29.8 C
Denpasar
Sunday, June 4, 2023

Mengaku Cuma Mau Memperdaya Cewek Michat, tapi Kok Pakai Kabel Rol, ya Tewas

DENPASAR, Radar Bali.id– Pengakuan janggal disampaikan Aryo Puspo, si pelaku pembunuhan  cewek Michat,  Aluna Sagita, 26. Ini karena dia dalam pengakuannya kepada polisi maunya hendak memperdaya korban saja. Bukan membunuh.

Tetapi yang dilakukan adalah menjeratnya dengan memakai kabel rol yang kuat. Seperti diketahui, yang namanya kabel rol tentu ada kawat tembaganya. Kawat tembaga penghantar listrik. Ya, tentu saja setelah dijerat si cewek Michat itu tewas. Bukan pingsan.

“Maunya dia, saat korban tidak berdaya, dia akan menguras barang barang korban berupa ponsel dan uang,” jelas Kapolsek Densel, Kompol I Made Teja Permana,  terkait fakta kejadian pembunuhan cewek Michat. Namun upaya yang dilakukan Aryo   ternyata malah menewaskan korban.

Baca Juga:  FBI Datangi Polda Bali, Ada Apa?

Menurut Aryo, dia kabur dalam keadaan panik. Tapi, meskipun mengaku panik, karena memang mengincar barang berharga milik korban,  setelah membunuh, tetap saja dia pergi meninggalkan  korban  dengan membawa kabur tiga  ponsel milik Aluna Sagita,  kabur meninggalkan korban yang tewas dalam keadaan bugil.

Polisi akhirnya ditangkap di kamar kos-kosannya di Jalan Serma Gede, Desa Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat. Saat disergap Polisi, kaki Aryo dihadiahi timas panas karena mencoba kabur dan melawan petugas sewaktu mau ditangkap.

Aryo antara lain dijerat pasal 338 KUHP, yakni  tentang pembunuhan dengan pidana penjara 15 tahun dan atau pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan pidana penjara 15 tahun. [andre sulla/radar

Baca Juga:  Pembunuhan Cewek Michat Berlangsung 39 Adegan, Begini Kronologis Rekonstruksinya


DENPASAR, Radar Bali.id– Pengakuan janggal disampaikan Aryo Puspo, si pelaku pembunuhan  cewek Michat,  Aluna Sagita, 26. Ini karena dia dalam pengakuannya kepada polisi maunya hendak memperdaya korban saja. Bukan membunuh.

Tetapi yang dilakukan adalah menjeratnya dengan memakai kabel rol yang kuat. Seperti diketahui, yang namanya kabel rol tentu ada kawat tembaganya. Kawat tembaga penghantar listrik. Ya, tentu saja setelah dijerat si cewek Michat itu tewas. Bukan pingsan.

“Maunya dia, saat korban tidak berdaya, dia akan menguras barang barang korban berupa ponsel dan uang,” jelas Kapolsek Densel, Kompol I Made Teja Permana,  terkait fakta kejadian pembunuhan cewek Michat. Namun upaya yang dilakukan Aryo   ternyata malah menewaskan korban.

Baca Juga:  Pelaku Pembunuh Cewek Michat di Denpasar Diringkus

Menurut Aryo, dia kabur dalam keadaan panik. Tapi, meskipun mengaku panik, karena memang mengincar barang berharga milik korban,  setelah membunuh, tetap saja dia pergi meninggalkan  korban  dengan membawa kabur tiga  ponsel milik Aluna Sagita,  kabur meninggalkan korban yang tewas dalam keadaan bugil.

Polisi akhirnya ditangkap di kamar kos-kosannya di Jalan Serma Gede, Desa Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat. Saat disergap Polisi, kaki Aryo dihadiahi timas panas karena mencoba kabur dan melawan petugas sewaktu mau ditangkap.

Aryo antara lain dijerat pasal 338 KUHP, yakni  tentang pembunuhan dengan pidana penjara 15 tahun dan atau pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan pidana penjara 15 tahun. [andre sulla/radar

Baca Juga:  Pembunuhan Cewek Michat Berlangsung 39 Adegan, Begini Kronologis Rekonstruksinya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru