alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

TKP Pembacokan Dibersihkan dari Pengaruh Negatif

 

KASUS pembacokan dilakukan Nengah Wanta,36, yang merenggut nyawa Jupriadi, 36, dan melukai Kadek Setyawati, 29, di konter pulsa Jalan Pasekan No. 16, Banjar Kapal, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, pada Senin malam (24/1) akhirnya diupacarai.

 

Upacara mecaru atau membersihkan lokasi kejadian (TKP) dari pengaruh negatif dibenarkan Perbekel Desa Batubulan, Dewa Gede Sumerta. Perbekel mengatakan, usai terjadi pembunuhan, pemilik kios sudah ada pecaruan atau membersihkan lokasi dari pengaruh negatif.

 

“Sudah mecaru. Tapi dari desa adat sedang dikoordinasikan dengan bendesa desa Adat Delod Tukad,” terangnya.

 

Diberitakan sebelumnya, I Nengah Wanta, 36, warga Banjar Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, tiba-tiba mengamuk dan membacok Jupriadi yang tak lain teman istrinya. Nengah Wanta marah karena mencurigai istrinya Kadek Setyawati,29, bermain serong dengan Jupriadi.

Baca Juga:  Yess…Residivis Pencuri Motor Dibekuk di Lombok

 

Puncak emosi Nengah Wanta pecah pada Senin malam (24/1) pukul 19.00. Nengah Wanta membawa sabit dan pisau belati ke TKP dan membacok Jupriadi dua kali dan menusuk istrinya Kadek Setyawati sebanyak 32 kali dengan pisau belati.

 

Jupriadi tewas setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara Kadek Setyawati atau akrab disapa Dek Tya sempat kritis dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

 

Sementara Nengah Wanta saat ini sudah diamankan di Mapolsek Sukawati.


 

KASUS pembacokan dilakukan Nengah Wanta,36, yang merenggut nyawa Jupriadi, 36, dan melukai Kadek Setyawati, 29, di konter pulsa Jalan Pasekan No. 16, Banjar Kapal, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, pada Senin malam (24/1) akhirnya diupacarai.

 

Upacara mecaru atau membersihkan lokasi kejadian (TKP) dari pengaruh negatif dibenarkan Perbekel Desa Batubulan, Dewa Gede Sumerta. Perbekel mengatakan, usai terjadi pembunuhan, pemilik kios sudah ada pecaruan atau membersihkan lokasi dari pengaruh negatif.

 

“Sudah mecaru. Tapi dari desa adat sedang dikoordinasikan dengan bendesa desa Adat Delod Tukad,” terangnya.

 

Diberitakan sebelumnya, I Nengah Wanta, 36, warga Banjar Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, tiba-tiba mengamuk dan membacok Jupriadi yang tak lain teman istrinya. Nengah Wanta marah karena mencurigai istrinya Kadek Setyawati,29, bermain serong dengan Jupriadi.

Baca Juga:  Terungkap, Para Pelaku Ngaku Emosi Usai Korban Keluarkan Rantai Kalung

 

Puncak emosi Nengah Wanta pecah pada Senin malam (24/1) pukul 19.00. Nengah Wanta membawa sabit dan pisau belati ke TKP dan membacok Jupriadi dua kali dan menusuk istrinya Kadek Setyawati sebanyak 32 kali dengan pisau belati.

 

Jupriadi tewas setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara Kadek Setyawati atau akrab disapa Dek Tya sempat kritis dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

 

Sementara Nengah Wanta saat ini sudah diamankan di Mapolsek Sukawati.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/