Rabu, 26 Jan 2022
Radar Bali
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Penemuan Orok di Badung

Orok yang Dibuang di Dam di Badung Diduga Hasil Hubungan Gelap

27 September 2021, 14: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Orok yang Dibuang di Dam di Badung Diduga Hasil Hubungan Gelap

Polisi saat mengidentifikasi orok di Dam Tanah Putih, Darmasaba, Abiansemal, Badung, Senin (27/9). (IST)

Share this      

Pembuangan orok di tengah pandemi Covid-19 tetap saja terjadi. Seperti yang terungkap di Dam Tanah Putih, Darmasaba, Abiansemal, Badung, Senin (27/9). Lantas, dari mana datangnya orok tersebut?

Marcel Pampur, Badung

MATA I Made Lanus tiba-tiba terpaku pada segumpal bangkai. Dia mengira, itu adalah bangkai tikus.

Baca juga: Jaksa JUHM Akui Pukul Mulut Pelapor karena Dipukul Lebih Dulu di Perut

Setelah didekati, perkiraannya salah. Itu bukan bangkai tikus. Melainkan sesosok bayi manusia. Dalam kondisi mati.

Peristiwa itu terjadi sekitar di Dam Tanah Putih, Banjar Bucu, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, Senin (27/9/2021) sekitar pukul 07.30 WITA.

Sebelumnya, sekitar pukul 06.00 WITA, Lanus ke sawah untuk menengok tanaman padinya. Ia memag petani.

Sekitar pukul 07.00 WITA, Lanus ke Dam Tanah Putih dekat sawahnya untuk mencuci kaki.

Nah, saat  mendekati air dam, ia melihat seonggok daging. Awalnya dikira tikus, ternyata itu bayi manusia. Ia pun kaget.

"Awalnya dikira merupakan bangkai tikus. Setelah dilihat lebih dekat ternyata orok bayi,” kata Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana, Senin (27/9/2021).

Atas temuan itu, Lanus menyampaikan kepada adiknya bernama Kadek Wija yang juga berada di lokasi tersebut.

Temuan itu kemudian langsung dilaporkan ke pecalang Desa Adat Tegal Darmasaba yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

"Diduga bayi tersebut berumur antara 3 sampai 4 bulan. Namun jenis kelamin tidak terlihat dengan mata bayi sudah tidak ada namun masih ada tali pusar, dimungkinkan bayi tersebut sudah dibuang sehari sebelumnya," bebernya. 

Kini kasus ini dalam penyelidikan aparat kepolisian. Termasuk untuk mencari tahu siapa orang yang tega membuang bayi yang diduga hasil hubungan gelap tersebut.

Diduga, orok itu sengaja dibuang karena merupakan hasil hubungan gelap.

"Diduga bayi tersebut hasil dari hubungan gelap, karena tidak ingin diketahui ataupun merasa malu sehingga membuang bayinya di saluran sungai Dam Tanah Putih," kata Sudana.

(rb/mar/yor/JPR)


 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia