alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Lurah Padangsambian Baru Jabat Empat Bulan, Ajukan Cuti Sebelum Tewas

DENPASAR – Lurah Padangsambian, Denpasar Barat yang baru saja menjabat sekitar 4 bulan lalu, I Wayan Adi Sudiawan, ditemukan meninggal dunia Kamis pagi (27/6).

Korban ditemukan gantung diri di bangunan gudang di belakang rumahnya di Jalan Cokroaminoto, Gang Sari No. 1, Banjar Sedana Merta, Ubung, Denpasar Barat.

Meninggalnya Adi Sudiawan dibenarkan Camat Denpasar Barat A.A Ngurah Made Wijaya. “Iya benar. Saya baru saja pulang dari rumah duka,” ujar AA Ngurah Made Wijaya kepada Jawa Pos Radar Bali.

Disinggung mengenai penyebab kematian, Gung Wijaya tidak mengetahui secara pasti. Begitu juga saat disinggung apakah Lurah Padangsambian tersebut meninggal dengan jalan pintas.

“Tadi saya lihat keluarga menangis. Saya nggak enak menggali lebih dalam ke keluarganya (kenapa meninggal mendadak),” ungkapnya. 

Namun, lanjut Gung Wijaya, sepengetahuannya, Adi Sudiawan memang sempat beberapa kali opnama ke Rumah Sakit Wangaya.

“Yang saya tahu, beliau pertama di opname di RS Wangaya karena sakit jantung. Kalau nggak salah sampai tiga kali bolak balik opnama,” ujarnya.

Nah, terakhir sekitar pertengahan bulan Juli ini, Adi Sudiawan mengajukan surat cuti selama 1 bulan.

“Saya yang ACC surat cutinya. Beliau bilang mau istirahat satu bulan. Saya juga kasihan, daripada beliau beban, jadi saya bilang istirahat saja dulu,” ujarnya. 

Bagi Gung Wijaya, Adi Sudiawan yang baru saja dilantik pada Februari awal lalu ini sebagai lurah yang baik dan familiar. “Kalau ketemu saya, orangnya memang selalu ceria,” kenangnya. 



DENPASAR – Lurah Padangsambian, Denpasar Barat yang baru saja menjabat sekitar 4 bulan lalu, I Wayan Adi Sudiawan, ditemukan meninggal dunia Kamis pagi (27/6).

Korban ditemukan gantung diri di bangunan gudang di belakang rumahnya di Jalan Cokroaminoto, Gang Sari No. 1, Banjar Sedana Merta, Ubung, Denpasar Barat.

Meninggalnya Adi Sudiawan dibenarkan Camat Denpasar Barat A.A Ngurah Made Wijaya. “Iya benar. Saya baru saja pulang dari rumah duka,” ujar AA Ngurah Made Wijaya kepada Jawa Pos Radar Bali.

Disinggung mengenai penyebab kematian, Gung Wijaya tidak mengetahui secara pasti. Begitu juga saat disinggung apakah Lurah Padangsambian tersebut meninggal dengan jalan pintas.

“Tadi saya lihat keluarga menangis. Saya nggak enak menggali lebih dalam ke keluarganya (kenapa meninggal mendadak),” ungkapnya. 

Namun, lanjut Gung Wijaya, sepengetahuannya, Adi Sudiawan memang sempat beberapa kali opnama ke Rumah Sakit Wangaya.

“Yang saya tahu, beliau pertama di opname di RS Wangaya karena sakit jantung. Kalau nggak salah sampai tiga kali bolak balik opnama,” ujarnya.

Nah, terakhir sekitar pertengahan bulan Juli ini, Adi Sudiawan mengajukan surat cuti selama 1 bulan.

“Saya yang ACC surat cutinya. Beliau bilang mau istirahat satu bulan. Saya juga kasihan, daripada beliau beban, jadi saya bilang istirahat saja dulu,” ujarnya. 

Bagi Gung Wijaya, Adi Sudiawan yang baru saja dilantik pada Februari awal lalu ini sebagai lurah yang baik dan familiar. “Kalau ketemu saya, orangnya memang selalu ceria,” kenangnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/