alexametrics
27.6 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Viral di Medsos, Duo Pria Tatoan Keroyok Pasangan Kekasih Ditangkap

DENPASAR – Sempat viral di media sosial, sepasang kekasih dikeroyok para pemuda bertato di Jalan Raya Gatot Soebroto Tengah, sebelah barat lampu merah Pidada, Denpasar Barat.

Kejadian itu terjadi Selasa (25/2) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita. Tidak menunggu waktu lama, pascaviralnya video pengeroyokan tersebut, polisi bergerak cepat.

Dua orang pelaku akhirnya ditangkap. Mereka langsung dirantai tangan dan kakinya dan kini ditahan di Mapolda Bali.

Kedua pelaku bertato ini diketahui bernama Gusti Made Wartawan, 30, asal Banjar Kembang Sari, Desa Satera, Kecamatan Kintamani,

Bangli, dan I Putu Budiawan Permana Putra, 18, asal Jalan Nangka Selatan, Gang Perkutut Nomor 20 X, Denpasar. 

Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan korban bernama Andre dan juga video yang viral tersebut.

Baca Juga:  Penyebar Foto Bugil Mantan Pacar Terancam 6 Tahun & Denda Rp 1 Miliar

Resmob Ditreskrimum Polda Bali melakukan lidik di seputaran Petang, Badung sesuai dengan alamat kendaraan yang dipakai pelaku yang saat itu diketahui dari video tersebut.

“Selanjutnya pada hari Rabu (26/2) sekitar pukul 20.00 pelaku I Putu Budiawan Permana Putra ditangkap di Jalan Nangka Selatan. Di hari yang sama, pelaku lainnya, 

Gusti Made Wartawan diamankan di Jalan Tunjung Sari Padangsambian,” terang Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Andi Fairan, Kamis (27/2) pagi.

Menurut Kombes Andi, motif pengeroyokan itu karena ketersinggungan. “Motifnya para pelaku tersinggung di jalan. Saat korban dan pacarnya melintas dan mendahului dan seolah memepet sepeda motor para pelaku,” kata Kombes Andi.

Dari penangkapan ini, polisi juga mengamankan pakaian para pelaku saat melakukan penganiayaan, dan juga sepeda motor Honda Scoopy DK 5314 FAY dan Honda Vario DK 3409 IJ.

Baca Juga:  Tidak Hanya 1, Ada 8 Polisi Saat Penganiayaan Cewek Karaoke Grahadi


DENPASAR – Sempat viral di media sosial, sepasang kekasih dikeroyok para pemuda bertato di Jalan Raya Gatot Soebroto Tengah, sebelah barat lampu merah Pidada, Denpasar Barat.

Kejadian itu terjadi Selasa (25/2) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita. Tidak menunggu waktu lama, pascaviralnya video pengeroyokan tersebut, polisi bergerak cepat.

Dua orang pelaku akhirnya ditangkap. Mereka langsung dirantai tangan dan kakinya dan kini ditahan di Mapolda Bali.

Kedua pelaku bertato ini diketahui bernama Gusti Made Wartawan, 30, asal Banjar Kembang Sari, Desa Satera, Kecamatan Kintamani,

Bangli, dan I Putu Budiawan Permana Putra, 18, asal Jalan Nangka Selatan, Gang Perkutut Nomor 20 X, Denpasar. 

Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan korban bernama Andre dan juga video yang viral tersebut.

Baca Juga:  Pembunuh Adik Kandung karena Rebutan Warisan di Buleleng Dibui 8 Tahun

Resmob Ditreskrimum Polda Bali melakukan lidik di seputaran Petang, Badung sesuai dengan alamat kendaraan yang dipakai pelaku yang saat itu diketahui dari video tersebut.

“Selanjutnya pada hari Rabu (26/2) sekitar pukul 20.00 pelaku I Putu Budiawan Permana Putra ditangkap di Jalan Nangka Selatan. Di hari yang sama, pelaku lainnya, 

Gusti Made Wartawan diamankan di Jalan Tunjung Sari Padangsambian,” terang Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Andi Fairan, Kamis (27/2) pagi.

Menurut Kombes Andi, motif pengeroyokan itu karena ketersinggungan. “Motifnya para pelaku tersinggung di jalan. Saat korban dan pacarnya melintas dan mendahului dan seolah memepet sepeda motor para pelaku,” kata Kombes Andi.

Dari penangkapan ini, polisi juga mengamankan pakaian para pelaku saat melakukan penganiayaan, dan juga sepeda motor Honda Scoopy DK 5314 FAY dan Honda Vario DK 3409 IJ.

Baca Juga:  Penyebar Foto Bugil Mantan Pacar Terancam 6 Tahun & Denda Rp 1 Miliar

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/