alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Sempat Berusaha Bangun, De Budi Tewas di TKP Akibat Kehabisan Darah

DENPASAR-Bukti kesadisan pelaku utama Wayan Sadia alias Wayan Sinar membacok Korban Gede Budiarsana alias De Budi, 34, secara membabi buta akhirnya diungkap polisi.

Seperti disampaikan Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Senin (26/7).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban Gede Budiarsana, diduga kuat, korban tewas akibat kehabisan darah.

“Diduga saat itu korban kehabisan darah. Akibatnya meninggal di lokasi,” ungkap Kombes Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat dan Kapolsek Denpasar Barat Kompol Dody Monza di Mapolresta Denpasar

Selain itu, dari hasil pemeriksaan jenazah, imbuh mantan Wadir Krimsus Polda Papua Barat ini, tim forensic RSUP Sanglah Denpasar juga temukan 6 (enam) luka terbuka di sekujur tubuhnya.

Baca Juga:  Rumah dan Mobil Dosen di Objek Wisata Ternama Dirusak Pelaku Misterius

Keenam luka terbuka itu, yakni pada kepala samping kiri, kepala bagian belakang, lengan kiri bawah, lengan kiri atas, paha kanan, dan lengan bawah.  

Terkait pernyataan kapolresta, hal ini juga dikuatkan dengan beredarnya video korban penebasan.

- Advertisement -

Bahkan sebelum dinyatakan tewas di TKP, tampak korban sempat masih terlihat bergerak dan berusaha bangun usai ditebas di bagian kepala oleh Tersangka I Wayan Sidia alias Wayan Sinar di Simpang Jalan Subur-Kalimutu, Monang-Maning, Denpasar Barat, pada Jumat (23/7) sore lalu.

- Advertisement -

DENPASAR-Bukti kesadisan pelaku utama Wayan Sadia alias Wayan Sinar membacok Korban Gede Budiarsana alias De Budi, 34, secara membabi buta akhirnya diungkap polisi.

Seperti disampaikan Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Senin (26/7).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban Gede Budiarsana, diduga kuat, korban tewas akibat kehabisan darah.

“Diduga saat itu korban kehabisan darah. Akibatnya meninggal di lokasi,” ungkap Kombes Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat dan Kapolsek Denpasar Barat Kompol Dody Monza di Mapolresta Denpasar

Selain itu, dari hasil pemeriksaan jenazah, imbuh mantan Wadir Krimsus Polda Papua Barat ini, tim forensic RSUP Sanglah Denpasar juga temukan 6 (enam) luka terbuka di sekujur tubuhnya.

Baca Juga:  Aniaya Polisi saat Tugas Patroli, Oknum Anggota Ormas Itu Ngaku Mabuk

Keenam luka terbuka itu, yakni pada kepala samping kiri, kepala bagian belakang, lengan kiri bawah, lengan kiri atas, paha kanan, dan lengan bawah.  

Terkait pernyataan kapolresta, hal ini juga dikuatkan dengan beredarnya video korban penebasan.

Bahkan sebelum dinyatakan tewas di TKP, tampak korban sempat masih terlihat bergerak dan berusaha bangun usai ditebas di bagian kepala oleh Tersangka I Wayan Sidia alias Wayan Sinar di Simpang Jalan Subur-Kalimutu, Monang-Maning, Denpasar Barat, pada Jumat (23/7) sore lalu.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/