alexametrics
27.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Pelaku Bacok Jupriadi hingga Tewas karena Curiga Selingkuhi Istrinya

Nengah Wanta, 36, warga Banjar Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali, sepertinya benar-benar kalap. Dia membacok Jupriadi, 36, diduga lantaran curiga selingkuhi istrinya.

 

IB INDRA PRASTIA, Gianyar

 

PERBUATAN Nengah Wanta benear-benar sadis. Dia membacok Jupriadi, 36, menggunakan sabit sebanyak dua kali sampai tewas.

Tak hanya itu, Wanta juga menusuk istrinya, Kadek Setyawati, 29, menggunakan pisau sebanyak 32 tusukan hingga kritis dan dibawa ke RS.

 

Kejadian itu berlangsung Senin (24/1) pukul 19.00. Pelaku Nengah Wanta datang ke counter pulsa Setia Cell, milik istrinya di Jalan Pasekan Nomor 16 Banjar Kapal, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati.

 

Saat datang, pelaku sudah membawa sabit diselipkan di celana belakang. Dan juga menyelipkan pisau belati di saku celana.

Baca Juga:  Unik! Usai Ditangkap, Belasan Tersangka Diminta Taubat di Depan Patung

 

Di counter itu, pelaku Nengah Wanta melihat istrinya bercakap-cakap dengan korban Jupriadi. Pelaku sejak lama menduga istrinya dengan Jupriadi menjalin hubungan dekat. 

 

Pelaku Wanta langsung mendekati Jupriadi. Saat didekati, Jupriadi jongkok untuk menghidupkan rokok. Pelaku langsung teriak.

 

“Bangsat kamu, menyelingkuhi istri saya,” teriak Wanta. 

 

Saat itu juga, pelaku langsung membacok punggung korban sebanyak dua kali. Jupriadi menyelamatkan diri ke sawah. Hal itu membuat warga geger. Jupriadi dibawa ke RS Ganesha, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati. Pada Selasa (25/1) pukul 00.05 korban Jupriadi dinyatakan tewas.

 

Kemarahan Wanta juga disampaikan kepada istrinya, Kadek Setyawati. Ia masih emosi meski sudah membacok Jupriadi hingga tewas.

Baca Juga:  Wanta dan Istrinya Punya Hubungan Saudara, Ayah Serahkan ke Polisi

 

Nyai selingkuh buin, ngaku sing, lamen sing lakar matiang (Kamu selingkuh lagi, mengaku tidak, kalau tidak ngaku akan saya bunuh),” hardik Wanta kepada sang istri.

 

Saat itu pelaku langsung mengambil pisau kecil, secara membabi buta menusuk tubuh istrinya sampai 32 kali tusukan. Sang istri pun dilarikan ke RS Premagana, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati.

 

Kapolsek Sukawati, Kompol Made Ariawan P membenarkan motif Nengah Wanta membacok Jupriadi dan istrinya karena kecurigaan mereka selingkuh.

 

“Hal tersebut sempat diketahui melalui rekaman percakapan antara istri pelaku dengan korban 1 (Jupriadi, red),” ungkapnya.


Nengah Wanta, 36, warga Banjar Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali, sepertinya benar-benar kalap. Dia membacok Jupriadi, 36, diduga lantaran curiga selingkuhi istrinya.

 

IB INDRA PRASTIA, Gianyar

 

PERBUATAN Nengah Wanta benear-benar sadis. Dia membacok Jupriadi, 36, menggunakan sabit sebanyak dua kali sampai tewas.

Tak hanya itu, Wanta juga menusuk istrinya, Kadek Setyawati, 29, menggunakan pisau sebanyak 32 tusukan hingga kritis dan dibawa ke RS.

 

Kejadian itu berlangsung Senin (24/1) pukul 19.00. Pelaku Nengah Wanta datang ke counter pulsa Setia Cell, milik istrinya di Jalan Pasekan Nomor 16 Banjar Kapal, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati.

 

Saat datang, pelaku sudah membawa sabit diselipkan di celana belakang. Dan juga menyelipkan pisau belati di saku celana.

Baca Juga:  Jelang Perhelatan IMF-WB, Kumham Bali Bentuk Tim Pora

 

Di counter itu, pelaku Nengah Wanta melihat istrinya bercakap-cakap dengan korban Jupriadi. Pelaku sejak lama menduga istrinya dengan Jupriadi menjalin hubungan dekat. 

 

Pelaku Wanta langsung mendekati Jupriadi. Saat didekati, Jupriadi jongkok untuk menghidupkan rokok. Pelaku langsung teriak.

 

“Bangsat kamu, menyelingkuhi istri saya,” teriak Wanta. 

 

Saat itu juga, pelaku langsung membacok punggung korban sebanyak dua kali. Jupriadi menyelamatkan diri ke sawah. Hal itu membuat warga geger. Jupriadi dibawa ke RS Ganesha, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati. Pada Selasa (25/1) pukul 00.05 korban Jupriadi dinyatakan tewas.

 

Kemarahan Wanta juga disampaikan kepada istrinya, Kadek Setyawati. Ia masih emosi meski sudah membacok Jupriadi hingga tewas.

Baca Juga:  Wanta Cuma Dijerat Pasal Penganiayaan, Tak Ada Pasal Pembunuhan?

 

Nyai selingkuh buin, ngaku sing, lamen sing lakar matiang (Kamu selingkuh lagi, mengaku tidak, kalau tidak ngaku akan saya bunuh),” hardik Wanta kepada sang istri.

 

Saat itu pelaku langsung mengambil pisau kecil, secara membabi buta menusuk tubuh istrinya sampai 32 kali tusukan. Sang istri pun dilarikan ke RS Premagana, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati.

 

Kapolsek Sukawati, Kompol Made Ariawan P membenarkan motif Nengah Wanta membacok Jupriadi dan istrinya karena kecurigaan mereka selingkuh.

 

“Hal tersebut sempat diketahui melalui rekaman percakapan antara istri pelaku dengan korban 1 (Jupriadi, red),” ungkapnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/