alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Terungkap, Sempat Ngaku Disekap di Kafe, Tiga Waitress Ternyata Mabuk

SINGARAJA – Sebanyak tiga perempuan melapor ke polisi dan mengaku disekap di Kafe The Dari, Kelurahan Banyuasri, Buleleng.

Mereka yakni masing-masing berinisial PDA alias Putri, 26, DF alias Dita, 20, dan YUP alias Yusi, 22.

Ketiga perempuan yang belakangan diketahui sebagai waitress, itu disekap hingga mengalami trauma berat. Bahkan akibat disekap, salah seorang dari mereka harus dilarikan ke RS gara-gara muntah-muntah.

Kini sehari pasca membuat laporan disekap, ketiga waitress itu mendadak mencabut laporan. Mereka memilih mencabut laporan karena menganggap hal itu hanya miskomunikasi belaka.

Lurah Banyuasri Ketut Darmika mengungkapkan, pihaknya bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala Lingkungan setempat, sudah mendatangi kafe tersebut.

Baca Juga:  Mabuk, Mobil Gadis Asal Surabaya Hantam Tiang Listrik di Bali

Pihak kelurahaan juga telah bertemu dengan pemilik kafe. Dari keterangan pemilik kafe, ada miskomunikasi antara para waitress dengan pemilik kafe.

“Kalau dari penjelasan pemilik kafe, ketiga waitress itu dalam kondisi mabuk. Kemudian dibiarkan tidur di sana. Supaya dalam waktu 1-2 jam bisa lebih terkontrol kondisinya,” kata Darmika saat dihubungi kemarin.

- Advertisement -

Diduga saat tersadar, mereka panik karena tidak ada orang di kafe tersebut.

Mereka kemudian menghubungi rekannya yang berada di luar kafe. Dengan harapan polisi datang membantu.

Saat polisi datang ke TKP, salah seorang waitress kemudian dibawa ke rumah sakit. Karena ditengarai masih dalam kondisi mabuk.

“Informasinya kemarin malam (Kamis malam, Red) sudah diselesaikan di polres. Sudah klir masalahnya,” kata Darmika.

Baca Juga:  Selain karena Hina Koster, Dewa Rai Laporkan Dua Akun FB karena Hoax
- Advertisement -

SINGARAJA – Sebanyak tiga perempuan melapor ke polisi dan mengaku disekap di Kafe The Dari, Kelurahan Banyuasri, Buleleng.

Mereka yakni masing-masing berinisial PDA alias Putri, 26, DF alias Dita, 20, dan YUP alias Yusi, 22.

Ketiga perempuan yang belakangan diketahui sebagai waitress, itu disekap hingga mengalami trauma berat. Bahkan akibat disekap, salah seorang dari mereka harus dilarikan ke RS gara-gara muntah-muntah.

Kini sehari pasca membuat laporan disekap, ketiga waitress itu mendadak mencabut laporan. Mereka memilih mencabut laporan karena menganggap hal itu hanya miskomunikasi belaka.

Lurah Banyuasri Ketut Darmika mengungkapkan, pihaknya bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala Lingkungan setempat, sudah mendatangi kafe tersebut.

Baca Juga:  CATAT! Parpol Peserta Pemilu Sepakat Kampanye Damai

Pihak kelurahaan juga telah bertemu dengan pemilik kafe. Dari keterangan pemilik kafe, ada miskomunikasi antara para waitress dengan pemilik kafe.

“Kalau dari penjelasan pemilik kafe, ketiga waitress itu dalam kondisi mabuk. Kemudian dibiarkan tidur di sana. Supaya dalam waktu 1-2 jam bisa lebih terkontrol kondisinya,” kata Darmika saat dihubungi kemarin.

Diduga saat tersadar, mereka panik karena tidak ada orang di kafe tersebut.

Mereka kemudian menghubungi rekannya yang berada di luar kafe. Dengan harapan polisi datang membantu.

Saat polisi datang ke TKP, salah seorang waitress kemudian dibawa ke rumah sakit. Karena ditengarai masih dalam kondisi mabuk.

“Informasinya kemarin malam (Kamis malam, Red) sudah diselesaikan di polres. Sudah klir masalahnya,” kata Darmika.

Baca Juga:  EDAN! Setelah Bunuh Pacar Cantiknya, Kodok Masih Sempat Nyabu

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/