alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Temukan Ekstasi di Room 821, Penyidik Incar Bos Platinum Karaoke

DENPASAR – Penyidik Satresnarkoba Polresta Denpasar bakal memeriksa bos Platinum Karaoke, David Wijaya.

Pemeriksaan ini terkait temuan narkoba jenis ekstasi di room 821 saat razia oleh Satresnarkoba Polresta Denpasar beberapa waktu lalu.

Tidak sampai situ, sang General Manager Platinum Rudi Hadi Purwanto nantinya akan ikut dimintai keterangan.

Belum bisa dipastikan kapan waktu pasti pemeriksaan. Namun menurut sumber kepolisian, pemeriksaan ini akan dilakukan pada Jumat (26/9) besok.

“Nanti mereka akan di periksa. Ini terkait temuan barang bukti itu,” kata sumber kepolisian yang tidak mau menyebutkan namanya.

Meski kini wanita pemandu lagu dan security telah dinyatakan rehab oleh polisi, kasus ini tidak akan berhenti begitu saja.

Baca Juga:  Sopir Bus Maut Masih Kabur, Polisi Minta Segera Serahkan Diri

Polisi masih menyelidiki sumber barang bukti narkoba itu. Di mana saat itu ditemukan satu butir ekstasi di bawah kolong meja di room 821.

Saat itu, seorang wanita pemandu lagu di dalam room itu dinyatakan positif narkoba. Anehnya, sementara beberapa tamu karaoke di dalam room itu negatif narkoba.

Pemeriksaan terhadap bos Platinum Karaoke ini dibenarkan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar AKP Mikael Hutabarat.

“Kami tentunya akan memeriksa pemilik (Platinum Karaoke) terkait temuan barang bukti itu,” terang AKP Mikael.

Untuk membuktikan bahwa penyelidikan masih akan terus berjalan, police line pada pintu room 821 pun belum dibuka.

Seperti yang dipantau oleh media ini pada Selasa (24/9). Tampak pintu room 821 masih tertutup rapat dan dipasangi garis polisi. 

Baca Juga:  Intimidasi Polisi Tak Mempan, Aksi Bebaskan JRX Tetap Berlangsung


DENPASAR – Penyidik Satresnarkoba Polresta Denpasar bakal memeriksa bos Platinum Karaoke, David Wijaya.

Pemeriksaan ini terkait temuan narkoba jenis ekstasi di room 821 saat razia oleh Satresnarkoba Polresta Denpasar beberapa waktu lalu.

Tidak sampai situ, sang General Manager Platinum Rudi Hadi Purwanto nantinya akan ikut dimintai keterangan.

Belum bisa dipastikan kapan waktu pasti pemeriksaan. Namun menurut sumber kepolisian, pemeriksaan ini akan dilakukan pada Jumat (26/9) besok.

“Nanti mereka akan di periksa. Ini terkait temuan barang bukti itu,” kata sumber kepolisian yang tidak mau menyebutkan namanya.

Meski kini wanita pemandu lagu dan security telah dinyatakan rehab oleh polisi, kasus ini tidak akan berhenti begitu saja.

Baca Juga:  Belanja Sabu ke Bandar, Tempel di 8 Titik, Warga Karangasem Diadili

Polisi masih menyelidiki sumber barang bukti narkoba itu. Di mana saat itu ditemukan satu butir ekstasi di bawah kolong meja di room 821.

Saat itu, seorang wanita pemandu lagu di dalam room itu dinyatakan positif narkoba. Anehnya, sementara beberapa tamu karaoke di dalam room itu negatif narkoba.

Pemeriksaan terhadap bos Platinum Karaoke ini dibenarkan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar AKP Mikael Hutabarat.

“Kami tentunya akan memeriksa pemilik (Platinum Karaoke) terkait temuan barang bukti itu,” terang AKP Mikael.

Untuk membuktikan bahwa penyelidikan masih akan terus berjalan, police line pada pintu room 821 pun belum dibuka.

Seperti yang dipantau oleh media ini pada Selasa (24/9). Tampak pintu room 821 masih tertutup rapat dan dipasangi garis polisi. 

Baca Juga:  Selain Rekening, Polisi Sita Pakaian Dalam di Kamar Selebgram Cantik

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/