alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Terekam CCTV, Terduga Pencuri HP di Tabanan Mencuri Sambil Bawa Anak

TABANAN – Seorang laki-laki diduga pencuri HP terekam CCTV di Banjar Bengkel Gede, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan. Saat menjalankan aksinya, pelaku membawa anak.

Kondisi itulah yang dialami pemilik warung Ni Wayan Budiasih warga Banjar Dinas Bengkel Gede, Desa Bengkel Kediri Tabanan. Sejumlah barang berupa tabung gas milik korban hilang raib dicuri. Tak hanya itu korban juga kehilangan handphone miliknya.

Aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh seorang pengendara motor Honda Vario tersebut sempat terekam kamera pengawas CCTV milik desa yang dipasang di Banjar Dinas Bengkel Gede dan menjadi viral di media sosial.

Dari rekaman kamera CCTV tampak terduga pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna merah dengan strip hitam. Pelaku beraksi bersama dengan seorang anak mengenakan jaket, helm dan celana jins lengkap dengan masker.

Saat melintas di Jalan Banjar Dinas Bengkel Gede, pelaku sempat melakukan pemantauan ke warung yang disasar. Melihat kondisi warung yang sepi pelaku kemudian memutar balik sepeda motor yang dikendarainya. Lalu mengambil handphone dan gas milik korban dan langsung kabur.  

Baca Juga:  Diputus Cinta, Pemuda di Tabanan Sebar Foto Bugil Mantan Pacar

Aksi pencurian yang terekam kamera CCTV dibenarkan oleh Perbekel Desa Bengkel I Nyoman Wahya Biantara.

Dia menyebut aksi pencurian di warung milik korban Ni Wayan Budiasih yang terekam kamera CCTV itu terjadi Selasa (21/12). Kejadian siang hari sekitar pukul 12.23 WITA.

“Jadi sudah kerap kali korban tertimpa kehilangan. Kalau yang Selasa kemarin korban kehilangan HP. Sedangkan sebelumnya korban pernah juga kehilangan tabung gas di warung,” kata Wahya Biantara dikonfirmasi Kamis, (23/12).

Soal aksi pencurian terekam kamera CCTV tersebut dari pengakuan korban. Sebelum kejadian korban sempat pulang ke rumah mengambil charger handphone. Handphone milik korban ditinggal di warung.

Saat pulang mengambil charger korban melihat terduga pelaku bersama seorang anak kecil. Ketika korban datang, pelaku berpura-pura membeli krupuk seribu rupiah.

Barulah korban sadar bahwa handphone miliknya raib dibawa kabur pelaku saat korban pulang mengambil charger. Korban sempat memanggil pelaku. Sayangnya pelaku yang membawa sepeda motor langsung kabur.

Baca Juga:  Sebelum Ditemukan Tewas, Petani di Tabanan Ini Pamit Mau Cari Pupuk

“Nah aksi pelaku inilah yang terekam kamera CCTV milik desa yang dipasang di Banjar Dinas Bengkel Gede,” kata Wahya.

Meski korban tidak mau melaporkan, namun pihaknya desa sudah melapor kepada bhabinkamtibmas desa. Bhabinkamtibmas sudah turun dan mengecek ke lokasi warung milik korban.  

Selain itu bhabinkamtibmas juga melakukan pengecekan terhadap identitas plat nomor kendaraan DK 8876 BC yang digunakan pelaku melalui aplikasi samsat. Hasilnya ternyata nomor plat tersebut yang digunakan pelaku adalah plat palsu.

Kami memperkirakan pelaku yang melakukan aksi pencurian di warung milik korban Ni Wayan Budiasih kemungkinan sengaja menggunakan plat nomor kendaraan palsu. Kemudian mencuri dengan mengajak anak dan berpura-pura jadi pembeli di warung.

“Ini dilakukan untuk mengelabui warga. Agar aksi pencurian tidak diketahui,” tandasnya. 

- Advertisement -

- Advertisement -

TABANAN – Seorang laki-laki diduga pencuri HP terekam CCTV di Banjar Bengkel Gede, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan. Saat menjalankan aksinya, pelaku membawa anak.

Kondisi itulah yang dialami pemilik warung Ni Wayan Budiasih warga Banjar Dinas Bengkel Gede, Desa Bengkel Kediri Tabanan. Sejumlah barang berupa tabung gas milik korban hilang raib dicuri. Tak hanya itu korban juga kehilangan handphone miliknya.

Aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh seorang pengendara motor Honda Vario tersebut sempat terekam kamera pengawas CCTV milik desa yang dipasang di Banjar Dinas Bengkel Gede dan menjadi viral di media sosial.


Dari rekaman kamera CCTV tampak terduga pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna merah dengan strip hitam. Pelaku beraksi bersama dengan seorang anak mengenakan jaket, helm dan celana jins lengkap dengan masker.

Saat melintas di Jalan Banjar Dinas Bengkel Gede, pelaku sempat melakukan pemantauan ke warung yang disasar. Melihat kondisi warung yang sepi pelaku kemudian memutar balik sepeda motor yang dikendarainya. Lalu mengambil handphone dan gas milik korban dan langsung kabur.  

Baca Juga:  Dibilang Hotel Penuh, PHRI Tabanan Ungkap Okupansi Cuma Segini...

Aksi pencurian yang terekam kamera CCTV dibenarkan oleh Perbekel Desa Bengkel I Nyoman Wahya Biantara.

Dia menyebut aksi pencurian di warung milik korban Ni Wayan Budiasih yang terekam kamera CCTV itu terjadi Selasa (21/12). Kejadian siang hari sekitar pukul 12.23 WITA.

“Jadi sudah kerap kali korban tertimpa kehilangan. Kalau yang Selasa kemarin korban kehilangan HP. Sedangkan sebelumnya korban pernah juga kehilangan tabung gas di warung,” kata Wahya Biantara dikonfirmasi Kamis, (23/12).

Soal aksi pencurian terekam kamera CCTV tersebut dari pengakuan korban. Sebelum kejadian korban sempat pulang ke rumah mengambil charger handphone. Handphone milik korban ditinggal di warung.

Saat pulang mengambil charger korban melihat terduga pelaku bersama seorang anak kecil. Ketika korban datang, pelaku berpura-pura membeli krupuk seribu rupiah.

Barulah korban sadar bahwa handphone miliknya raib dibawa kabur pelaku saat korban pulang mengambil charger. Korban sempat memanggil pelaku. Sayangnya pelaku yang membawa sepeda motor langsung kabur.

Baca Juga:  Diputus Cinta, Pemuda di Tabanan Sebar Foto Bugil Mantan Pacar

“Nah aksi pelaku inilah yang terekam kamera CCTV milik desa yang dipasang di Banjar Dinas Bengkel Gede,” kata Wahya.

Meski korban tidak mau melaporkan, namun pihaknya desa sudah melapor kepada bhabinkamtibmas desa. Bhabinkamtibmas sudah turun dan mengecek ke lokasi warung milik korban.  

Selain itu bhabinkamtibmas juga melakukan pengecekan terhadap identitas plat nomor kendaraan DK 8876 BC yang digunakan pelaku melalui aplikasi samsat. Hasilnya ternyata nomor plat tersebut yang digunakan pelaku adalah plat palsu.

Kami memperkirakan pelaku yang melakukan aksi pencurian di warung milik korban Ni Wayan Budiasih kemungkinan sengaja menggunakan plat nomor kendaraan palsu. Kemudian mencuri dengan mengajak anak dan berpura-pura jadi pembeli di warung.

“Ini dilakukan untuk mengelabui warga. Agar aksi pencurian tidak diketahui,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/