28.7 C
Denpasar
Tuesday, June 6, 2023

Kepala Imigrasi Minta Laporkan tanpa Harus Viral

Imigrasi Denpasar Deportasi WNA Berkemah di Pantai saat Nyepi

DENPASAR, Radar Bali – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melakukan tindakan pendeportasian terhadap 2 (dua) WNA berkebangsaan Polandia yaitu KG, 39 dan BKW, 24, yang tidak mematuhi aturan saat Hari Raya Nyepi.

Keduanya merupakan sepasang WNA yang dipergoki sedang berkemah saat pelaksanaan Nyepi oleh Pecalang yang berjaga di Pantai Purnama Gianyar.

Dan kemudian diserahterimakan ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar dari Kepolisian Sektor Sukawati Gianyar pada Kamis (23/03/2023) lalu untuk diproses lebih lanjut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Tedy Riyandi menyebutkan bahwa, hal tersebut merupakan bentuk sinergi positif antara masyarakat, kepolisian, dan Imigrasi dalam menjaga nama baik pariwisata Bali.

Tidak perlu menunggu viral, WNA yang melanggar peraturan langsung diamankan oleh masyarakat dan diserahkan ke pihak berwajib.

Baca Juga:  Imigrasi Denpasar Tolak 55 Permohonan Paspor karena Terindikasi PMI Nonprosedural

Terhadap kedua WNA tersebut, dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Pendeportasian dan namanya dimasukkan ke dalam daftar Penangkalan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (2) huruf (a) dan (f) Undang-undang nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Pagi ini (25/3/2023) pukul 09.55 WITA keduanya diterbangkan ke Jakarta untuk dideportasi melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta menggunakan maskapai Etihad Airways rute Jakarta-Abu Dhabi-Italia-Polandia dengan dikawal secara ketat oleh petugas,” tegas Tedy Riyandi (25/3/2023).

Kedua WNA pemegang Visa On Arrival tersebut sebelumnya telah menjalani proses pendeteksian di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar selama dua hari untuk pemeriksaan lebih lanjut sekaligus menyiapkan tiket kepulangannya sendiri.

“Butuh kepedulian dari semua pihak agar kejadian serupa dapat segera diambil tindakan tegas.

Baca Juga:  Badah! Kerja Tanpa Izin dan Salahgunakan Visa, Fotografer Rusia Dideportasi

Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar terus proaktif memantau dan melaporkan berbagai jenis pelanggaran atau patut diduga melanggar aturan yang dilakukan oleh WNA kepada pihak berwenang atau melalui kanal resmi.

Pengaduan kami, tanpa perlu memviralkan sehingga tidak terjadi kegaduhan di tengah masyarakat,” pungkas Tedy Riyandi. (rba/han)

 



DENPASAR, Radar Bali – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melakukan tindakan pendeportasian terhadap 2 (dua) WNA berkebangsaan Polandia yaitu KG, 39 dan BKW, 24, yang tidak mematuhi aturan saat Hari Raya Nyepi.

Keduanya merupakan sepasang WNA yang dipergoki sedang berkemah saat pelaksanaan Nyepi oleh Pecalang yang berjaga di Pantai Purnama Gianyar.

Dan kemudian diserahterimakan ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar dari Kepolisian Sektor Sukawati Gianyar pada Kamis (23/03/2023) lalu untuk diproses lebih lanjut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Tedy Riyandi menyebutkan bahwa, hal tersebut merupakan bentuk sinergi positif antara masyarakat, kepolisian, dan Imigrasi dalam menjaga nama baik pariwisata Bali.

Tidak perlu menunggu viral, WNA yang melanggar peraturan langsung diamankan oleh masyarakat dan diserahkan ke pihak berwajib.

Baca Juga:  Jhon Winkel: Penyidik Tunjukan Bukti Audit Total Rp 3,2 Miliar Cacat

Terhadap kedua WNA tersebut, dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Pendeportasian dan namanya dimasukkan ke dalam daftar Penangkalan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (2) huruf (a) dan (f) Undang-undang nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Pagi ini (25/3/2023) pukul 09.55 WITA keduanya diterbangkan ke Jakarta untuk dideportasi melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta menggunakan maskapai Etihad Airways rute Jakarta-Abu Dhabi-Italia-Polandia dengan dikawal secara ketat oleh petugas,” tegas Tedy Riyandi (25/3/2023).

Kedua WNA pemegang Visa On Arrival tersebut sebelumnya telah menjalani proses pendeteksian di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar selama dua hari untuk pemeriksaan lebih lanjut sekaligus menyiapkan tiket kepulangannya sendiri.

“Butuh kepedulian dari semua pihak agar kejadian serupa dapat segera diambil tindakan tegas.

Baca Juga:  Dewa Ratu! Berfoto Bugil di Pohon Suci, Wanita Rusia Terancam Dideportasi, Begini Dalihnya

Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar terus proaktif memantau dan melaporkan berbagai jenis pelanggaran atau patut diduga melanggar aturan yang dilakukan oleh WNA kepada pihak berwenang atau melalui kanal resmi.

Pengaduan kami, tanpa perlu memviralkan sehingga tidak terjadi kegaduhan di tengah masyarakat,” pungkas Tedy Riyandi. (rba/han)

 


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru