alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Bupati Komang Sanjaya Ngaku Tak Tahu Apa-Apa saat Digeledah KPK

TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya akhirnya angkat bicara terkait adanya penggeledahan yang dilakukan Penyidik KPK di Kantor Dinas PUPRPKP Tabanan, Rabu (27/10). Namun, dia mengaku tidak tahu apa-apa terkait kasus yang sedang diselidiki KPK.

 

“Saya juga tidak tahu apa, ke mana dan bagaimana saya juga tidak tahu,” kata Sanjaya usai memberikan bonus dan penghargaan kepada para atlet Tabanan yang meraih medali di PON Papua XX, Kamis (28/10).

 

Sanjaya mengaku sebagai bupati baru setahun penjabat. Memang dia sebelumnya sebagai wakil bupati Tabanan dua periode mendamingi Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti.

 

“Jujur saya sampaikan selaku Pimpinan daerah Bupati Tabanan yang baru, belum setahun menjabat. Ada kejadian seperti ini (penggeledahan KPK, Red), kita sangat menghormati proses hukum. Cuma saya menghormati proses hukum yang berlaku di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga:  Bertemu Warga, Korban Percobaan Bunuh Diri Mengaku Dikejar Orang

 

Jadi, kata dia, apapun yang terjadi di Tabanan ini bagian dari proses hukum. Selain itu pihaknya juga sudah sampaikan kepada inspektur, sekda dan pimpinan OPD lainnya untuk menghormati proses hukum itu semua.

 

“Sekali lagi saya selaku pimpinan daerah sangat menghormati proses hukum di Indonesia. Kalau ada kejadian di Tabanan seperti ini. Apa nantinya dan endingnya saya tidak tahu,” ujar Sanjaya.


TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya akhirnya angkat bicara terkait adanya penggeledahan yang dilakukan Penyidik KPK di Kantor Dinas PUPRPKP Tabanan, Rabu (27/10). Namun, dia mengaku tidak tahu apa-apa terkait kasus yang sedang diselidiki KPK.

 

“Saya juga tidak tahu apa, ke mana dan bagaimana saya juga tidak tahu,” kata Sanjaya usai memberikan bonus dan penghargaan kepada para atlet Tabanan yang meraih medali di PON Papua XX, Kamis (28/10).

 

Sanjaya mengaku sebagai bupati baru setahun penjabat. Memang dia sebelumnya sebagai wakil bupati Tabanan dua periode mendamingi Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti.

 

“Jujur saya sampaikan selaku Pimpinan daerah Bupati Tabanan yang baru, belum setahun menjabat. Ada kejadian seperti ini (penggeledahan KPK, Red), kita sangat menghormati proses hukum. Cuma saya menghormati proses hukum yang berlaku di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga:  Gercep! Saat Beri Uang ke Rekanan Kadisbud Langsung Potong Fee Sesajen

 

Jadi, kata dia, apapun yang terjadi di Tabanan ini bagian dari proses hukum. Selain itu pihaknya juga sudah sampaikan kepada inspektur, sekda dan pimpinan OPD lainnya untuk menghormati proses hukum itu semua.

 

“Sekali lagi saya selaku pimpinan daerah sangat menghormati proses hukum di Indonesia. Kalau ada kejadian di Tabanan seperti ini. Apa nantinya dan endingnya saya tidak tahu,” ujar Sanjaya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/