alexametrics
26.8 C
Denpasar
Tuesday, June 28, 2022

Curi Uang Petani Saat Bajak Sawah, Pria Berusia 46 Tahun Dibekuk

TABANAN – Seorang pria berusia 46 harus diamankan aparat Kepolisian Polsek Kerambitan. I Gusti Putu Atmaja, yang merupakan warga Banjar Dinas Batuaji Tengah, Desa  Batuaji, Kerambitan diamankan karena mencuri sejumlah uang milik salah satu petani.

Sejumlah uang jutaan rupiah yang ditaruh pada tas pinggang yang hilang tersebut, dicuri pelaku I Gusti Putu Atmaja ketika petani I Wayan Suarjana membajak sawah di Subak Dangin Tegal, Banjar Dinas Kesiut Tengah Kelod, Desa Kesiut, Kerambitan.

Menurut Kapolsek Kerambitan Kompol Bambang Gde Arta, aksi pencurian yang dilakukan pelaku terjadi Sabtu (19/3) lalu sekitar pukul 07.00 Wita.

Dari pengakuan korban I Wayan Suarjana , kala itu dirinya pergi ke sawah ke Subak Dangin Tegal bermaksud membajak sawah dengan menggunakan traktor.

Karena turun hujan, I Wayan Suarjana yang membawa tas pinggang yang berisikan satu buah dompet berwarna abu-abu, ATM, STNK, handphone dan sejumlah uang senilai Rp 2,5 juta tersebut kemudian menaruh tas pinggang tersebut pada sebuah gubug.

“Tas pinggang tersebut ditutupi memakai karung plastik berwarna biru. Usai menaruh tas pinggang korban kembali bekerja membajak sawah menggunakan traktor,” ungkap Kompol Bambang dikonfirmasi Jumat (25/3).

Selanjutnya sekitar pukul 10.00, wita istri korban Ni Wayan Sunadri membawakan makan siang kepada korban ke sawah.

Sesampai di gubuk istri korban sempat melihat ada tiga orang pria yang sedang berteduh di gubug. Kemudian sekitar pukul 11.00 wita tiga orang pria pergi meninggalkan gubug tersebut, karena hujan sudah reda.

Korban yang usai membajak sawah sekitar pukul 13.00 Wita dan beristirahat makan siang di gubuk bersama istri korban. Ketika korban mengambil tas pinggang milikinya barulah mengetahui dompet, uang dan sejumlah barangnya hilang dicuri.

“Sehingga kejadian aksi pencurian ini dilaporkan kepada kami,” kata Kompol Bambang.

Dari hasil penyelidikan yang pihaknya lakukan dan mengumpulkan informasi di lapangan. Sehingga berhasil melacak keberadaan terduga korban. Terduga pelaku berhasil diketahui, lantaran adanya sebuah handphone milik korban yang hilang.

“Nah dari sinilah kami melakukan penelusuran,” kata Kompol Bambang.

Pihaknya langsung mengamankan pelaku di rumahnya di Banjar Dinas Batuaji Tengah, Desa Batuaji, Kerambitan.

Pelaku tak berkutik dan mengakui perbuatannya. Saat itu pula pihaknya juga amankan barang bukti berupa satu buah handphone merk Oppo beserta hasil uang curian yang masih tersisa Rp 1,5 juta yang sebelumnya uang curian tersebut Rp 2,5 juta. 

“Pengakuan pelaku melakukan aksi pencurian ketika korban sedang membajak sawah,” tandasnya.



TABANAN – Seorang pria berusia 46 harus diamankan aparat Kepolisian Polsek Kerambitan. I Gusti Putu Atmaja, yang merupakan warga Banjar Dinas Batuaji Tengah, Desa  Batuaji, Kerambitan diamankan karena mencuri sejumlah uang milik salah satu petani.

Sejumlah uang jutaan rupiah yang ditaruh pada tas pinggang yang hilang tersebut, dicuri pelaku I Gusti Putu Atmaja ketika petani I Wayan Suarjana membajak sawah di Subak Dangin Tegal, Banjar Dinas Kesiut Tengah Kelod, Desa Kesiut, Kerambitan.

Menurut Kapolsek Kerambitan Kompol Bambang Gde Arta, aksi pencurian yang dilakukan pelaku terjadi Sabtu (19/3) lalu sekitar pukul 07.00 Wita.

Dari pengakuan korban I Wayan Suarjana , kala itu dirinya pergi ke sawah ke Subak Dangin Tegal bermaksud membajak sawah dengan menggunakan traktor.

Karena turun hujan, I Wayan Suarjana yang membawa tas pinggang yang berisikan satu buah dompet berwarna abu-abu, ATM, STNK, handphone dan sejumlah uang senilai Rp 2,5 juta tersebut kemudian menaruh tas pinggang tersebut pada sebuah gubug.

“Tas pinggang tersebut ditutupi memakai karung plastik berwarna biru. Usai menaruh tas pinggang korban kembali bekerja membajak sawah menggunakan traktor,” ungkap Kompol Bambang dikonfirmasi Jumat (25/3).

Selanjutnya sekitar pukul 10.00, wita istri korban Ni Wayan Sunadri membawakan makan siang kepada korban ke sawah.

Sesampai di gubuk istri korban sempat melihat ada tiga orang pria yang sedang berteduh di gubug. Kemudian sekitar pukul 11.00 wita tiga orang pria pergi meninggalkan gubug tersebut, karena hujan sudah reda.

Korban yang usai membajak sawah sekitar pukul 13.00 Wita dan beristirahat makan siang di gubuk bersama istri korban. Ketika korban mengambil tas pinggang milikinya barulah mengetahui dompet, uang dan sejumlah barangnya hilang dicuri.

“Sehingga kejadian aksi pencurian ini dilaporkan kepada kami,” kata Kompol Bambang.

Dari hasil penyelidikan yang pihaknya lakukan dan mengumpulkan informasi di lapangan. Sehingga berhasil melacak keberadaan terduga korban. Terduga pelaku berhasil diketahui, lantaran adanya sebuah handphone milik korban yang hilang.

“Nah dari sinilah kami melakukan penelusuran,” kata Kompol Bambang.

Pihaknya langsung mengamankan pelaku di rumahnya di Banjar Dinas Batuaji Tengah, Desa Batuaji, Kerambitan.

Pelaku tak berkutik dan mengakui perbuatannya. Saat itu pula pihaknya juga amankan barang bukti berupa satu buah handphone merk Oppo beserta hasil uang curian yang masih tersisa Rp 1,5 juta yang sebelumnya uang curian tersebut Rp 2,5 juta. 

“Pengakuan pelaku melakukan aksi pencurian ketika korban sedang membajak sawah,” tandasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/