alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Parkir Sembarangan, Maling Bobol Mobil Mewah Berisi Uang Rp 530 Juta

RadarBali.com – Aksi pencurian di kota Denpasar makin meresahkan. Teranyar, Wiliam Koeswanto, 29, jadi korban. Uang tunai Rp 530 juta miliknya berhasil dibawa kabur pencuri.

Kejadiannya berlangsung di Jalan Tukad Batanghari, tepatnya depan Laundry Maestro, Denpasar Selatan, Kamis (13/11) sekitar pukul 15.00 Wita.

Menurut informasi, saat itu korban memarkir mobil mewah miliknya lalu ditinggal ke suatu urusan. Nah, uang setengah miliar dalam bentuk dolar Amerika dan Singapura ditinggalkan di mobil.

“Mobil mewah korban diparkir depan Laundry untuk bertemu rekannya,” jelas sumber polisi mengutip keterangan korban saat melapor, kemarin.

Karena terburu-buru, korban pun turun tanpa mengunci pintu mobil. Sementara tas yang berisi uang pecahan dolar Amerika sebanyak 30 ribu dan 13 ribu dolar Singapura diletakkan di kursi depan mobil.

Baca Juga:  Selain Periksa Prajuru Adat, Jaksa juga Buru Aset Ketua LPD Anturan

Tak selang berapa lama, korban pun kembali setelah mengurus keperluannya itu. Saat masuk ke mobil, ternyata tas sudah tidak ada.

“Korban sempat berusaha mencari, namun tidak ditemukan. Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke Polresta Denpasar,” jelas sumber tadi.

Kepada penyidik, korban mengaku tidak mengetahui secara pasti para pelaku beraksi. Pasalnya, ia hanya meninggalkan mobil dalam waktu yang singkat.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo membenarkan adanya pencurian tersebut. Menurut dia, anggota sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi, termasuk saksi korban.

Pihaknya juga memeriksa rekaman  CCTV di lokasi kejadian. “Bukan keprok kaca melainkan mengambil dengan mudah lantaran korban lupa mengunci pintu saat mobil ditinggal pergi.

Baca Juga:  Selundupkan Amunisi, Wanita Spanyol Diciduk di Bandara Ngurah Rai

Anggota sudah turun. Tim Inafis juga sudah olah TKP untuk mencari jejak para pelaku,” terang Kombes Hadi Purnomo.

Kata Kapolresta, pelaku diduga lebih dari satu orang. Bahkan, diduga pelaku sudah membuntuti korban. Sehingga, saat korban lengah, para pelaku ini langsung beraksi.



RadarBali.com – Aksi pencurian di kota Denpasar makin meresahkan. Teranyar, Wiliam Koeswanto, 29, jadi korban. Uang tunai Rp 530 juta miliknya berhasil dibawa kabur pencuri.

Kejadiannya berlangsung di Jalan Tukad Batanghari, tepatnya depan Laundry Maestro, Denpasar Selatan, Kamis (13/11) sekitar pukul 15.00 Wita.

Menurut informasi, saat itu korban memarkir mobil mewah miliknya lalu ditinggal ke suatu urusan. Nah, uang setengah miliar dalam bentuk dolar Amerika dan Singapura ditinggalkan di mobil.

“Mobil mewah korban diparkir depan Laundry untuk bertemu rekannya,” jelas sumber polisi mengutip keterangan korban saat melapor, kemarin.

Karena terburu-buru, korban pun turun tanpa mengunci pintu mobil. Sementara tas yang berisi uang pecahan dolar Amerika sebanyak 30 ribu dan 13 ribu dolar Singapura diletakkan di kursi depan mobil.

Baca Juga:  NGERI! Bule Belanda Ditemukan Tewas Terbunuh Dalam Kondisi Bugil

Tak selang berapa lama, korban pun kembali setelah mengurus keperluannya itu. Saat masuk ke mobil, ternyata tas sudah tidak ada.

“Korban sempat berusaha mencari, namun tidak ditemukan. Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke Polresta Denpasar,” jelas sumber tadi.

Kepada penyidik, korban mengaku tidak mengetahui secara pasti para pelaku beraksi. Pasalnya, ia hanya meninggalkan mobil dalam waktu yang singkat.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo membenarkan adanya pencurian tersebut. Menurut dia, anggota sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi, termasuk saksi korban.

Pihaknya juga memeriksa rekaman  CCTV di lokasi kejadian. “Bukan keprok kaca melainkan mengambil dengan mudah lantaran korban lupa mengunci pintu saat mobil ditinggal pergi.

Baca Juga:  Geng Begal Anak Donky Diadili Maraton, Terancam Penjara 12 Tahun Bui

Anggota sudah turun. Tim Inafis juga sudah olah TKP untuk mencari jejak para pelaku,” terang Kombes Hadi Purnomo.

Kata Kapolresta, pelaku diduga lebih dari satu orang. Bahkan, diduga pelaku sudah membuntuti korban. Sehingga, saat korban lengah, para pelaku ini langsung beraksi.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/