alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Jatuh ke Jurang Usai Foto Selfie, Jasad Bule Belarusia Terseret Arus

KUTA SELATAN – Tim gabungan masih berusaha mengevakuasi jenazah wisatawan asing asal Belarusia bernama Barbushyn Siarhei yang jatuh di dasar jurang Karang Boma, Pecatu, Badung, Senin (28/10) siang ini.

Namun, upaya evakuasi tidak semudah seperti dibayangkan. Medan yang sulit dan keberadaan korban yang berada di dasar jurang menyulitkan petugas mengevakuasi jasadnya.

Air pasang menambah sulitnya proses evakuasi. Sampai detik ini, jasad korban belum ditemukan. Informasinya, jasad korban hanyut terbawa arus pantai selatan yang dikenal ganas.

Pasalnya, Sabtu (27/10) sore saat korban terjatuh, jenasahnya masih terlihat dari atas tebing. “Jenasah korban belum ditemukan,” ujar Kapolsek Kuta Selatan Kompol Yusak Agustinus, Senin (28/10) siang.

Baca Juga:  NGERI! Jatuh dari Atap Vila di Jimbaran, Bule Italia Tewas Mengenaskan

Karena jenasah korban sudah terbawa arus, pencarian dilanjutkan melalui pesisir laut. Penyisiran oleh tim SAR gabungan dilakukan dengan menyisiri perairan pantai Padang-Padang Suluban, Uluwatu.

Sebelumnya, Sabtu (27/10), sore korban ditemukan terjatuh dari tebing yang tingginya sekitar 113 meter. Dia diduga terjatuh karena terpeleset saat berswafoto di pinggiran tebing.

Saat itu, korban hanya seorang diri dan tidak ditemani siapa-siapa ke lokasi. Di TKP hanya ditemukan satu unit mobil Suzuki Ignis warna putih dengan nopol DK 1468 UX. 

Saat ini, SAR gabungan dibagi menjadi 3 SRU, 1 SRU melaksanakan pemantauan di LKM, 1 SRU direncanakan akan bergabung dengan Balawista Pantai Padang-padang

melaksanakan pencarian dengan menggunakan Rubber Boat, 1 SRU melaksanakan pencarian dengan menggunakan RIB Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. 

Baca Juga:  Jatuh ke Jurang Sedalam 40 Meter, Pekak Misi Ditemukan Tewas


KUTA SELATAN – Tim gabungan masih berusaha mengevakuasi jenazah wisatawan asing asal Belarusia bernama Barbushyn Siarhei yang jatuh di dasar jurang Karang Boma, Pecatu, Badung, Senin (28/10) siang ini.

Namun, upaya evakuasi tidak semudah seperti dibayangkan. Medan yang sulit dan keberadaan korban yang berada di dasar jurang menyulitkan petugas mengevakuasi jasadnya.

Air pasang menambah sulitnya proses evakuasi. Sampai detik ini, jasad korban belum ditemukan. Informasinya, jasad korban hanyut terbawa arus pantai selatan yang dikenal ganas.

Pasalnya, Sabtu (27/10) sore saat korban terjatuh, jenasahnya masih terlihat dari atas tebing. “Jenasah korban belum ditemukan,” ujar Kapolsek Kuta Selatan Kompol Yusak Agustinus, Senin (28/10) siang.

Baca Juga:  Divonis 12 Tahun, Anak Buah Napi Kerobokan Pucat

Karena jenasah korban sudah terbawa arus, pencarian dilanjutkan melalui pesisir laut. Penyisiran oleh tim SAR gabungan dilakukan dengan menyisiri perairan pantai Padang-Padang Suluban, Uluwatu.

Sebelumnya, Sabtu (27/10), sore korban ditemukan terjatuh dari tebing yang tingginya sekitar 113 meter. Dia diduga terjatuh karena terpeleset saat berswafoto di pinggiran tebing.

Saat itu, korban hanya seorang diri dan tidak ditemani siapa-siapa ke lokasi. Di TKP hanya ditemukan satu unit mobil Suzuki Ignis warna putih dengan nopol DK 1468 UX. 

Saat ini, SAR gabungan dibagi menjadi 3 SRU, 1 SRU melaksanakan pemantauan di LKM, 1 SRU direncanakan akan bergabung dengan Balawista Pantai Padang-padang

melaksanakan pencarian dengan menggunakan Rubber Boat, 1 SRU melaksanakan pencarian dengan menggunakan RIB Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. 

Baca Juga:  KOCAK! Maling Siang Bolong, Terjebak, Mau Keluar Malah Dikepung Warga

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/