alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Pencuri Sesari di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Gelgel Tertangkap

SEMARAPURA – Personel Polsek Klungkung akhirnya berhasil mengamankan pelaku pencurian sesari di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Dusun Minggir Desa Gelgel, Senin (25/5).

Dia adalah Putu Edy Kurniawan, 34, warga asal Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.

Edy ditangkap di kosannya di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar pada hari itu juga sekitar pukul 18.00.

Usai ditangkap, dari hasil interograsi, Edy sudah tiga kali melakukan pencurian sesari di pura tersebut dan baru tertangkap setelah melakukan aksi ketiga.

Kapolsek Klungkung, Kompol I Nyoman Suparta, Selasa (26/5) membenarkan terkait penangkapan Edy.

Dijelaskan, pelaku berhasil diamankan berkat barang bukti berupa sepeda motor dengan sejumlah tanda pengenal diri yang tidak berhasil dibawanya dalam pelarian menghindari kepungan warga yang memergoki aksinya pencuriannya itu. “Kami amankan pelaku di kos-kosannya,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengungkapkan telah melakukan aksi pencurian sebanyak tiga kali, yakni tahu 2017, 2019 dan 2020.

Seluruh aksi pencuriannya itu dilakukan di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Dusun Minggir Desa Gelgel dan tidak pernah tertangkap. Adapun sasarannya adalah sesari yang berada di kotak sesari pura terebut. Pura itu berkali-kali menjadi target pelaku karena situasi pura yang sepi.

Baca Juga:  Dituduh Mencuri, Terdakwa Dilshod Alimov Justru Dikenal Dermawan

“Kasus sebelum-sebelumnya berupa pengaduan masyarakat. Untuk kasus pencurian kemarin akhirnya dilaporkan dengan kerugian Rp 3 juta. Sesarinya cukup banyak karena baru saja selesai odalan,” katanya.

Menurutnya, pelaku nekat mencuri karena pelaku butuh uang untuk menyalurkan hobi berjudinya. “Pelaku butuh uang karena yang bersangkutan bebotoh (penjudi),” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pencurian di pura dalem diketahui bermula ketika I Wayan Suarjana, 51 dan I Komang Diva Aditya Mahadira, 15 asal Dusun Pande Mas, Desa Kamasan Klungkung yang merupakan pengempon Pura Dalem Digde Setra Bugbugan datang ke pura untuk mekemit, Minggu (24/5).

Adapun Senin (25/5) sekitar pukul 00.05, Suarjana mendengar suara dari gendong dalem. Karena penasaran, Suarjana pun mencari sumber suara itu dan betapa terkejutnya dia melihat seorang laki-laki berada di depan kotak uang sesari. Melihat hal itu, Suarjana langsung berteriak maling. “Pelaku yang mendengar itu langsung lari dan melompat melewati tembok pura di sisi timur laut,” Suparta.

Baca Juga:  Berkali-Kali Curi Kotak Amal dan Sesari, Warga Baturiti Diciduk

Suarjana langsung menghubungi pecalang dan Linmas Desa Adat yang melaksanakan ronda di posko gotong-royong Covid-19 Desa Adat Gelgel. Mereka pun bersama-sama mencari yang diduga pelaku tersebut. Namun mereka tidak juga menemukan pelaku. “Namun ada sebuah sepeda motor Honda Beat putih DK 8649 KE terparkir di sebelah timur pura tersebut,” katanya.

Sepeda motor itu diduga milik pelaku. Adapun di dalam jok motor tersebut ditemukan KTP yang masa berlakunya sudah habis atas nama Putu Edy Kurniawan asal Kecamatan Seririt, Buleleng, kartu tilang dan juga kartu layanan kesehatan RS Sanjiwani. Dengan adanya barang bukti itu diharapkan pelaku segera ditemukan. 



SEMARAPURA – Personel Polsek Klungkung akhirnya berhasil mengamankan pelaku pencurian sesari di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Dusun Minggir Desa Gelgel, Senin (25/5).

Dia adalah Putu Edy Kurniawan, 34, warga asal Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.

Edy ditangkap di kosannya di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar pada hari itu juga sekitar pukul 18.00.

Usai ditangkap, dari hasil interograsi, Edy sudah tiga kali melakukan pencurian sesari di pura tersebut dan baru tertangkap setelah melakukan aksi ketiga.

Kapolsek Klungkung, Kompol I Nyoman Suparta, Selasa (26/5) membenarkan terkait penangkapan Edy.

Dijelaskan, pelaku berhasil diamankan berkat barang bukti berupa sepeda motor dengan sejumlah tanda pengenal diri yang tidak berhasil dibawanya dalam pelarian menghindari kepungan warga yang memergoki aksinya pencuriannya itu. “Kami amankan pelaku di kos-kosannya,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengungkapkan telah melakukan aksi pencurian sebanyak tiga kali, yakni tahu 2017, 2019 dan 2020.

Seluruh aksi pencuriannya itu dilakukan di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Dusun Minggir Desa Gelgel dan tidak pernah tertangkap. Adapun sasarannya adalah sesari yang berada di kotak sesari pura terebut. Pura itu berkali-kali menjadi target pelaku karena situasi pura yang sepi.

Baca Juga:  Maling Kotak Sesari Terekam CCTV, Sidik Jari Pelaku Diduga Tertinggal

“Kasus sebelum-sebelumnya berupa pengaduan masyarakat. Untuk kasus pencurian kemarin akhirnya dilaporkan dengan kerugian Rp 3 juta. Sesarinya cukup banyak karena baru saja selesai odalan,” katanya.

Menurutnya, pelaku nekat mencuri karena pelaku butuh uang untuk menyalurkan hobi berjudinya. “Pelaku butuh uang karena yang bersangkutan bebotoh (penjudi),” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pencurian di pura dalem diketahui bermula ketika I Wayan Suarjana, 51 dan I Komang Diva Aditya Mahadira, 15 asal Dusun Pande Mas, Desa Kamasan Klungkung yang merupakan pengempon Pura Dalem Digde Setra Bugbugan datang ke pura untuk mekemit, Minggu (24/5).

Adapun Senin (25/5) sekitar pukul 00.05, Suarjana mendengar suara dari gendong dalem. Karena penasaran, Suarjana pun mencari sumber suara itu dan betapa terkejutnya dia melihat seorang laki-laki berada di depan kotak uang sesari. Melihat hal itu, Suarjana langsung berteriak maling. “Pelaku yang mendengar itu langsung lari dan melompat melewati tembok pura di sisi timur laut,” Suparta.

Baca Juga:  Orangtua Bule Nicole Akan Diperiksa, Duh, Sang Ibu Sulit Dijerat Hukum

Suarjana langsung menghubungi pecalang dan Linmas Desa Adat yang melaksanakan ronda di posko gotong-royong Covid-19 Desa Adat Gelgel. Mereka pun bersama-sama mencari yang diduga pelaku tersebut. Namun mereka tidak juga menemukan pelaku. “Namun ada sebuah sepeda motor Honda Beat putih DK 8649 KE terparkir di sebelah timur pura tersebut,” katanya.

Sepeda motor itu diduga milik pelaku. Adapun di dalam jok motor tersebut ditemukan KTP yang masa berlakunya sudah habis atas nama Putu Edy Kurniawan asal Kecamatan Seririt, Buleleng, kartu tilang dan juga kartu layanan kesehatan RS Sanjiwani. Dengan adanya barang bukti itu diharapkan pelaku segera ditemukan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/