alexametrics
28.7 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Lalai Tinggalkan Kompor Gas Menyala, Rumah Ludes Terbakar

BANGLI- Musibah kebakaran terjadi di Banjar Tiga, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli, Selasa siang (24/12)

 

Diduga lalai saat memasak, sebuah rumah milik salah seorang warga bernama Gusti Made Arsa, 47, ludes terbakar.

 

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, dikonfirmasi, Rabu (25/12) menjelaskan, kronologi hinga kebakaran terjadi, berawal dari pemilik rumah menyalakan kompor gas untuk memasak sekitar pukul 13.30.

 

“Namun setelah kompor gas hidup, pemilik malah pergi dan ditinggal tidur. Beberapa menit kemudian, api sudah besar di bagian dapur,” terangnya.

 

Mendapati dapurnya terbakar, penghuni rumah pun terbangun dan berteriak meminta pertolongan.

 

Mendengar teriakan penghuni, sejumlah warga langsung  berdatangan untuk memberikan pertolongan. Saat warga datang, warga dikejutkan dengan ledakan sangat keras dari arah dapur.

 

Bahkan usai mendengar ledakan, hanya hitungan menit, api langsung membesar dan membakar bangunan lain, seperti dapur, bangunan rumah, kamar, garasi dan gapura rumah bahkan hingga atap Merajan.

 

Dalam keadaan panik, sambil melakukan pemadaman seadanya, warga kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli.

 

Kemudian usai mendapat informasi, petugas langsung datang ke  lokasi kejadian.

 

Sayang, meski api berhasil dipadamkan, namun hampir seluruh bangunan hangus

 

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 600 juta. Dan menghiklaskan kejadian tersebut sebagai musibah,”terangnya.

 

Sedangkan terkait penyebab, dari dugaan sementara, imbuh Sulhadi, diduga api berasal dari kompor yang menyambar tabung gas lalu meledak.



BANGLI- Musibah kebakaran terjadi di Banjar Tiga, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli, Selasa siang (24/12)

 

Diduga lalai saat memasak, sebuah rumah milik salah seorang warga bernama Gusti Made Arsa, 47, ludes terbakar.

 

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, dikonfirmasi, Rabu (25/12) menjelaskan, kronologi hinga kebakaran terjadi, berawal dari pemilik rumah menyalakan kompor gas untuk memasak sekitar pukul 13.30.

 

“Namun setelah kompor gas hidup, pemilik malah pergi dan ditinggal tidur. Beberapa menit kemudian, api sudah besar di bagian dapur,” terangnya.

 

Mendapati dapurnya terbakar, penghuni rumah pun terbangun dan berteriak meminta pertolongan.

 

Mendengar teriakan penghuni, sejumlah warga langsung  berdatangan untuk memberikan pertolongan. Saat warga datang, warga dikejutkan dengan ledakan sangat keras dari arah dapur.

 

Bahkan usai mendengar ledakan, hanya hitungan menit, api langsung membesar dan membakar bangunan lain, seperti dapur, bangunan rumah, kamar, garasi dan gapura rumah bahkan hingga atap Merajan.

 

Dalam keadaan panik, sambil melakukan pemadaman seadanya, warga kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli.

 

Kemudian usai mendapat informasi, petugas langsung datang ke  lokasi kejadian.

 

Sayang, meski api berhasil dipadamkan, namun hampir seluruh bangunan hangus

 

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 600 juta. Dan menghiklaskan kejadian tersebut sebagai musibah,”terangnya.

 

Sedangkan terkait penyebab, dari dugaan sementara, imbuh Sulhadi, diduga api berasal dari kompor yang menyambar tabung gas lalu meledak.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/