alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Polisi Masih Kesulitan Temukan Calo Visa yang Menipu 3 WNA di Bali

DENPASAR, radarbali.id – Satuan Reskrim Polresta Denpasar bidik seorang calo pengurusan visa diketahui bernama Komang Puspa Dana, 30, yang dilaporkan karena menipu 3 orang WNA di Bali. Sayang sampai saat ini, polisi belum kesulitan menemukan keberadaan calo visa yang membawa kabur uang tiga WNA itu sebesar Rp8,4 juta.

Informasi yang dihimpun Radar Bali, laporan 3 orang WNA, yakni seorang asal Australia bernama Dalie El Beaini, 35. Dua orang asal Canada,  Bonniel Patrick, 27, Perelta Juan Carlos, 28, sementara ditindak lanjuti. Yakni pemeriksaan saksi segara dilakukan dan bukti petunjuk nantinya dikumpulkan.

Sementara, keberadaan terlapor asal Jinengdalem, Buleleng ini akan diberikan panggilan sebagai saksi. “Ya, kata pelapor dan dua saksi itu, mereka menjadi korban penipuan oknum yang mengaku sebagai agen pengurusan visa. Yakni perpanjangan masa tinggal di Bali,” kata sumber di kepolisian.

Terkait dengan ini, Kasi Humas Polresta Iptu I Ketut Sukadi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan.

“Benar, kita sudah terima laporan 3 WNA jadi korban penipuan pengurusan visa. Terkait perkembanganya, saya cek dulu ke anggota yang menangani ,” tutup Juru Bicara (Jubir) Polresta Denpasar ini.



DENPASAR, radarbali.id – Satuan Reskrim Polresta Denpasar bidik seorang calo pengurusan visa diketahui bernama Komang Puspa Dana, 30, yang dilaporkan karena menipu 3 orang WNA di Bali. Sayang sampai saat ini, polisi belum kesulitan menemukan keberadaan calo visa yang membawa kabur uang tiga WNA itu sebesar Rp8,4 juta.

Informasi yang dihimpun Radar Bali, laporan 3 orang WNA, yakni seorang asal Australia bernama Dalie El Beaini, 35. Dua orang asal Canada,  Bonniel Patrick, 27, Perelta Juan Carlos, 28, sementara ditindak lanjuti. Yakni pemeriksaan saksi segara dilakukan dan bukti petunjuk nantinya dikumpulkan.

Sementara, keberadaan terlapor asal Jinengdalem, Buleleng ini akan diberikan panggilan sebagai saksi. “Ya, kata pelapor dan dua saksi itu, mereka menjadi korban penipuan oknum yang mengaku sebagai agen pengurusan visa. Yakni perpanjangan masa tinggal di Bali,” kata sumber di kepolisian.

Terkait dengan ini, Kasi Humas Polresta Iptu I Ketut Sukadi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan.

“Benar, kita sudah terima laporan 3 WNA jadi korban penipuan pengurusan visa. Terkait perkembanganya, saya cek dulu ke anggota yang menangani ,” tutup Juru Bicara (Jubir) Polresta Denpasar ini.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/