alexametrics
24.8 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Terbukti Korupsi Sesajen, Kadisbud Denpasar Dihukum 3 Tahun Penjara

DENPASAR – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar yang diketuai Gede Putra Astawa menyatakan Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram terbukti melakukan korupsi aci-aci dan sesajen. Bagus Mataram pun dihukum selama 1 tahun penjara.

 

Dalam sidang putusan Kamis (24/2), majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar majelis hakim menyatakan terdakwa Kadisbud Kota Denpasar IGN Bagus Mataram terbukti melakukan korupsi sebagaimana pasa 3 UU Tipikor.

 

Selama masa persidangan, hakim melihat perbuatan Mataram terbukti menyalahgunakan wewenang. Hal itu didukung dengan pengembalian kerugian keuangan negara.

 

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa I Gusti Ngurah Bagus Mataram dengang pidana penjara selama tiga tahun,” tegas hakim Astawa dalam sidang daring kemarin (24/2). 

Baca Juga:  Pecah Ban, Tabrak Trotoar di Bypass Mantra, Pengemudi Avanza Klenger

Hukuman ini lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut agar Bagus Mataram diganjar 4 tahun penjara.

 

Hakim juga menjatuhkan pidana denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan. Hukuman denda ini juga lebih rendah dibandingkan tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut denda Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan. 

 

Selain itu, majelis hakim juga membebankan terdakwa membayar uang sebesar Rp155 juta yang dihitung sebagai kerugian negara.

 

“Jika ganti rugi Rp155 juta tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan,” imbuh hakim kelahiran Merauke itu.



DENPASAR – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar yang diketuai Gede Putra Astawa menyatakan Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram terbukti melakukan korupsi aci-aci dan sesajen. Bagus Mataram pun dihukum selama 1 tahun penjara.

 

Dalam sidang putusan Kamis (24/2), majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar majelis hakim menyatakan terdakwa Kadisbud Kota Denpasar IGN Bagus Mataram terbukti melakukan korupsi sebagaimana pasa 3 UU Tipikor.

 

Selama masa persidangan, hakim melihat perbuatan Mataram terbukti menyalahgunakan wewenang. Hal itu didukung dengan pengembalian kerugian keuangan negara.

 

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa I Gusti Ngurah Bagus Mataram dengang pidana penjara selama tiga tahun,” tegas hakim Astawa dalam sidang daring kemarin (24/2). 

Baca Juga:  Kadisbud Denpasar Sebut Wajar Minta Fee Pengadaan Sesajen

Hukuman ini lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut agar Bagus Mataram diganjar 4 tahun penjara.

 

Hakim juga menjatuhkan pidana denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan. Hukuman denda ini juga lebih rendah dibandingkan tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut denda Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan. 

 

Selain itu, majelis hakim juga membebankan terdakwa membayar uang sebesar Rp155 juta yang dihitung sebagai kerugian negara.

 

“Jika ganti rugi Rp155 juta tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan,” imbuh hakim kelahiran Merauke itu.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/