alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Pamit Cari Bambu, Hilang Seharian, Ayah 2 Anak Tewas Tertimpa Bebatuan

KUBUTAMBAHAN – Seorang warga Banjar Dinas Kanginan, Desa Bontihing, Kubutambahan, Buleleng, bernama Komang Bagiarsa, yang dilaporkan hilang Rabu (22/7) lalu oleh keluarganya akhirnya ditemukan.

Tragisnya, ayah dua orang anak ini malah ditemukan tewas dipinggir jurang dekat kebun di lokasi korban mencari bambu. Korban ditemukan tewas, Kamis (23/7) sekitar pukul 06.30.

Sebelum kejadian nahas terjadi, awalnya korban Bagiarsa Rabu lalu sekitar pukul 15.00 wita pamit ke keluarganya untuk mencari bambu di kebun.

Hingga pukul 18.00 wita, korban malah tak pulang dan tak ada kabar sama sekali. Kondisi ini membuat keluarga korban yang panik dan bingung, karena korban belum pulang.

Pencari korban pun dilakukan keluarganya dibantu aparat desa Bontihing di sekitar kebun miliknya. Bahkan, pencarian dilakukan ke tebing perkebunan sampai larut malam.

Baca Juga:  Almarhumah Tak Punya Musuh, Keluarga Syok Korban Tewas Terbunuh

Tapi, tidak membuahkan hasil. Karena hari semakin malam, pencarian akhirnya dihentikan. Pencarian kembali dilanjutkan, Kamis (23/7) pagi.

Hasilnya, korban Bagiarsa ditemukan tewas di pinggir jurang. Korban Bagiarsa ditemukan tewas dengan luka parah di bagian muka, lecet kaki sebelah kanan yang diduga akibat tertimpa pohon bunut dan batu.

Kapolsek Kubutambahan AKP Made Mustiada mengatakan jenazah korban Komang Bagiarsa sudah dikembalikan ke rumah duka untuk disemayamkan.

Pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah. Dari hasil pemeriksaan tim medis puskemas Kubutambahan, korban meninggal akibat mengalami luka cedera kepala berat.

Luka serius yang dialami korban di bagian wajah. Karena korban saat terjatuh mencoba berpegangan pada batang pohon bunut dan batu. Namun tak kuat, sehingga korban terjatuh.

Baca Juga:  Tragis, Sepekan Menghilang, Kakek di Buleleng Ditemukan Jadi Jasad

“Dugaan kami korban meninggal karena terjatuh dari tebing yang coba menarik batang pohon bunut yang ada batu besar. Namun korban terjatuh dan tertimpa bebatuan,” pungkasnya.



KUBUTAMBAHAN – Seorang warga Banjar Dinas Kanginan, Desa Bontihing, Kubutambahan, Buleleng, bernama Komang Bagiarsa, yang dilaporkan hilang Rabu (22/7) lalu oleh keluarganya akhirnya ditemukan.

Tragisnya, ayah dua orang anak ini malah ditemukan tewas dipinggir jurang dekat kebun di lokasi korban mencari bambu. Korban ditemukan tewas, Kamis (23/7) sekitar pukul 06.30.

Sebelum kejadian nahas terjadi, awalnya korban Bagiarsa Rabu lalu sekitar pukul 15.00 wita pamit ke keluarganya untuk mencari bambu di kebun.

Hingga pukul 18.00 wita, korban malah tak pulang dan tak ada kabar sama sekali. Kondisi ini membuat keluarga korban yang panik dan bingung, karena korban belum pulang.

Pencari korban pun dilakukan keluarganya dibantu aparat desa Bontihing di sekitar kebun miliknya. Bahkan, pencarian dilakukan ke tebing perkebunan sampai larut malam.

Baca Juga:  Hasil PL Forensik, Tubuh Bule Aussie Korban Surfing Dipenuhi Luka

Tapi, tidak membuahkan hasil. Karena hari semakin malam, pencarian akhirnya dihentikan. Pencarian kembali dilanjutkan, Kamis (23/7) pagi.

Hasilnya, korban Bagiarsa ditemukan tewas di pinggir jurang. Korban Bagiarsa ditemukan tewas dengan luka parah di bagian muka, lecet kaki sebelah kanan yang diduga akibat tertimpa pohon bunut dan batu.

Kapolsek Kubutambahan AKP Made Mustiada mengatakan jenazah korban Komang Bagiarsa sudah dikembalikan ke rumah duka untuk disemayamkan.

Pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah. Dari hasil pemeriksaan tim medis puskemas Kubutambahan, korban meninggal akibat mengalami luka cedera kepala berat.

Luka serius yang dialami korban di bagian wajah. Karena korban saat terjatuh mencoba berpegangan pada batang pohon bunut dan batu. Namun tak kuat, sehingga korban terjatuh.

Baca Juga:  Tangan Diborgol, Kasus P21, Alit Ketek Janji Bongkar di Pengadilan

“Dugaan kami korban meninggal karena terjatuh dari tebing yang coba menarik batang pohon bunut yang ada batu besar. Namun korban terjatuh dan tertimpa bebatuan,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/