alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Digulung Ombak Pantai Seminyak, Pasangan Kakak–Adik Asal Jateng Tewas

DENPASAR – Kabar duka menimpa warga Perum Graha Candi Golf Panorama II/8, Tembalang Semarang, Jawa Tengah.

Pasangan kakak adik Joel Kristanday, 18, dan Giano Natasha Kristanday, 20, tewas setelah digulung ombak saat mandi di Pantai Seminyak, Kuta, Badung, Senin (27/7) sekitar pukul 11.40.

Insiden korban digulung ombak pertama kaki diketahui pengunjung pantai. Mereka lalu melapor ke Balawista atas nama Putu Sandy Adnyana, 40, dan Kadek Guna Dwipayan, 42.

Mereka lalu menyelamatkan korban. Setelah dievakuasi ke daratan, keduanya kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun, meninggal sebelum mendapat perawatan tim medis.

Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol I Wayan Kesuma Jaya membenarkan insiden yang menimpa korban.

Baca Juga:  Geger, Warga Temukan Jasad Bayi di Selokan Air

“Setelah mendapatkan informasi ada dua pelajar kakak beradik terseret arus, kami langsung datang ke TKP,” beber Kompol Wayan Kesuma Jaya kemarin.

Pihaknya bersama tim gabungan langsung melakukan pengecekan dan pencarian ke TKP. Upaya pencarian pun berhasil dilakukan.

“Mereka ditemukan dalam keadaan pingsan. Kemudian petugas balawista melakukan evakuasi ke darat,” timpalnya.
Selanjutnya korban Joel Kristanday dibawa ke RS Siloam, sedangkan korban Giano Natasha Kristanday diarahkan ke UGD RS Sanglah.

Berdasar informasi dari Tim Medis RS Siloam Kuta dan RS Sanglah Denpasar, keduanya telah meninggal dunia di RS yang berbeda.

“Kakak beradik yang berlibur di Bali dan menginap di Hotel Anantara Jalan Camplung Tanduk ini meninggal di rumah sakit berbeda,” tuturnya. 

Baca Juga:  Guru Yoga Asal India Diciduk, Polisi Temukan Ini


DENPASAR – Kabar duka menimpa warga Perum Graha Candi Golf Panorama II/8, Tembalang Semarang, Jawa Tengah.

Pasangan kakak adik Joel Kristanday, 18, dan Giano Natasha Kristanday, 20, tewas setelah digulung ombak saat mandi di Pantai Seminyak, Kuta, Badung, Senin (27/7) sekitar pukul 11.40.

Insiden korban digulung ombak pertama kaki diketahui pengunjung pantai. Mereka lalu melapor ke Balawista atas nama Putu Sandy Adnyana, 40, dan Kadek Guna Dwipayan, 42.

Mereka lalu menyelamatkan korban. Setelah dievakuasi ke daratan, keduanya kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun, meninggal sebelum mendapat perawatan tim medis.

Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol I Wayan Kesuma Jaya membenarkan insiden yang menimpa korban.

Baca Juga:  Keterangan Saksi Meringankan, WNA Uzbekistan Minta Keadilan

“Setelah mendapatkan informasi ada dua pelajar kakak beradik terseret arus, kami langsung datang ke TKP,” beber Kompol Wayan Kesuma Jaya kemarin.

Pihaknya bersama tim gabungan langsung melakukan pengecekan dan pencarian ke TKP. Upaya pencarian pun berhasil dilakukan.

“Mereka ditemukan dalam keadaan pingsan. Kemudian petugas balawista melakukan evakuasi ke darat,” timpalnya.
Selanjutnya korban Joel Kristanday dibawa ke RS Siloam, sedangkan korban Giano Natasha Kristanday diarahkan ke UGD RS Sanglah.

Berdasar informasi dari Tim Medis RS Siloam Kuta dan RS Sanglah Denpasar, keduanya telah meninggal dunia di RS yang berbeda.

“Kakak beradik yang berlibur di Bali dan menginap di Hotel Anantara Jalan Camplung Tanduk ini meninggal di rumah sakit berbeda,” tuturnya. 

Baca Juga:  Alamak…Dana Hibah Rp 70 Juta Tak Jelas, Dua Tersangka Saling Tuduh

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/