alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Ini Alasan Polda Bali Tahan Anggota DPRD Badung Yonda

RadarBali.com – Setelah menjalani penyidikan kurang lebih 9 jam, anggota DPRD Badung I Made Wijaya alias Yonda akhirnya ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Bali kemarin.

Bendesa Adat Tanjung Benoa jadi tersangka setelah dianggap aktif terlibat kasus reklasi liar di Pantai Barat Tanjung Benoa, Kuta Selatan.

“Tersangka kami langsung tahan malam ini (kemarin malam). Saya sudah menandatangi surat penahanan terhadap tersangka,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Kenedy.

Tersangka disangka melakukan pelanggaran pasal di Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

Ditanya mengapa baru ditahan, kenapa tidak dari awal saat berstatus tersangka, Kombes Kenedy menyebut banyak pertimbangan.

Baca Juga:  Gerayangi Ibu Tiga Anak, Pria Cabul Ngaku “Balian Sakti” Dijuk Warga

Salah satunya adalah menghindari tersangka kabur dan menghilangkan barang bukti. “Apalagi berkasnya sebentar lagi masuk P21,” tandasnya.

“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Bali untuk pelimpahan tahap kedua tersangka,” tandasnya.

Kombes Kenedy membenarkan ada enam tersangka lain dalam kasus ini. “Yang lain masih kita dalami keterangannya,” tuturnya



RadarBali.com – Setelah menjalani penyidikan kurang lebih 9 jam, anggota DPRD Badung I Made Wijaya alias Yonda akhirnya ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Bali kemarin.

Bendesa Adat Tanjung Benoa jadi tersangka setelah dianggap aktif terlibat kasus reklasi liar di Pantai Barat Tanjung Benoa, Kuta Selatan.

“Tersangka kami langsung tahan malam ini (kemarin malam). Saya sudah menandatangi surat penahanan terhadap tersangka,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Kenedy.

Tersangka disangka melakukan pelanggaran pasal di Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

Ditanya mengapa baru ditahan, kenapa tidak dari awal saat berstatus tersangka, Kombes Kenedy menyebut banyak pertimbangan.

Baca Juga:  Duh, Banyak Anggota Dewan Malas Masuk Kantor, Adi Wiryatama Memaklumi

Salah satunya adalah menghindari tersangka kabur dan menghilangkan barang bukti. “Apalagi berkasnya sebentar lagi masuk P21,” tandasnya.

“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Bali untuk pelimpahan tahap kedua tersangka,” tandasnya.

Kombes Kenedy membenarkan ada enam tersangka lain dalam kasus ini. “Yang lain masih kita dalami keterangannya,” tuturnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/