alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Depresi, Wanita Cantik Pembuang Bayi Lolos Pidana dan Tak Ditahan

DENPASAR-Setelah sempat ditangkap di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan dan diperiksa, OMS, 28, ibu muda pembuang bayi perempuan di Jalan Gunung Lawu, Denpasar Barat akhirnya dilepas.

 

Tak hanya dilepas, polisi juga tidak menahan maupun menetapkan wanita cantik asal Pekanbaru, Riau ini sebagai tersangka alias tidak dipidana.

 

Alasan polisi tidak menjadikan OMS sebagai tersangka, karena dari hasil pemeriksaan, OMS mengaku membuang darah dagingnya sendiri karena sedang kalut dan depresi akibat ditinggal suaminya saat melahirkan.   

 

Selanjutnya, usai dinyatakan tidak bersalah, bayi perempuan cantik yang sebelumnya dibuang dalam kardus dan dirawat di RS Prima Medika juga telah diserahkan kepada keluarga.

 

Seperti dibenarkan Kepala Sub Bagian Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Rabu (24/2).

Baca Juga:  Polsek Denbar Bekuk Maling Kakap dengan BB 24 Motor

 

Saat dikonfirmasi, ia membenarkan bahwa dari hasil pemeriksaan polisi, penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar tidak menemukan adanya tindakan melawan hukum yang dilakukan OMS.

 

Dugaan kuat bahwa OMS tidak melakukan tindak pidana itu karena yang bersangkutan dalam kondisi depresi berat.

 

“Memang setelah dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan sedang mengalami depresi berat akibat masalah pribadi,”tegas Iptu Sukadi.

 

Selain itu, saat menjalani pemeriksaan, kondisi kejiwaan OMS juga labil pasca operasi Caesar. “Memang yang bersangkutan sempat berdalih tidak membuang bayi dan menyebut kalau anaknya diculik karena kejiwaannya labil. Namun setelah diinterogasi, dia akhirnya mengakui (membuang bayi) dan menyatakan menyesal,”tambahnya.

 

Lebih lanjut, usai dinyatakan tidak bersalah, Iptu Sukadi juga membenarkan jika bayi perempuan yang sebelumnya dibuang di Jalan Gunung Lawu, Desa Pemecutan Kelod, Denbar sudah diserahkan kepada ibunya (OMS). Bayi cantik yang belum berumur seminggu itu diserahkan kepeda orang tuanya setelah dinyatakan sehat pasca menjalani perawatan di RS Prima Medika Denpasar.

Baca Juga:  Dijuluki Pemersatu Bangsa, Begini Aksi Erotis "Kuda Poni" di Mango

 

Dijelaskannya, saat penyerahan bayi, selain disaksikan pihak keluarga OMS, prosesi penyerahan juga disaksikan oleh dinas dan perwakilan dari unit PPA Polresta Denpasar.    

 

“Ya benar, sudah di serahkan ke ibunya.Kemarin malam (Selasa (23/2) bayi sudah diserahkan ke pihak keluarga setelah dinyatakan sehat,”terangnya.

 

Sedangkan untuk biaya perawatan selama di RS, kata Iptu Sukadi, seluruh pembiayaan dibiayai pihak Yayasan Metta Mama Maggha karena ibu bayi tidak mampu membayar biaya perawatan.



DENPASAR-Setelah sempat ditangkap di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan dan diperiksa, OMS, 28, ibu muda pembuang bayi perempuan di Jalan Gunung Lawu, Denpasar Barat akhirnya dilepas.

 

Tak hanya dilepas, polisi juga tidak menahan maupun menetapkan wanita cantik asal Pekanbaru, Riau ini sebagai tersangka alias tidak dipidana.

 

Alasan polisi tidak menjadikan OMS sebagai tersangka, karena dari hasil pemeriksaan, OMS mengaku membuang darah dagingnya sendiri karena sedang kalut dan depresi akibat ditinggal suaminya saat melahirkan.   

 

Selanjutnya, usai dinyatakan tidak bersalah, bayi perempuan cantik yang sebelumnya dibuang dalam kardus dan dirawat di RS Prima Medika juga telah diserahkan kepada keluarga.

 

Seperti dibenarkan Kepala Sub Bagian Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Rabu (24/2).

Baca Juga:  Dijuluki Pemersatu Bangsa, Begini Aksi Erotis "Kuda Poni" di Mango

 

Saat dikonfirmasi, ia membenarkan bahwa dari hasil pemeriksaan polisi, penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar tidak menemukan adanya tindakan melawan hukum yang dilakukan OMS.

 

Dugaan kuat bahwa OMS tidak melakukan tindak pidana itu karena yang bersangkutan dalam kondisi depresi berat.

 

“Memang setelah dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan sedang mengalami depresi berat akibat masalah pribadi,”tegas Iptu Sukadi.

 

Selain itu, saat menjalani pemeriksaan, kondisi kejiwaan OMS juga labil pasca operasi Caesar. “Memang yang bersangkutan sempat berdalih tidak membuang bayi dan menyebut kalau anaknya diculik karena kejiwaannya labil. Namun setelah diinterogasi, dia akhirnya mengakui (membuang bayi) dan menyatakan menyesal,”tambahnya.

 

Lebih lanjut, usai dinyatakan tidak bersalah, Iptu Sukadi juga membenarkan jika bayi perempuan yang sebelumnya dibuang di Jalan Gunung Lawu, Desa Pemecutan Kelod, Denbar sudah diserahkan kepada ibunya (OMS). Bayi cantik yang belum berumur seminggu itu diserahkan kepeda orang tuanya setelah dinyatakan sehat pasca menjalani perawatan di RS Prima Medika Denpasar.

Baca Juga:  Cckkk…Nekat Sembunyi di Toilet, Pencuri Diamuk Massa Hingga Sekarat

 

Dijelaskannya, saat penyerahan bayi, selain disaksikan pihak keluarga OMS, prosesi penyerahan juga disaksikan oleh dinas dan perwakilan dari unit PPA Polresta Denpasar.    

 

“Ya benar, sudah di serahkan ke ibunya.Kemarin malam (Selasa (23/2) bayi sudah diserahkan ke pihak keluarga setelah dinyatakan sehat,”terangnya.

 

Sedangkan untuk biaya perawatan selama di RS, kata Iptu Sukadi, seluruh pembiayaan dibiayai pihak Yayasan Metta Mama Maggha karena ibu bayi tidak mampu membayar biaya perawatan.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/