alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Setelah Digerebek Sekamar dengan Pengacara di Vila, Istri Gugat Cerai

DENPASAR   Seorang istri berinisial MM yang digerebek sekamar dengan pengacara berinisial ARMB di sebuah vila di Kuta Utara, Badung, kini menggugat cerai suaminya, Ng Boon Kwee.

 

Diketahui, MM sempat digerebek di vila bersama seorang pengacara ARMB, Sabtu  8 Januari 2022 sekitar pukul 23.00 Wita. Saat dipergoki di kamar, MM hanya mengenakan daster warna kuning.

 

Penggerebekan ini tidak hanya dilakukan oleh sang suami yang berkebangsaan Malaysia, Ng Boon Kwee, 68. Juga ada anggota kepolisian dari Polsek Kuta Utara.

 

“Jam 11 (malam) saya pergoki dia dengan PIL di vila. Di sana keduanya sama sekali tidak merasa bersalah,” kata Ng Boon Kwee didampingi pengacaranya Ni Wayan Umi Martina di Denpasar, Minggu (24/4).

Baca Juga:  Tak Hanya Andalkan Pajak dan Retribusi, Badung Ngebet Tanam Modal

Entah bagaimana ceritanya, kasus ini diproses Polres Badung. Namun, perkaranya dihentikan dengan alasan tidak cukup bukti adanya perselingkuhan atau perzinaan antara MM dan ARMB.

 

Itu setelah penyelidikan berjalan sekitar dua pekan, tepatnya pada Jumat 28 Januari 2022, penyidik Polres Badung mengeluarkan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Pengawasan Penyelidikan) yang isinya menghentikan perkara tersebut.

”Alasannya waktu itu karena kurang alat bukti,” ucap Daniel, sapaan Ng Boon Kwee.

 

Setelah kasus dugaan perzinaan atau perselingkuhan dengan pengacara ARMB dilaporkan ke polisi, belakangan, MM malah mengguggat cerai Daniel.

 

“MM kini menggugat cerai Daniel di Pengadilan Negeri Denpasar,” jelas Ni Wayan Umi Martina Umi.

Baca Juga:  Dikirimi Gepeng dari Denpasar-Badung, Pejabat Karangasem Mengaku Malu

 

Menariknya, yang menjadi kuasa hukumnya adalah ARMB, pria yang diajak sekamar oleh MM di vila saat digerebek polisi dan Daniel.

 

Ketika dikonfirmasi, pengacara berinisial ARMB  enggan berkomentar. “Maaf, ya, tidak mau memberikan komentar. Tidak usah,” kata dia.

 

Kasat Reskrim Polres Badung Iptu I Putu Ika Prabawa Kartikama Utama juga belum menjawab konfirmasi dari radarbali.id mengapa kasus ini dihentikan dengan kekurangan bukti. Padahal, sebelumnya penggerebekan itu sendiri dilakukan Daniel bersama anggota Polsek Kuta Utara.

DENPASAR   Seorang istri berinisial MM yang digerebek sekamar dengan pengacara berinisial ARMB di sebuah vila di Kuta Utara, Badung, kini menggugat cerai suaminya, Ng Boon Kwee.

 

Diketahui, MM sempat digerebek di vila bersama seorang pengacara ARMB, Sabtu  8 Januari 2022 sekitar pukul 23.00 Wita. Saat dipergoki di kamar, MM hanya mengenakan daster warna kuning.

 

Penggerebekan ini tidak hanya dilakukan oleh sang suami yang berkebangsaan Malaysia, Ng Boon Kwee, 68. Juga ada anggota kepolisian dari Polsek Kuta Utara.

 

“Jam 11 (malam) saya pergoki dia dengan PIL di vila. Di sana keduanya sama sekali tidak merasa bersalah,” kata Ng Boon Kwee didampingi pengacaranya Ni Wayan Umi Martina di Denpasar, Minggu (24/4).

Baca Juga:  KKP Akui Sering Temukan Warga Pakai Suket Palsu Saat Keluar-Masuk Bali

Entah bagaimana ceritanya, kasus ini diproses Polres Badung. Namun, perkaranya dihentikan dengan alasan tidak cukup bukti adanya perselingkuhan atau perzinaan antara MM dan ARMB.

 

Itu setelah penyelidikan berjalan sekitar dua pekan, tepatnya pada Jumat 28 Januari 2022, penyidik Polres Badung mengeluarkan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Pengawasan Penyelidikan) yang isinya menghentikan perkara tersebut.

”Alasannya waktu itu karena kurang alat bukti,” ucap Daniel, sapaan Ng Boon Kwee.

 

Setelah kasus dugaan perzinaan atau perselingkuhan dengan pengacara ARMB dilaporkan ke polisi, belakangan, MM malah mengguggat cerai Daniel.

 

“MM kini menggugat cerai Daniel di Pengadilan Negeri Denpasar,” jelas Ni Wayan Umi Martina Umi.

Baca Juga:  PHR Anjlok, Pemkab Badung Genjot Pajak Jual-Beli Tanah

 

Menariknya, yang menjadi kuasa hukumnya adalah ARMB, pria yang diajak sekamar oleh MM di vila saat digerebek polisi dan Daniel.

 

Ketika dikonfirmasi, pengacara berinisial ARMB  enggan berkomentar. “Maaf, ya, tidak mau memberikan komentar. Tidak usah,” kata dia.

 

Kasat Reskrim Polres Badung Iptu I Putu Ika Prabawa Kartikama Utama juga belum menjawab konfirmasi dari radarbali.id mengapa kasus ini dihentikan dengan kekurangan bukti. Padahal, sebelumnya penggerebekan itu sendiri dilakukan Daniel bersama anggota Polsek Kuta Utara.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/