28.5 C
Denpasar
Thursday, December 1, 2022

HEBOH! Diduga Alami Depresi Berat, PNS di Klungkung Tewas Gantung Diri

SEMARAPURA-Diduga mengalami depresi berat, I Komang Wijaya, 37, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Klungkung, Senin (28/9) nekat mengakhiri hidup dengan cara tragis.

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas sebagai staf administrasi di Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (LHP) Kabupaten Klungkung ini, nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Sontak, akibat aksi ulahpati yang dilakukan Wijaya membuat gempar warga sekitar.

Kapolsek Klungkung, Kompol I Nyoman Suparta saat dikonfirmasi membenarkan dengan kasus bunuh diri yang dilakukan salah satu ASN di lingkungan Pemkab Klungkung.

Dijelaskan, kronologi terungkapnya kasus gantung diri ini, berawal dari istri korban, Ni Luh Yulianti, 20, yang menginformasikan ke ayah korban, I Nyoman Suenten, 58, bahwa suaminya (Korban Komang Wijaya) tidak ada di rumah sekitar pukul 23.30 WITA.

Baca Juga:  Terkendala Arus, Pencarian Wisatawan India Masih Nihil Hasil

Usai menerima informasi, saksi Suenten bersama Yulianti kemudian mencari Wijaya di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Rama Kelurahan Semarapura Klod Kangin Klungkung.

“Istri korban (Saksi Ni Luh Yulianti) kemudian berinisiatif mencari Wijaya di bangunan rumah yang belum selesai dan berada di depan tempat tinggalnya dengan bantuan senter HP,” jelas AKP Suparta

Betapa terkejutnya, saat mencoba menyorotkan sinar senter HP, Yulianti menemukan suaminya (Korban Wijaya) sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi leher tergantung dengan menggunakan kain motif batik.

Atas peristiwa itu, pihak keluarga korban langsung melapor ke Polres Klungkung.

“Dari pemeriksaan luar oleh unit Identifikasi Polres Klungkung tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Wijaya. Rencana Wijaya akan dibawa ke rumah orang tuanya,” katanya.

Baca Juga:  Jadi Korban Tabrak Lari saat Joging, Kaur Pemerintahan Akhirnya Tewas


SEMARAPURA-Diduga mengalami depresi berat, I Komang Wijaya, 37, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Klungkung, Senin (28/9) nekat mengakhiri hidup dengan cara tragis.

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas sebagai staf administrasi di Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (LHP) Kabupaten Klungkung ini, nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Sontak, akibat aksi ulahpati yang dilakukan Wijaya membuat gempar warga sekitar.

Kapolsek Klungkung, Kompol I Nyoman Suparta saat dikonfirmasi membenarkan dengan kasus bunuh diri yang dilakukan salah satu ASN di lingkungan Pemkab Klungkung.

Dijelaskan, kronologi terungkapnya kasus gantung diri ini, berawal dari istri korban, Ni Luh Yulianti, 20, yang menginformasikan ke ayah korban, I Nyoman Suenten, 58, bahwa suaminya (Korban Komang Wijaya) tidak ada di rumah sekitar pukul 23.30 WITA.

Baca Juga:  Usai Jongkrak Pelacur, Anak Muda Ini Curi HP Si Cewek di Lokalisasi

Usai menerima informasi, saksi Suenten bersama Yulianti kemudian mencari Wijaya di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Rama Kelurahan Semarapura Klod Kangin Klungkung.

“Istri korban (Saksi Ni Luh Yulianti) kemudian berinisiatif mencari Wijaya di bangunan rumah yang belum selesai dan berada di depan tempat tinggalnya dengan bantuan senter HP,” jelas AKP Suparta

Betapa terkejutnya, saat mencoba menyorotkan sinar senter HP, Yulianti menemukan suaminya (Korban Wijaya) sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi leher tergantung dengan menggunakan kain motif batik.

Atas peristiwa itu, pihak keluarga korban langsung melapor ke Polres Klungkung.

“Dari pemeriksaan luar oleh unit Identifikasi Polres Klungkung tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Wijaya. Rencana Wijaya akan dibawa ke rumah orang tuanya,” katanya.

Baca Juga:  Diduga Terlibat Tipu-tipu Jual Motor, Emak-emak Polisikan Oknum Polisi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/