana dalam wanita.

 

 

Beberapa hari ini, para penghuni kos ini mengaku seperti dihantu terror aksi maling celana dalam wanita.

 

Pelaku menyasar celana dalam wanita yang sedang dijemur di depan kamar kos.

 

Seperti diakui salah satu penghuni kos yang juga suami dari korban pencurian celana dalam Gede Omes W.

 

Ditemui radarbali.id, pria ini mengaku celana dalam istrinya sering hilang dicuri.

 

Bahkan yang mengejutkan, aksi pencurian celana dalam wanita ini bukan menimpanya pertama kali. Melainkan kata Gede, istrinya sering kehilangan celana dalam berkali-kali.

Baca Juga:  4 Fakta Gung Balang, Jagoan Lawan Tanding TSK Smackdown di Kebo Iwa

 

Terkait waktu pencarian, imbuh Gede Omes, diduga pelaku mencuri celana dalam pada pagi buta. “Dugaannya beraksi saat waktu subuh. Karena malamnya masih ada di jemuran, namun pagi sudah tidak ada,”ungkapnya.

 

Selain istri Gede Omes, korban aksi pencurian celana dalam wanita juga dialami WN.

 

Bahkan WN lebih apes, selain celana dalam wanita miliknya, sejumlah barang elektronik seperti kipas angin dan juga rokok milik sang suami digondol pelaku yang diduga masih pelaku yang sama.

 

Sejumlah barang itu dicuri saat ditaruh di teras rumah kontrakannya. 

 

Terkait kejadian itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi mengaku belum menerima adanya laporan.

Baca Juga:  Jelang Sidang Vonis, Paman Pemerkosa Ponakan Positif Corona

 

Kendati demikian, pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu waspada. 

 

“Menyikapi situasi ini diharapkan masyarakat agar lebih berhati-hati menempatkan jemuran khususnya jemuran CS cewek termasuk juga menempatkan barang barang lainnya untuk menghindari kejadian serupa.

 

Kita perlu waspada bahwa di sekitar kita ada orang yang menyasar pakaian dalam wanita agar ini kita jadikan pembelajaran untuk seluruh masyarakat karena motifnya belum diketahui,” tukasnya mengimbau.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/