alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Pelaku Jambret Menggila, Desa Dihimbau Tingkatkan Patroli

SINGARAJA– Pihak kepolisian mengimbau agar aparatur desa dinas dan desa adat turut berpartisipasi aktif melakukan patroli. Sehingga upaya pencegahan peristiwa kriminal dapat dioptimalkan. Apalagi kini peristiwa penjambretan tengah menjadi perhatian publik.

 

Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan para perbekel dan bendesa adat di wilayah Kecamatan Sukasada. Polisi meminta agar desa dinas mengaktifkan pasukan linmas, sementara desa adat mengoptimalkan peran pecalang.

 

Menurutnya polisi telah meningkatkan patroli. Utamanya di kawasan rawan. Seperti di Desa Panji, Desa Panji Anom, Desa Sambangan, serta jalur shortcut Singaraja-Denpasar. “Anggota sudah kami terjunkan patroli rutin. Tapi kalau tidak diimbangi dengan pam swakarsa di desa, pasti kewalahan juga. Jadi kami meminta agar linmas dan pecalang bisa melakukan patroli imbangan,” kata Agus Dwi saat dihubungi Jumat (27/5).

 

Menurutnya bantuan personel dari linmas dan pecalang sangat efektif mencegah tindak kriminal. Seperti yang dilakukan Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Personel linmas kini aktif melakukan patroli di beberapa lokasi yang dianggap rawan.

 

Pasukan linmas biasanya melakukan patroli pada pagi hari saat para ibu berangkat ke pasar dan saat anak berangkat ke sekolah, siang hari saat anak-anak pulang sekolah, serta sore hari saat warga keluar untuk membeli tambahan lauk.

 

“Karena kamera CCTV minim dan penerangan jalan masih kurang, maka dukungan patroli dari mereka sangat membantu. Jadi dengan patroli rutin, peluang orang berbuat kejahatan bisa dicegah. Karena kejahatan itu kan terjadi saat ada peluang,” katanya.

 

Sementara itu, Perbekel Panji Jro Mangku Made Ariawan mengatakan, pihaknya sengaja meminta agar personel linmas melakukan patroli. Sebab peristiwa penjambretan sempat terjadi di Desa Panji pada Sabtu (21/5) pekan lalu. Aksi kriminal itu sangat meresahkan masyarakat. Karena terjadi pada siang bolong.

 

“Biasanya linmas kami kan hanya patroli saat malam hari. Sekarang kami minta patroli pagi hari dan siang hari juga. Jadwalnya diatur. Supaya masyarakat juga merasa aman saat beraktivitas,” tegasnya. (eps)

 



SINGARAJA– Pihak kepolisian mengimbau agar aparatur desa dinas dan desa adat turut berpartisipasi aktif melakukan patroli. Sehingga upaya pencegahan peristiwa kriminal dapat dioptimalkan. Apalagi kini peristiwa penjambretan tengah menjadi perhatian publik.

 

Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan para perbekel dan bendesa adat di wilayah Kecamatan Sukasada. Polisi meminta agar desa dinas mengaktifkan pasukan linmas, sementara desa adat mengoptimalkan peran pecalang.

 

Menurutnya polisi telah meningkatkan patroli. Utamanya di kawasan rawan. Seperti di Desa Panji, Desa Panji Anom, Desa Sambangan, serta jalur shortcut Singaraja-Denpasar. “Anggota sudah kami terjunkan patroli rutin. Tapi kalau tidak diimbangi dengan pam swakarsa di desa, pasti kewalahan juga. Jadi kami meminta agar linmas dan pecalang bisa melakukan patroli imbangan,” kata Agus Dwi saat dihubungi Jumat (27/5).

 

Menurutnya bantuan personel dari linmas dan pecalang sangat efektif mencegah tindak kriminal. Seperti yang dilakukan Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Personel linmas kini aktif melakukan patroli di beberapa lokasi yang dianggap rawan.

 

Pasukan linmas biasanya melakukan patroli pada pagi hari saat para ibu berangkat ke pasar dan saat anak berangkat ke sekolah, siang hari saat anak-anak pulang sekolah, serta sore hari saat warga keluar untuk membeli tambahan lauk.

 

“Karena kamera CCTV minim dan penerangan jalan masih kurang, maka dukungan patroli dari mereka sangat membantu. Jadi dengan patroli rutin, peluang orang berbuat kejahatan bisa dicegah. Karena kejahatan itu kan terjadi saat ada peluang,” katanya.

 

Sementara itu, Perbekel Panji Jro Mangku Made Ariawan mengatakan, pihaknya sengaja meminta agar personel linmas melakukan patroli. Sebab peristiwa penjambretan sempat terjadi di Desa Panji pada Sabtu (21/5) pekan lalu. Aksi kriminal itu sangat meresahkan masyarakat. Karena terjadi pada siang bolong.

 

“Biasanya linmas kami kan hanya patroli saat malam hari. Sekarang kami minta patroli pagi hari dan siang hari juga. Jadwalnya diatur. Supaya masyarakat juga merasa aman saat beraktivitas,” tegasnya. (eps)

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/