alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Tenggelam saat Main Boogie Board, WN Jordania Ditemukan Meninggal

KUTA – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Mahmoud Mohammad Milhem, WNA Jordania yang tenggelam di Pantai Double Six dalam keadaan meninggal dunia.

Jenazah pemuda 28 tahun ini ditemukan kurang lebih 1 kilometer arah utara dari posisi awal tenggelam, Jumat (26/7) pukul 15.20 Wita.

Korban ditemukan pertamakali oleh seorang personil Balawista yang hendak mengajar muridnya bermain surfing.

Saat itu, petugas balawista tersebut mengayuh papan surfingnya ke tengah laut. Saat tengah mengayuh, dia kaget menemukan jasad korban terapung.

“Sebelum penemuan kebetulan tim kami baru saja berkoordinasi dengan Balawista di Pantai Kudeta. Dia meminta izin untuk mengajar surfing. Secara kebetulan dia melihat jenazah terapung.

Posisinya sekitar 200 meter dari bibir pantai,” jelas I Made Junetra, Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Jumat (26/7) sore. 

Baca Juga:  Dibiarkan Menumpuk, Duh Sulitnya Tangani Sampah di Pantai Kuta

Saat ditemukan, jasad korban mengambang tanpa pakaian. Tubuhnya mulai membusuk. Setelah ditemukan, tim SAR akhirnya memasukkan jasad korban ke dalam kantong jenazah.

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan mobil ambulans Balawista Badung untuk kepentingan visum et repertum. 

Sebagaimana diberitakan, korban dinyatakan tenggelam di Pantai Double Six Kuta saat bermain boogie board, Kamis (25/7) sore.

Setelah dinyatakan hilang tenggelam, tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian. Bahkan, pencarian dilanjutkan kembali pada Jumat (26/7) pagi menggunakan helikopter. 



KUTA – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Mahmoud Mohammad Milhem, WNA Jordania yang tenggelam di Pantai Double Six dalam keadaan meninggal dunia.

Jenazah pemuda 28 tahun ini ditemukan kurang lebih 1 kilometer arah utara dari posisi awal tenggelam, Jumat (26/7) pukul 15.20 Wita.

Korban ditemukan pertamakali oleh seorang personil Balawista yang hendak mengajar muridnya bermain surfing.

Saat itu, petugas balawista tersebut mengayuh papan surfingnya ke tengah laut. Saat tengah mengayuh, dia kaget menemukan jasad korban terapung.

“Sebelum penemuan kebetulan tim kami baru saja berkoordinasi dengan Balawista di Pantai Kudeta. Dia meminta izin untuk mengajar surfing. Secara kebetulan dia melihat jenazah terapung.

Posisinya sekitar 200 meter dari bibir pantai,” jelas I Made Junetra, Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Jumat (26/7) sore. 

Baca Juga:  Mabuk, Keroyok Korban Hingga Masuk UGD, Tiga Pemuda Denpasar Disel

Saat ditemukan, jasad korban mengambang tanpa pakaian. Tubuhnya mulai membusuk. Setelah ditemukan, tim SAR akhirnya memasukkan jasad korban ke dalam kantong jenazah.

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan mobil ambulans Balawista Badung untuk kepentingan visum et repertum. 

Sebagaimana diberitakan, korban dinyatakan tenggelam di Pantai Double Six Kuta saat bermain boogie board, Kamis (25/7) sore.

Setelah dinyatakan hilang tenggelam, tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian. Bahkan, pencarian dilanjutkan kembali pada Jumat (26/7) pagi menggunakan helikopter. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/