alexametrics
27.6 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Tangan Mantan Istri Kena Cokelat, Pesinetron Johan Morgan Tersangka

DENPASAR –  Pesinetron atau artis Johamen Donades Purba atau lebih dikenal Johan Morgan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Badung karena diduga menganiaya mantan istrinya. Ini adalah buntut dari sang istri terkena batang cokelat yang dibawa Johan Morgan.  

Pesinetron yang telah malang melintang di industri hiburan tanah air ini ditetapkan tersangka tindak pidana ringan, atau Tipiring karena diduga menganiaya mantan istrinya Caroline Melo sebagaimana dalam pasal 352 ayat 1 KUHP

 

Menariknya, pria berdarah Batak itu ditetapkan sebagai tersangka merasa jika penetapan tersangka itu karena masalah sepele. Pria kelahiran 9 Desember 1973 itu menceritakan awal mula kejadian itu kepada awak media di Denpasar, Jumat (25/3/2022). Diceritakannya, itu berawal pada Selasa tanggal 2 November 2021 sekitar pukul 12.00 wita lalu.

 

Saat itu dirinya ingin menemui sang buah hati hasil pernikahan dengan mantan istrinya. Dimana saat bercerai hak asuh anak jatuh kepada mantan istri. Sebelumnya, Johan Morgan mengaku kesulitan dan tidak diperbolehkan tanpa alasan yang jelas. Lalu di hari itu, dia pun berinisiatif untuk menemui sang anak yang bersekolah di SD Lentera Kasih jl.Gunung Salak no.88 Banjar Abasan, Kerobokan Kuta Utara, Badung.

 

Di sana dia lalu bertemu dengan sang anak. Sementara mantan istrinya belum datang ke sekolah itu. “Saya dari Jakarta ke Bali, seperti biasa karena rindu dan ingin bertemu anak saya. Saya membelikan tiga batang coklat yang berat masing-masing coklatnya 17 gram. Saya taruh di di dalan kantong kresek putih,” jelasnya. 

Baca Juga:  Bos Goldkoin Rizki Adam Jadi Tersangka dan Ditahan usai Diperiksa 12 Jam

 

Saat itu, tak berselang lama, datanglah mantan istrinya dan melarang dirinya bertemu anak mereka. “Lalu saya menanyakan kenapa saya tidak diizinkan bertemu. Saya berupaya meraih tangan mantan istri saya sambil memegang tiga batang coklat di kantong kresek itu.

Dan tanpa sengaja kresek tersebut mengenai tangan kiri dari pelapor dan tetap pelapor yang juga korban terus berjalan tanpa ada rasa sakit dan terus berjalan ke arah sekolah hanya berkata saya laporkan kamu,” bebernya sembari menggambarkan situasi saat kejadian itu. 

 

Atas kejadian itu Johan Morgan merasa kaget karena tiba-tiba dirinya dipanggil penyidik dan berujung ditetapkan sebagai tersangka. Padahal menurutnya bagaimana mungkin tiga batang coklat di kantong kresek yang tidak sengaja mengenai bagian belakang tubuh mantan istrinya saat hendak meraih tangan sang istri bisa membuat memar.

Karena usai peristiwa itu, sang mantan istri langsung visum di salah satu rumah sakit di Kerobokan, Badung. Hasil visum itu menyatakan sang mantan istri mengalami lebam.

 

“Padahal itu hanya gara-gara tiga batang coklat. Bagaimana bisa lebam kan. Tapi keterangan hasil visum karena benda tumpul. Rasa rindu yang dalam kepada anak kandung malah status saya dijadikan tersangka oleh Penyidik. Di mana rasa keadilan bagi saya sebagai ayah kandung dan warga negara yang memiliki hak meski untuk bertemu sebentar saja. Jika ada kejadian yang seakan-akan saya menganiaya mantan istri (Caroline Melo), saya dengan rendah hati saya menyampaikan permohonan maaf kepada Caroline Melo, ibu kandung anak saya dan menyelesaikan secara kekeluargaan,” tambahnya. 

Baca Juga:  Keris Jadi TSK Karena Laporan Model A, Polisi Pasang Pasal Berlapis

 

Secara resmi dia sempat  menyampaikan pemrintaan maaf kepada mantan istrinya melalui WA namun tidak mendapat tanggapan. Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Jamin Ginting selaku kuasa hukum Johan Morgan menerangkan, pada panggilan pertama dan kedua kliennya dijadikan saksi.

“Klien kami memenuhi kedua panggilan tersebut, namun di panggilan ketiga, tanpa proses mediasi atau upaya jalan damai kedua belah pihak, klien saya sudah menjadi tersangka,” ujarnya. 

 

Dijelaskan Ginting, bahwa berdasarkan rekaman kamera CCTV yang merekam peristiwa itu, kliennya tidak berniat menganiaya korban. Bahkan dalam rekaman, tidak menunjukan adanya kresek coklat yang dibawa kliennya mengenai punggung belakang sang mantan istri.

“Kami heran juga kok bisa seperti ini. Nanti sidang tipiring ya untuk sementara ini dijadwalkan Jumat depan,” pungkasnya.



DENPASAR –  Pesinetron atau artis Johamen Donades Purba atau lebih dikenal Johan Morgan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Badung karena diduga menganiaya mantan istrinya. Ini adalah buntut dari sang istri terkena batang cokelat yang dibawa Johan Morgan.  

Pesinetron yang telah malang melintang di industri hiburan tanah air ini ditetapkan tersangka tindak pidana ringan, atau Tipiring karena diduga menganiaya mantan istrinya Caroline Melo sebagaimana dalam pasal 352 ayat 1 KUHP

 

Menariknya, pria berdarah Batak itu ditetapkan sebagai tersangka merasa jika penetapan tersangka itu karena masalah sepele. Pria kelahiran 9 Desember 1973 itu menceritakan awal mula kejadian itu kepada awak media di Denpasar, Jumat (25/3/2022). Diceritakannya, itu berawal pada Selasa tanggal 2 November 2021 sekitar pukul 12.00 wita lalu.

 

Saat itu dirinya ingin menemui sang buah hati hasil pernikahan dengan mantan istrinya. Dimana saat bercerai hak asuh anak jatuh kepada mantan istri. Sebelumnya, Johan Morgan mengaku kesulitan dan tidak diperbolehkan tanpa alasan yang jelas. Lalu di hari itu, dia pun berinisiatif untuk menemui sang anak yang bersekolah di SD Lentera Kasih jl.Gunung Salak no.88 Banjar Abasan, Kerobokan Kuta Utara, Badung.

 

Di sana dia lalu bertemu dengan sang anak. Sementara mantan istrinya belum datang ke sekolah itu. “Saya dari Jakarta ke Bali, seperti biasa karena rindu dan ingin bertemu anak saya. Saya membelikan tiga batang coklat yang berat masing-masing coklatnya 17 gram. Saya taruh di di dalan kantong kresek putih,” jelasnya. 

Baca Juga:  Ini Surat KPK yang Sebut Tersangka Eka Wiryastuti dan Dewa Wiratmaja

 

Saat itu, tak berselang lama, datanglah mantan istrinya dan melarang dirinya bertemu anak mereka. “Lalu saya menanyakan kenapa saya tidak diizinkan bertemu. Saya berupaya meraih tangan mantan istri saya sambil memegang tiga batang coklat di kantong kresek itu.

Dan tanpa sengaja kresek tersebut mengenai tangan kiri dari pelapor dan tetap pelapor yang juga korban terus berjalan tanpa ada rasa sakit dan terus berjalan ke arah sekolah hanya berkata saya laporkan kamu,” bebernya sembari menggambarkan situasi saat kejadian itu. 

 

Atas kejadian itu Johan Morgan merasa kaget karena tiba-tiba dirinya dipanggil penyidik dan berujung ditetapkan sebagai tersangka. Padahal menurutnya bagaimana mungkin tiga batang coklat di kantong kresek yang tidak sengaja mengenai bagian belakang tubuh mantan istrinya saat hendak meraih tangan sang istri bisa membuat memar.

Karena usai peristiwa itu, sang mantan istri langsung visum di salah satu rumah sakit di Kerobokan, Badung. Hasil visum itu menyatakan sang mantan istri mengalami lebam.

 

“Padahal itu hanya gara-gara tiga batang coklat. Bagaimana bisa lebam kan. Tapi keterangan hasil visum karena benda tumpul. Rasa rindu yang dalam kepada anak kandung malah status saya dijadikan tersangka oleh Penyidik. Di mana rasa keadilan bagi saya sebagai ayah kandung dan warga negara yang memiliki hak meski untuk bertemu sebentar saja. Jika ada kejadian yang seakan-akan saya menganiaya mantan istri (Caroline Melo), saya dengan rendah hati saya menyampaikan permohonan maaf kepada Caroline Melo, ibu kandung anak saya dan menyelesaikan secara kekeluargaan,” tambahnya. 

Baca Juga:  Bos Goldkoin Rizki Adam Jadi Tersangka dan Ditahan usai Diperiksa 12 Jam

 

Secara resmi dia sempat  menyampaikan pemrintaan maaf kepada mantan istrinya melalui WA namun tidak mendapat tanggapan. Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Jamin Ginting selaku kuasa hukum Johan Morgan menerangkan, pada panggilan pertama dan kedua kliennya dijadikan saksi.

“Klien kami memenuhi kedua panggilan tersebut, namun di panggilan ketiga, tanpa proses mediasi atau upaya jalan damai kedua belah pihak, klien saya sudah menjadi tersangka,” ujarnya. 

 

Dijelaskan Ginting, bahwa berdasarkan rekaman kamera CCTV yang merekam peristiwa itu, kliennya tidak berniat menganiaya korban. Bahkan dalam rekaman, tidak menunjukan adanya kresek coklat yang dibawa kliennya mengenai punggung belakang sang mantan istri.

“Kami heran juga kok bisa seperti ini. Nanti sidang tipiring ya untuk sementara ini dijadwalkan Jumat depan,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/