alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Tabung Elpiji Meledak, Empat Kamar Kos Terbakar

DENPASAR-Diduga karena kebocoran gas, sebuah tabung elpiji meledak.

 

Akibat ledakan tabung elpiji, itu empat kamar kos milik I Nyoman Dunia, di Jalan Raya Sesetan Gang Beo No. 6 Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (26/10) sekitar pukul 21.30 malam hangus dilalap api.

 

Kapolsek Denpasar Selatan, kompol Nyoman Wirajaya mengatakan,hingga musibah kebakaran terjadi berawal dari munculnya api dari dapur umum kos sebalah Timur. Kemunculan api itu dilihat pertama kali oleh seorang saksi bernama Roy Handoyo yang juga merupakan penghuni kos.

 

Melihat hal itu, saksi sempat berusaha memadamkan api sambil memanggil beberapa rekannya.

 

Namun sayang, api dengan cepat membesar merambat ke bangunan lainnya. Melihat hal itu, anak dari pemilik kos langsung menghubungi mobil pemadam kebakaran.

 

 

“Api diperkirakan dari tabung gas elpiji karena saksi langsung mengecek di dapur,” kata Kompol Nyoman Wirajaya, Sabtu (27/10).

 

Api yang kian membesar membuat para penghuni kos panik.

 

 Mereka berusaha menyelamatkan sejumlah harta benda dari amukan api.

 

Meski ada beberapa yang berhasil di selamatkan, sebagian lainnga telah hangus. Seperti barang elektronik, perlengkapan rumah kosan lainnya.

 

Tidak berlangsung lama, tiga buah mobil pemadam kebaran yang tiba di lokasi langsung berusaha memadamkan api dibantu oleh warga sekitar.

 

Hingga akhirnya, api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian.

 

Sementara akibat peristiwa ini, kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah



DENPASAR-Diduga karena kebocoran gas, sebuah tabung elpiji meledak.

 

Akibat ledakan tabung elpiji, itu empat kamar kos milik I Nyoman Dunia, di Jalan Raya Sesetan Gang Beo No. 6 Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (26/10) sekitar pukul 21.30 malam hangus dilalap api.

 

Kapolsek Denpasar Selatan, kompol Nyoman Wirajaya mengatakan,hingga musibah kebakaran terjadi berawal dari munculnya api dari dapur umum kos sebalah Timur. Kemunculan api itu dilihat pertama kali oleh seorang saksi bernama Roy Handoyo yang juga merupakan penghuni kos.

 

Melihat hal itu, saksi sempat berusaha memadamkan api sambil memanggil beberapa rekannya.

 

Namun sayang, api dengan cepat membesar merambat ke bangunan lainnya. Melihat hal itu, anak dari pemilik kos langsung menghubungi mobil pemadam kebakaran.

 

 

“Api diperkirakan dari tabung gas elpiji karena saksi langsung mengecek di dapur,” kata Kompol Nyoman Wirajaya, Sabtu (27/10).

 

Api yang kian membesar membuat para penghuni kos panik.

 

 Mereka berusaha menyelamatkan sejumlah harta benda dari amukan api.

 

Meski ada beberapa yang berhasil di selamatkan, sebagian lainnga telah hangus. Seperti barang elektronik, perlengkapan rumah kosan lainnya.

 

Tidak berlangsung lama, tiga buah mobil pemadam kebaran yang tiba di lokasi langsung berusaha memadamkan api dibantu oleh warga sekitar.

 

Hingga akhirnya, api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian.

 

Sementara akibat peristiwa ini, kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/