alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Jleebbs! Dikritik Forum Napza, Polda Bali: Mereka Sudah Lakukan Apa?

DENPASAR-Derasnya kritik publik terhadap aksi Polresta Denpasar yang “memajang” 23 tersangka narkotika di depan Monumen Bajra Sandhi saat acara Car Free Day (CFD), Minggu (24/2) tak membuat kepolisian bergeming.

Terlebih dengan munculnya surat terbuka yang dikirim Forum Rehabilitasi Napza Bali ke Polresta Denpasar, seakan tak mau institusi di bawanya jadi bulan-bulanan kritik, Polda Bali selaku institusi yang bertanggungjawab langsung balik merespon kecaman dan kritikan yang dilayangkan forum Napza.

“Kalau cuma ngomong dan kritik saja semua orang bisa. Tapi cari solusi, terobosan kreatif yang efektif, membawa efek jera dan selamatkan generasi muda itu sulit sekali,” tegas Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja, Rabu (27/2).

 

Bahkan atas kritik Forum Rehabilitasi Napza Bali, perwira menengah dengan tiga melati di pundak inipun mengklaim jika yang mendukung langkah kepolisian memberikan efek jera terhadap para pelaku narkoba jauh lebih banyak.

 

“Faktanya lebih banyak yang mendukung,” imbuh Hengky.

 

Pun atas kecaman aktivis maupun Forum Rehabilitasi Napza Bali, Hengky pun balik bertanya ke pihak forum yang mengecam dan mengkritik tindakan kepolisian.

 

 “Pertanyaan balik untuk forum itu. Apa yang sudah mereka lakukan (dalam upaya penanggulangan narkoba) selama ini dan apa hasilnya?,” tandas Hengky.

 

Semestinya kata Hengky, dibandingkan hanya asal kritik, pihaknya bergarap semua pihak bisa sama-sama mencari, memberi solisi ataupun terobosan kreatif untuk penanggulangan narkoba.

“Penanggulangan narkotika itu tidak semudah membalikan telapak tangan,”tukasnya.



DENPASAR-Derasnya kritik publik terhadap aksi Polresta Denpasar yang “memajang” 23 tersangka narkotika di depan Monumen Bajra Sandhi saat acara Car Free Day (CFD), Minggu (24/2) tak membuat kepolisian bergeming.

Terlebih dengan munculnya surat terbuka yang dikirim Forum Rehabilitasi Napza Bali ke Polresta Denpasar, seakan tak mau institusi di bawanya jadi bulan-bulanan kritik, Polda Bali selaku institusi yang bertanggungjawab langsung balik merespon kecaman dan kritikan yang dilayangkan forum Napza.

“Kalau cuma ngomong dan kritik saja semua orang bisa. Tapi cari solusi, terobosan kreatif yang efektif, membawa efek jera dan selamatkan generasi muda itu sulit sekali,” tegas Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja, Rabu (27/2).

 

Bahkan atas kritik Forum Rehabilitasi Napza Bali, perwira menengah dengan tiga melati di pundak inipun mengklaim jika yang mendukung langkah kepolisian memberikan efek jera terhadap para pelaku narkoba jauh lebih banyak.

 

“Faktanya lebih banyak yang mendukung,” imbuh Hengky.

 

Pun atas kecaman aktivis maupun Forum Rehabilitasi Napza Bali, Hengky pun balik bertanya ke pihak forum yang mengecam dan mengkritik tindakan kepolisian.

 

 “Pertanyaan balik untuk forum itu. Apa yang sudah mereka lakukan (dalam upaya penanggulangan narkoba) selama ini dan apa hasilnya?,” tandas Hengky.

 

Semestinya kata Hengky, dibandingkan hanya asal kritik, pihaknya bergarap semua pihak bisa sama-sama mencari, memberi solisi ataupun terobosan kreatif untuk penanggulangan narkoba.

“Penanggulangan narkotika itu tidak semudah membalikan telapak tangan,”tukasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/