alexametrics
27.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

Gepeng Kaya di Denpasar, Uang Jutaan, Motor N-Max hingga HP Mahal

DENPASAR – Personel Polsek Denpasar Barat mengamankan dua geladangan dan pengemis (gepeng) yang terbilang kaya. Punya uang jutaan, sepeda motor N-Max, hingga Hp mahal. Keduanya kerap mengamen dan meminta-minta di Simpang Teuku Umar Barat, Mahendradata, Denpasar. 

Kedua gepeng itu bernama Hariyanto, 41 asal Banyuwangi dan Wisono, 22 asal Jember, Jawa Timur. Mereka diamankan Selasa (26/4/2022) malam.

 

Yang mencengangkan, dari penangkapan keduanya polisi menemukan fakta mencengangkan. Di mana ditemukan uang tunai jutaan rupiah. Sebagian besar uang itu dalam pecahan seratus ribuan. Sisanya pecahan yang lebih kecil.

 

“Kami temukan uang tunai sebanyak Rp7.850.000,” terangnya, Rabu (27/4/2022) pagi.

Selain uang tunai, kedua pengamen dan pengemis itu juga memiliki HP android bernilai jutaan rupiah. Mereka juga membawa dan memiliki sepeda motor yang harganya cukup mahal. Yakni membawa sepeda motor Yamaha Nmax dan juga Honda Vario.

Untuk mengelabuhi, kedua sepeda motor itu mereka sembunyikan di semak-semak yang tak jauh dari lokasi mereka melakukan aksi minta-minta.

“Kami sedang menginterogasi terkait asal usul uang. Keterangan mereka berubah-ubah. Jadi kami dalami. Kalau sudah jelas, baru kami serahkan ke Pol PP,” tambahnya.

 

Selain itu, pihaknya juga menelusuri asal usul keluarga dan tempat tinggal mereka. Menurut Kompol Hendra Agustina, selama bulan puasa ini jumlah Gepeng di jalanan Denpasar memang mengalami peningkatan. Mereka memanfaatkan momen ini untuk meminta sedekah kepada masyarakat. 

 

Ulang gepeng di bulan puasa ini ada sedikit peningkatan. Sehingga berdasarkan perintah bapak Kapolresta Denpasar, anggotanya kini secara gentol merakukan razia Gepeng di jalanan. Sejumlah Gepeng yang diamankan akan diserahkan ke Satpol PP. 

 

“Ini hal yang menarik bagi kami. Dimana selama ini kita beranggapan gelandang dan pengemis ini kita anggap tidak punya uang. Tapi dari dua orang ini malah mereka punya uang banyak kendaraan dan hp. Ini contoh kasus dan akan kami telusuri,” pungkasnya. 



DENPASAR – Personel Polsek Denpasar Barat mengamankan dua geladangan dan pengemis (gepeng) yang terbilang kaya. Punya uang jutaan, sepeda motor N-Max, hingga Hp mahal. Keduanya kerap mengamen dan meminta-minta di Simpang Teuku Umar Barat, Mahendradata, Denpasar. 

Kedua gepeng itu bernama Hariyanto, 41 asal Banyuwangi dan Wisono, 22 asal Jember, Jawa Timur. Mereka diamankan Selasa (26/4/2022) malam.

 

Yang mencengangkan, dari penangkapan keduanya polisi menemukan fakta mencengangkan. Di mana ditemukan uang tunai jutaan rupiah. Sebagian besar uang itu dalam pecahan seratus ribuan. Sisanya pecahan yang lebih kecil.

 

“Kami temukan uang tunai sebanyak Rp7.850.000,” terangnya, Rabu (27/4/2022) pagi.

Selain uang tunai, kedua pengamen dan pengemis itu juga memiliki HP android bernilai jutaan rupiah. Mereka juga membawa dan memiliki sepeda motor yang harganya cukup mahal. Yakni membawa sepeda motor Yamaha Nmax dan juga Honda Vario.

Untuk mengelabuhi, kedua sepeda motor itu mereka sembunyikan di semak-semak yang tak jauh dari lokasi mereka melakukan aksi minta-minta.

“Kami sedang menginterogasi terkait asal usul uang. Keterangan mereka berubah-ubah. Jadi kami dalami. Kalau sudah jelas, baru kami serahkan ke Pol PP,” tambahnya.

 

Selain itu, pihaknya juga menelusuri asal usul keluarga dan tempat tinggal mereka. Menurut Kompol Hendra Agustina, selama bulan puasa ini jumlah Gepeng di jalanan Denpasar memang mengalami peningkatan. Mereka memanfaatkan momen ini untuk meminta sedekah kepada masyarakat. 

 

Ulang gepeng di bulan puasa ini ada sedikit peningkatan. Sehingga berdasarkan perintah bapak Kapolresta Denpasar, anggotanya kini secara gentol merakukan razia Gepeng di jalanan. Sejumlah Gepeng yang diamankan akan diserahkan ke Satpol PP. 

 

“Ini hal yang menarik bagi kami. Dimana selama ini kita beranggapan gelandang dan pengemis ini kita anggap tidak punya uang. Tapi dari dua orang ini malah mereka punya uang banyak kendaraan dan hp. Ini contoh kasus dan akan kami telusuri,” pungkasnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/