Kamis, 02 Dec 2021
Radar Bali
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Diduga Bodong dan Hendak Dikirim ke NTT, Polisi Sita Ratusan Motor

25 September 2021, 05: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Diduga Bodong dan Hendak Dikirim ke NTT, Polisi Sita Ratusan Motor

Pihak kepolisian Sektor Kawasan Laut Padangbai saat melakukan pemeriksaan terhadpa truk pengangkut sepeda motor yang hendak menyeberang ke NTT melalui Pelabuhan Padangbai (Ist)

Share this      

AMLAPURA-Ratusan unit sepeda motor yang rencananya hendak dikirim ke Nusa Tenggara Timur (NTT) via Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali disita dan diamankan.

Penyitaan ratusan unit sepeda motor itu setelah anggota kepolisian dari Polsek Kawasan Laut Padangbai melakukan pemeriksaan di pintu masuk pelabuhan Padangbai.

Hasil pemeriksaan, ratusan unit sepeda motor itu ditengarai tidak dilengkapi dengan dokumen resmi (STNK dan BPKB) alias bodong.

Baca juga: Sebelum Bangunan Lantai Dua Hangus, Pengasuh Sempat Dengar Ledakan

Kapolsek Kawasan Laut Pelabuhan Padangbai, Kompol I Made Suadnyana saat dikonfirmasi, Jumat (24/9) mengungkapkan, total ada 231 unit sepeda motor yang diamankan petugas.

Ratusan unit sepeda motor itu disita dari sejumlah truk dari sejak tanggal 20-23 September 2021 yang akan menyeberang dari Padangbai menuju NTT.

Dijelaskan kompol Suadnyana, usai diamankan dan disita, dari hasil pemeriksaan petugas, polisi menemukan sebagian unit motor yang tidak dilengkapi dokumen lengkap.

“Ada 48 unit yang tidak dilengkapi dokumen lengkap. Seperti kelengkapan STNK dan BPKB. Makanya motor yang tidak lengkap itu kami amankan,” ungkapnya Jumat (24/9) kemarin.

Hanya saja, terkait nihilnya dokumen, Kompol Suadnyana mengaku jika sampai saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih jauh untuk memastikan dokumen kendaraan.

Selain itu, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah nihilnya dokumen memenuhi unsur pidana.

“Kita belum bisa pastikan ada unsur pidana atau tidak karena masih dalam tahap penyelidikan.

Karena bisa saja dokumen kendaraan masih ada di bank atau Finance. Tetapi kalau misalnya nanti pemilik sudah bisa menunjukkan semua dokumen kendaraan maka akan kami serahkan kembali," tegas Suadnyana.

(rb/zul/pra/JPR)


 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia