alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Sopir Grab Gasak Penumpang, Jam Tangan Cartier Rp 60 Juta Raib

 DENPASAR – Armada angkutan online memang memudahkan banyak pihak. Namun di sisi lain menimbulkan kerawanan tersendiri.

Contohnya kasus kriminal yang dialami Irawati Ahmad, 27, wisatawan domestik asal BTN Minahasa Upa Blok F19 Makassar Ujung Pandang.

Peristiwa tak menyenangkan itu dirasakan korban yang menginap di Hotel Harris Seminyak, Kuta, Badung, Selasa (26/12) sekitar pukul 22.30.

Musibah ini bermula pada Selasa (26/12) sekitar pukul 21.00 kala korban memesan Grab Online dari Bandara Ngurah Rai menuju Hotel Harris, Seminyak.

Dalam perjalanan, tepatnya pukul 21.50, korban mampir di Warung Made Seminyak untuk makan malam. Merasa aman, barang-barang berharga miliknya ditinggalkan di dalam mobil.

Kesempatan inilah yang dimanfaatkan sang sopir Grab. Tanpa menaruh curiga sedikit pun usai istirahat makan korban melanjutkan perjalanan menuju penginapan.

Baca Juga:  Selidiki Pencurian, Polisi Sukses Ungkap Kasus Narkoba Dalam Boneka

Setiba di hotel dengan santai korban mengecek barang-barang bawaannya. Pada saat inilah Irawati tersentak. Sebab jam tangan merk Cartier seharga Rp 60 juta miliknya raib.

Tak hanya itu. Uang 2000 Bath (setara Rp 826 ribu) yang ia simpan di dalam tas juga hilang. Atas kejadian itu korban pun melapor ke pihak berwajib. 

Merespons laporan korban Tim Opsnal Polsek Kuta yang dipimpin oleh Panit reskrim Iptu Budi Artama langsung menuju tempat kejadian perkara.

Dalam pengecekan TKP dan keterangan beberapa saksi diketahui korban sewaktu ke hotel diantar oleh mobil Grab jenis APV warna putih bernomor polisi DK 1717 DJ.

Berbekal informasi kunci tersebut, polisi menyisir wilayah Kuta dan dengan mudah meringkus sang sopir bernama Doni Asnam, 45, lengkap dengan mobil yang dipakainya mengais rezeki Rabu (27/12) subuh.

Baca Juga:  Warga Liligundi Desak Prajuru Cabut Pararem Pencalonan Bendesa

Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya mengatakan, pelaku tak sadar jam tangan yang diembat seharga Rp 60 juta rupiah.

“Pelaku mengakui perbuatannya telah mengambil barang korban berupa sebuah jam tangan dan 2000 Bath. Pelaku mengambil saat korban makan dan tas miliknya ditinggal dalam mobil,” ucapnya



 DENPASAR – Armada angkutan online memang memudahkan banyak pihak. Namun di sisi lain menimbulkan kerawanan tersendiri.

Contohnya kasus kriminal yang dialami Irawati Ahmad, 27, wisatawan domestik asal BTN Minahasa Upa Blok F19 Makassar Ujung Pandang.

Peristiwa tak menyenangkan itu dirasakan korban yang menginap di Hotel Harris Seminyak, Kuta, Badung, Selasa (26/12) sekitar pukul 22.30.

Musibah ini bermula pada Selasa (26/12) sekitar pukul 21.00 kala korban memesan Grab Online dari Bandara Ngurah Rai menuju Hotel Harris, Seminyak.

Dalam perjalanan, tepatnya pukul 21.50, korban mampir di Warung Made Seminyak untuk makan malam. Merasa aman, barang-barang berharga miliknya ditinggalkan di dalam mobil.

Kesempatan inilah yang dimanfaatkan sang sopir Grab. Tanpa menaruh curiga sedikit pun usai istirahat makan korban melanjutkan perjalanan menuju penginapan.

Baca Juga:  Warga Liligundi Desak Prajuru Cabut Pararem Pencalonan Bendesa

Setiba di hotel dengan santai korban mengecek barang-barang bawaannya. Pada saat inilah Irawati tersentak. Sebab jam tangan merk Cartier seharga Rp 60 juta miliknya raib.

Tak hanya itu. Uang 2000 Bath (setara Rp 826 ribu) yang ia simpan di dalam tas juga hilang. Atas kejadian itu korban pun melapor ke pihak berwajib. 

Merespons laporan korban Tim Opsnal Polsek Kuta yang dipimpin oleh Panit reskrim Iptu Budi Artama langsung menuju tempat kejadian perkara.

Dalam pengecekan TKP dan keterangan beberapa saksi diketahui korban sewaktu ke hotel diantar oleh mobil Grab jenis APV warna putih bernomor polisi DK 1717 DJ.

Berbekal informasi kunci tersebut, polisi menyisir wilayah Kuta dan dengan mudah meringkus sang sopir bernama Doni Asnam, 45, lengkap dengan mobil yang dipakainya mengais rezeki Rabu (27/12) subuh.

Baca Juga:  Pamela Minta Polisi Proses Terlapor, Pengacara Markus Geber Fakta Riil

Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya mengatakan, pelaku tak sadar jam tangan yang diembat seharga Rp 60 juta rupiah.

“Pelaku mengakui perbuatannya telah mengambil barang korban berupa sebuah jam tangan dan 2000 Bath. Pelaku mengambil saat korban makan dan tas miliknya ditinggal dalam mobil,” ucapnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/