alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Pengguna Narkoba Kian Rambah Pelosok, BNN Masuk Desa

 

DENPASAR, Radar Bali – Penyalahgunaan narkoba saat ini tidak hanya terjadi di daerah perkotaan saja, namun sudah masuk sampai ke tingkat desa.

Berdasarkan data rehabilitasi tahun 2020 yang ada di BNN Provinsi Bali dilihat dari domisili penyalahguna narkoba didominasi orang Bali asli sebanyak 60% sedangkan orang luar lahir di Bali sebanyak 10%, pendatang sebanyak 28% dan warga negara asing sebanyak 2%. 

Melihat kondisi tersebut, BNN Provinsi Bali saat ini mencanangkan program desa bersinar (bersih narkoba) dengan mendorong partisipasi aktif desa. Tujuannya untuk menggalakkan program P4GN di lingkungannya masing2.

Adapun bentuk implementasi pelaksanaan kegiatan yang bisa dilaksanakan, untuk mewujudkan Desa Bersinar. Salah satunya yang telah dilakukan oleh Desa Adat Pecatu Kabupaten Badung. 

Baca Juga:  Bagi Sembako, Golose Ajak Warga Jauhi Narkoba dan Rajin Olahraga

Bekerjasama dengan BNN Provinsi Bali, Desa Adat Pecatu Kabupaten Badung, pada Rabu (25/8), melaksanakan deteksi dini melalui test urine bagi para calon Bendesa adat dan prajuru desa adat, di lingkungan tersebut.

“Pemeriksaan tes urine narkotika kepada para calon Bendesa Adat dan Prajuru Desa Adat Pecatu diikuti sebanyak 21 orang, salah satunya adalah Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta. 

Ia secara sukarela ikut tes urine dan berkomitmen mewujudkan Desa Pecatu Bersinar. Adapun hasil dari pelaksanaan test urine tersebut keselurahan negatif atau tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba bagi calon Bendesa Adat dan prajuru desa adat pecatu. 

“Desa adat pecatu bisa menjadi role model bagi desa lainnya, dengan Pimpinan Desa adat serta prajuru desa adat yang mempunyai komitmen bersih dari narkoba,” ungkap Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, SH., MSi sembari mengatakan mampu membawa dan menjaga desa, termasuk masyarakatnya dari ancaman bahaya narkoba untuk mewujudkan Bali Bersinar. 

Baca Juga:  Kalah Judi, Gelapkan Dana Nasabah Rp 18 M, Mantan Dosen Diciduk

 

DENPASAR, Radar Bali – Penyalahgunaan narkoba saat ini tidak hanya terjadi di daerah perkotaan saja, namun sudah masuk sampai ke tingkat desa.

Berdasarkan data rehabilitasi tahun 2020 yang ada di BNN Provinsi Bali dilihat dari domisili penyalahguna narkoba didominasi orang Bali asli sebanyak 60% sedangkan orang luar lahir di Bali sebanyak 10%, pendatang sebanyak 28% dan warga negara asing sebanyak 2%. 

Melihat kondisi tersebut, BNN Provinsi Bali saat ini mencanangkan program desa bersinar (bersih narkoba) dengan mendorong partisipasi aktif desa. Tujuannya untuk menggalakkan program P4GN di lingkungannya masing2.

Adapun bentuk implementasi pelaksanaan kegiatan yang bisa dilaksanakan, untuk mewujudkan Desa Bersinar. Salah satunya yang telah dilakukan oleh Desa Adat Pecatu Kabupaten Badung. 

Baca Juga:  Kepala BNN Petrus Golose: Udayana Harus Menjadi Kampus Bersinar

Bekerjasama dengan BNN Provinsi Bali, Desa Adat Pecatu Kabupaten Badung, pada Rabu (25/8), melaksanakan deteksi dini melalui test urine bagi para calon Bendesa adat dan prajuru desa adat, di lingkungan tersebut.

“Pemeriksaan tes urine narkotika kepada para calon Bendesa Adat dan Prajuru Desa Adat Pecatu diikuti sebanyak 21 orang, salah satunya adalah Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta. 

Ia secara sukarela ikut tes urine dan berkomitmen mewujudkan Desa Pecatu Bersinar. Adapun hasil dari pelaksanaan test urine tersebut keselurahan negatif atau tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba bagi calon Bendesa Adat dan prajuru desa adat pecatu. 

“Desa adat pecatu bisa menjadi role model bagi desa lainnya, dengan Pimpinan Desa adat serta prajuru desa adat yang mempunyai komitmen bersih dari narkoba,” ungkap Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, SH., MSi sembari mengatakan mampu membawa dan menjaga desa, termasuk masyarakatnya dari ancaman bahaya narkoba untuk mewujudkan Bali Bersinar. 

Baca Juga:  BNNP Bali: Pendemi Covid-19, Pecandu Meningkat Usia 21 hingga 30 Tahun

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/