alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

WN Turki Mendadak Ngaku Kehilangan Ribuan Uang Dollar di Brankas Villa

TABANAN– Kasus dugaan pencurian terjadi Villa the Cove di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Selemadeg Barat, Tabanan, Sabtu malam (25/4) sekitar pukul 23.00 WITA.

 

Atas kejadian ini, korban mengaku uang dollar yang disimpan di dalam brankas villa raib.

 

Kapolsek Selemadeg Kompol I Kadek Ardika membenarkan kejadian tersebut. Korbannya seorang WNA Secil Avunya, 48 asal Turki. 

 

Korban mengaku kehilangan uang sebesar Rp 33.600.000 yang disimpan di brankas kamarnya.

 

Namun anehnya, saat pihaknya menggelar olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda pencurian. Sebab pada brankas dan pintu vila tidak rusak. 

 

“Kami juga tidak menemukan sidik jari orang lain,” kata Kompol Ardika dihubungi Senin (26/4). 

 

Dari keterangan korban, ia kehilangan uang saat menyewa menyewa Villa Cove. Korban menyewa villa dari 18 April lalu. Nah pada Sabtu (24/4) sekitar pukul 23.00 wita.

Baca Juga:  Nekat Balap Liar di Pantai Pasut, Puluhan Pembalap Motor Diciduk

 

Salah seorang karyawan villa atas nama I Putu Sutarjana dihubungi korban mengaku dikamar villa yang ia sewa dalam keadaan emergency.

 

Karyawan villa Putu Sutarjana inipun langsung mendatangi korban.

 

Kepada Saksi Putu Sutarjana, korban mengaku kehilangan uang yang disimpan di dalam brankas yang terkunci.

 

Di dalam brankas korban mengaku kehilangan uang sebesar USD 2400 atau senilai Rp 33.600.000. “Itu yang kami terima laporan dari korban,” ujarnya.

 

Kompol Ardika menambahkan, sejauh ini pihaknya belum berani menyimpulkan hal tersebut sebagai kasus pencurian meskipun sebelumnya ada laporan kehilangan dari WNA Turki.

 

Pasalnya dari hasil olah TKP, belum bisa menyakini peristiwa tersebut benar-benar pencurian.

Karena tanda-tanda yang mengarah kepada unsur pencurian belum pihaknya ditemukan.

 

Baca Juga:  Trio Komplotan Coblos Ban Spesialis Turis Hanya Diganjar 20 Bulan

Dimana tidak ditemukan kerusakan brankas dan pintu. Kemudian tidak ditemukan sidik jari orang lain. 

 

“Olah TKP sudah kita lakukan, biasanya kalau benar pencurian, brankas ataupun pintu ada kerusakan,” tegasnya, Senin (26/4). 

 

Selain itu, yang membuat polisi ragu, polisi belum menerima pengaduan ulang dari korban WNA tersebut. Polisi juga sudah mengkonfirmasi kembali korban ke Villa The Cove, namun yang bersangkutan sudah cek out. 

 

“Jadi kesimpulanya sementara tidak ada peristiwa pencurian. Kalau memang betul-betul pencurian, hari ini (kemarin) harusnya dia datang memberikan keterangan saksi korban,” tegasnya.

 

Kendati demikian, polisi tetap menunggu kedatangan korban Secil Avunya ke polisi. Jika benar datang, kasus akan dilanjutkan. 

 

“Kasus mengaku kehilangan sering terjadi karena biasanya digunakan untuk hal-hal asuransi, yang kemungkinan perlu laporan kehilangan,” tandasnya.


TABANAN– Kasus dugaan pencurian terjadi Villa the Cove di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Selemadeg Barat, Tabanan, Sabtu malam (25/4) sekitar pukul 23.00 WITA.

 

Atas kejadian ini, korban mengaku uang dollar yang disimpan di dalam brankas villa raib.

 

Kapolsek Selemadeg Kompol I Kadek Ardika membenarkan kejadian tersebut. Korbannya seorang WNA Secil Avunya, 48 asal Turki. 

 

Korban mengaku kehilangan uang sebesar Rp 33.600.000 yang disimpan di brankas kamarnya.

 

Namun anehnya, saat pihaknya menggelar olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda pencurian. Sebab pada brankas dan pintu vila tidak rusak. 

 

“Kami juga tidak menemukan sidik jari orang lain,” kata Kompol Ardika dihubungi Senin (26/4). 

 

Dari keterangan korban, ia kehilangan uang saat menyewa menyewa Villa Cove. Korban menyewa villa dari 18 April lalu. Nah pada Sabtu (24/4) sekitar pukul 23.00 wita.

Baca Juga:  “Motor Hantu” Bikin Gempar Warga Tabanan Bali

 

Salah seorang karyawan villa atas nama I Putu Sutarjana dihubungi korban mengaku dikamar villa yang ia sewa dalam keadaan emergency.

 

Karyawan villa Putu Sutarjana inipun langsung mendatangi korban.

 

Kepada Saksi Putu Sutarjana, korban mengaku kehilangan uang yang disimpan di dalam brankas yang terkunci.

 

Di dalam brankas korban mengaku kehilangan uang sebesar USD 2400 atau senilai Rp 33.600.000. “Itu yang kami terima laporan dari korban,” ujarnya.

 

Kompol Ardika menambahkan, sejauh ini pihaknya belum berani menyimpulkan hal tersebut sebagai kasus pencurian meskipun sebelumnya ada laporan kehilangan dari WNA Turki.

 

Pasalnya dari hasil olah TKP, belum bisa menyakini peristiwa tersebut benar-benar pencurian.

Karena tanda-tanda yang mengarah kepada unsur pencurian belum pihaknya ditemukan.

 

Baca Juga:  Lahap Jalan Licin di Jalur Setan, Pengendara Motor Oleng Dilindas Truk

Dimana tidak ditemukan kerusakan brankas dan pintu. Kemudian tidak ditemukan sidik jari orang lain. 

 

“Olah TKP sudah kita lakukan, biasanya kalau benar pencurian, brankas ataupun pintu ada kerusakan,” tegasnya, Senin (26/4). 

 

Selain itu, yang membuat polisi ragu, polisi belum menerima pengaduan ulang dari korban WNA tersebut. Polisi juga sudah mengkonfirmasi kembali korban ke Villa The Cove, namun yang bersangkutan sudah cek out. 

 

“Jadi kesimpulanya sementara tidak ada peristiwa pencurian. Kalau memang betul-betul pencurian, hari ini (kemarin) harusnya dia datang memberikan keterangan saksi korban,” tegasnya.

 

Kendati demikian, polisi tetap menunggu kedatangan korban Secil Avunya ke polisi. Jika benar datang, kasus akan dilanjutkan. 

 

“Kasus mengaku kehilangan sering terjadi karena biasanya digunakan untuk hal-hal asuransi, yang kemungkinan perlu laporan kehilangan,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/