alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Bikin Penasaran, Ini Sosok Misterius Lestari Mulyani Menurut Tetangga

TERUNGKAPNYA identitas pemilik Honda Scoopy DK 8656 OJ bernama Lestari Mulyani, 35, di sekitar TKP penemuan jasad perempuan membusuk di wilayah Pantai Nyang-Nyang, Pecatu, Kuta Utara, Badung makin bikin penasaran.

Penasaran karena meski polisi berhasil mengungkap identitas pemilik motor, namun saat dilakukan penelusuran, Lestari Mulyani ternyata tak lagi berada di kosnya.

Lalu siapa sebenarnya dia, dan bagaimana cerita tetangga terkait perempuan asal Jawa dan tinggal di sebuah kost elit sejak 15 tahun silam itu?

 

ANDRE SULLA, Badung

 

NYOMAN Metri, saksi sekaligus tetangga Lestari Mulyani, menuturkan, sebelum meninggalkan kost, perempuan yang akrab dipanggil Tari itu diketahui bekerja di sebuah restoran di Seminyak, Kuta Utara. 

Saksi Nyoman Metri mengaku, terakhir chat lewat HP dengan korban yakni, pada 5 Desember 2021 pukul 18.00 Wita sampai pukul 21.50 Wita.

Baca Juga:  16 Peselancar Siap Taklukan Ombak Pantai Padang Padang

“Saat saksi chating, Tari mengatakan pulang kampung ke Jawa. Namun hingga hari ini (kemarin) tidak ada kabar lagi dari Tari,” ungkapnya, Minggu (26/12). 

Terkait keterangan saksi, untuk menguatkan hasil penyelidikan, Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Ketut Sugiarta Yogha saat dikonfirmasi menyatakan, jika pihak kepolisan berencana akan menggeledah kamar kos Tari.

Tujuannya, kata Kompol Sugiarta, yakni untuk memperjelas identitas dan memastikan ada tidaknya nama dengan temuan jasad membusuk yang ditemukan di Pantai Nyang-Nyang. 

 

Lebih lanjut, meski fakta-fakta yang ditemukan polisi menduga kuat jika mayat itu adalah Tari yang tinggal di Kuta, namun hingga saat ini, pihaknya belum berani memastikan.

“Dugaan itu muncul karena Tari hilang kabar dan motornya ditemukan di dekat lokasi mayat itu. Namun demikian belum bisa dipastikan. Kami masih perlu pendalaman,” tukasnya. 

Baca Juga:  Sembunyikan Sabu di Troli, WN Nepal Terancam Hukuman 20 Tahun Bui

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat membusuk ditemukan oleh saksi nelayan, Nyoman Sudiarta Kamis (23/12) sekutar pukul 09.30 WITA.

Saksi yang merupakan krama atau warga Banjar Dinas Karang Boma itu menemukan jasad saat menuruni tebing melalui jalan tikus.

Saat menuruni tebing, saksi mencium bau busuk. 

Penasaran dengan bau busuk menyengat, saksi kemudian mendekati sumber bau.

Setelah didekati, saksi melihat sosok mayat dalam kondisi rusak dan dipenuhi belatung.

Atas temuan itu, saksi kemudian menginformasikan kepada kelian Tempek setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.


TERUNGKAPNYA identitas pemilik Honda Scoopy DK 8656 OJ bernama Lestari Mulyani, 35, di sekitar TKP penemuan jasad perempuan membusuk di wilayah Pantai Nyang-Nyang, Pecatu, Kuta Utara, Badung makin bikin penasaran.

Penasaran karena meski polisi berhasil mengungkap identitas pemilik motor, namun saat dilakukan penelusuran, Lestari Mulyani ternyata tak lagi berada di kosnya.

Lalu siapa sebenarnya dia, dan bagaimana cerita tetangga terkait perempuan asal Jawa dan tinggal di sebuah kost elit sejak 15 tahun silam itu?

 

ANDRE SULLA, Badung

 

NYOMAN Metri, saksi sekaligus tetangga Lestari Mulyani, menuturkan, sebelum meninggalkan kost, perempuan yang akrab dipanggil Tari itu diketahui bekerja di sebuah restoran di Seminyak, Kuta Utara. 

Saksi Nyoman Metri mengaku, terakhir chat lewat HP dengan korban yakni, pada 5 Desember 2021 pukul 18.00 Wita sampai pukul 21.50 Wita.

Baca Juga:  Sembunyikan Sabu di Troli, WN Nepal Terancam Hukuman 20 Tahun Bui

“Saat saksi chating, Tari mengatakan pulang kampung ke Jawa. Namun hingga hari ini (kemarin) tidak ada kabar lagi dari Tari,” ungkapnya, Minggu (26/12). 

Terkait keterangan saksi, untuk menguatkan hasil penyelidikan, Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Ketut Sugiarta Yogha saat dikonfirmasi menyatakan, jika pihak kepolisan berencana akan menggeledah kamar kos Tari.

Tujuannya, kata Kompol Sugiarta, yakni untuk memperjelas identitas dan memastikan ada tidaknya nama dengan temuan jasad membusuk yang ditemukan di Pantai Nyang-Nyang. 

 

Lebih lanjut, meski fakta-fakta yang ditemukan polisi menduga kuat jika mayat itu adalah Tari yang tinggal di Kuta, namun hingga saat ini, pihaknya belum berani memastikan.

“Dugaan itu muncul karena Tari hilang kabar dan motornya ditemukan di dekat lokasi mayat itu. Namun demikian belum bisa dipastikan. Kami masih perlu pendalaman,” tukasnya. 

Baca Juga:  Tengkorak Tanpa Identitas Gegerkan Warga Pantai Melasti Ungasan

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat membusuk ditemukan oleh saksi nelayan, Nyoman Sudiarta Kamis (23/12) sekutar pukul 09.30 WITA.

Saksi yang merupakan krama atau warga Banjar Dinas Karang Boma itu menemukan jasad saat menuruni tebing melalui jalan tikus.

Saat menuruni tebing, saksi mencium bau busuk. 

Penasaran dengan bau busuk menyengat, saksi kemudian mendekati sumber bau.

Setelah didekati, saksi melihat sosok mayat dalam kondisi rusak dan dipenuhi belatung.

Atas temuan itu, saksi kemudian menginformasikan kepada kelian Tempek setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/