alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Ban Mobil Kijang Meletus, Masuk Jurang, Pensiunan Kepala Sekolah Tewas

GIANYAR – Nahas dialami sopir Toyota Kijang Rover DK 1557 GL, I Nyoman Asta Antara, 64. Mobil warna biru itu masuk ke dalam jurang Tukad Sangsang di Jalan Raya Samplangan, Selasa (27/8) kemarin.

Mobilnya ringsek dan pensiunan kepala sekolah itupun meninggal dunia. Menurut salah satu saksi yang juga pemilik kios, Nengah Juni, awalnya mendengar suara benturan keras.

“Kemudian saya keluar kios, ternyata saya lihat ada mobil menabrak pembatas jembatan dan masuk ke dalam sungai,” ujar Nengah Juli.

Pembatas jembatan rusak. Sedangkan, mobil berada di bawah terendam sungai. Kondisi mobil dalam keadaan ringsek.

Kanitlantas Polsek Kota Gianyar Iptu Ketut Muliarta mengaku langsung mengevakuasi korban pasca kejadian.

Baca Juga:  VIRAL! Pemotor Tewas Tertimpa Pohon Pule di Tukad Pakerisan Denpasar

“Ketika ditarik, tubuh korban masih gerak,” ujar Iptu Muliarta, di lokasi kejadian kemarin. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sanjiwani Gianyar.

“Tapi informasinya pengemudi meninggal dunia di rumah sakit,” jelasnya. Iptu Muliarta mengatakan,

polisi langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasilnya, korban yang tinggal di Desa Sidan, Kecamatan Gianyar itu datang dari arah barat menuju timur. Sampai di jembatan tukad Sangsang, diduga, salah satu ban mobil meledak saat melaju.

Sehingga menyebabkan mobil oleng dan masuk jurang. “Itu baru dugaan. Untuk kepastian, kami belum tahu karena kondisi ban mobil terendam air,” jelasnya.

Mengenai nasib mobil yang berada di jurang kedalaman kurang lebih 15 meter, masih dilakukan koordinasi.

Baca Juga:  Diduga Palsukan Dokumen Surat, Perbekel Bungkulan Jadi Tersangka

“Kami akan koordinasi dulu dengan keluarganya. Karena kondisi mobil ini sudah rusak, apakah mau ditarik atau tidak,” jelasnya.

 



GIANYAR – Nahas dialami sopir Toyota Kijang Rover DK 1557 GL, I Nyoman Asta Antara, 64. Mobil warna biru itu masuk ke dalam jurang Tukad Sangsang di Jalan Raya Samplangan, Selasa (27/8) kemarin.

Mobilnya ringsek dan pensiunan kepala sekolah itupun meninggal dunia. Menurut salah satu saksi yang juga pemilik kios, Nengah Juni, awalnya mendengar suara benturan keras.

“Kemudian saya keluar kios, ternyata saya lihat ada mobil menabrak pembatas jembatan dan masuk ke dalam sungai,” ujar Nengah Juli.

Pembatas jembatan rusak. Sedangkan, mobil berada di bawah terendam sungai. Kondisi mobil dalam keadaan ringsek.

Kanitlantas Polsek Kota Gianyar Iptu Ketut Muliarta mengaku langsung mengevakuasi korban pasca kejadian.

Baca Juga:  SADIS! Tolak Menepi, Warga Banjar Ditembak Diatas Motor

“Ketika ditarik, tubuh korban masih gerak,” ujar Iptu Muliarta, di lokasi kejadian kemarin. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sanjiwani Gianyar.

“Tapi informasinya pengemudi meninggal dunia di rumah sakit,” jelasnya. Iptu Muliarta mengatakan,

polisi langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasilnya, korban yang tinggal di Desa Sidan, Kecamatan Gianyar itu datang dari arah barat menuju timur. Sampai di jembatan tukad Sangsang, diduga, salah satu ban mobil meledak saat melaju.

Sehingga menyebabkan mobil oleng dan masuk jurang. “Itu baru dugaan. Untuk kepastian, kami belum tahu karena kondisi ban mobil terendam air,” jelasnya.

Mengenai nasib mobil yang berada di jurang kedalaman kurang lebih 15 meter, masih dilakukan koordinasi.

Baca Juga:  NGERI! Nekat Bonceng Tiga, Pemudik Masuk Jurang di Tegalalang Bali

“Kami akan koordinasi dulu dengan keluarganya. Karena kondisi mobil ini sudah rusak, apakah mau ditarik atau tidak,” jelasnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/