alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Tertimbun Semalaman, Marvel Akhirnya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal

GIANYAR – Korban longsor terakhir di tebing area rafting di kawasan Banjar Begawan, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali akhirnya ditemukan.

Sayangnya saat pencarian hari kedua, pada Jumat (26/11), korban Marvel Wijaya, 8, ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Korban langsung dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, menyatakan, pencarian di hari pertama terpaksa ditunda.

Dengan alasan, selain hari sudah gelap dan medan terjal, kondisi cuaca juga kembali turun hujan.

“Evakuasi terhadap satu orang korban ini dilanjutkan Jumat pagi bersama tim gabungan dari Basarnas Bali, BPBD Gianyar,  Polsek Payangan, personil Kodim Gianyar, SAR Polda Bali, Satbrimobda Polda Bali, serta warga sekitar,” ujarnya, kemarin.

Baca Juga:  Mimih…Gempa 6.2 SR, Kori dan Bale Kulkul Merajan Gede Rontok

Dalam pencarian hari kedua, karena seluruh peralatan untuk evakuasi sudah berada di bawah, maka tim langsung turun dan melakukan evakuasi.

Pencarian korban tanah longsor yang masih tertimbun dilakukan dengan menggunakan alat tambahan berupa waterjet. Yakni berupa alat semprot lumpur.

Usai ditemukan, Jasad korban langsung dimasukkan kantong jenazah. Kemudian ditandu menuju mobil ambulans PMI Gianyar DK 9003 K yang sudah siaga di atas tebing.

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSUP Sanglah di Denpasar.

- Advertisement -

- Advertisement -

GIANYAR – Korban longsor terakhir di tebing area rafting di kawasan Banjar Begawan, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali akhirnya ditemukan.

Sayangnya saat pencarian hari kedua, pada Jumat (26/11), korban Marvel Wijaya, 8, ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Korban langsung dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar.


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, menyatakan, pencarian di hari pertama terpaksa ditunda.

Dengan alasan, selain hari sudah gelap dan medan terjal, kondisi cuaca juga kembali turun hujan.

“Evakuasi terhadap satu orang korban ini dilanjutkan Jumat pagi bersama tim gabungan dari Basarnas Bali, BPBD Gianyar,  Polsek Payangan, personil Kodim Gianyar, SAR Polda Bali, Satbrimobda Polda Bali, serta warga sekitar,” ujarnya, kemarin.

Baca Juga:  SADIS! Anus Security Dimasuki Plastik Perampok ATM Mybank

Dalam pencarian hari kedua, karena seluruh peralatan untuk evakuasi sudah berada di bawah, maka tim langsung turun dan melakukan evakuasi.

Pencarian korban tanah longsor yang masih tertimbun dilakukan dengan menggunakan alat tambahan berupa waterjet. Yakni berupa alat semprot lumpur.

Usai ditemukan, Jasad korban langsung dimasukkan kantong jenazah. Kemudian ditandu menuju mobil ambulans PMI Gianyar DK 9003 K yang sudah siaga di atas tebing.

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSUP Sanglah di Denpasar.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/