alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Hibah Pariwisata Bikin Gaduh, Enam Pejabat Dispar Buleleng Dipanggil

SINGARAJA-Di tengah polemik dan protes sejumlah pengusaha terkait pencairan dana hibah pariwisata, jaksa penyidik di Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng terus menggeber proses penyelidikan terhadap pemanfaatan dana hibah pariwisata di Kabupaten Buleleng.

Terbaru, jaksa penyidik meminta keterangan terhadap 12 orang yang diduga mengetahui pemanfaatan dana tersebut.

Dari 12 orang itu, sebanyak 6 orang diantaranya merupakan pejabat di Dinas Pariwisata Buleleng.

Ada yang menduduki posisi sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Sedangkan 6 orang lainnya merupakan pengusaha yang bertindak sebagai rekanan di Dinas Pariwisata Buleleng.

“Ini bagian dari melakukan pemeriksaan menyeluruh, yang sudah kami sampaikan di awal. Rekan-rekan di Seksi Pidana Khusus akan fokus mempelajari hal ini. Rencananya hari Senin akan dilakukan gelar perkara dan akan dilakukan pengambilan kesimpulan. Apakah ini layak dilanjutkan ke penyidikan atau tidak,” kata Humas Kejari Buleleng A.A. Jayalantara, Jumat (29/1).

Baca Juga:  Sempat Dipakai Mainan Cucu, HP Pemilik Warung di Abiantuwung Dicuri

Disinggung keluhan para pengusaha terkait kucuran dana hibah pariwisata, Jayalantara mengaku dirinya sudah mendapat informasi tersebut.

Ia mengatakan jaksa akan mengklarifikasi hal tersebut pada Pejabat Pembuat Komitmen di Dinas Pariwisata Buleleng.

“Penyebabnya bisa bermacam-macam. Bisa jadi masuk dalam daftar calon penerima, tapi tidak melengkapi berkas administrasi. Bisa juga ada aktivitas jasa pariwisata, tapi izin yang masuk berbeda. Misalnya aktivitasnya restoran, tapi izinnya kafe. Bisa jadi seperti itu. Ini akan kami lakukan klarifikasi lebih lanjut pada PPK,” tukas AA Jayalantara. 



SINGARAJA-Di tengah polemik dan protes sejumlah pengusaha terkait pencairan dana hibah pariwisata, jaksa penyidik di Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng terus menggeber proses penyelidikan terhadap pemanfaatan dana hibah pariwisata di Kabupaten Buleleng.

Terbaru, jaksa penyidik meminta keterangan terhadap 12 orang yang diduga mengetahui pemanfaatan dana tersebut.

Dari 12 orang itu, sebanyak 6 orang diantaranya merupakan pejabat di Dinas Pariwisata Buleleng.

Ada yang menduduki posisi sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Sedangkan 6 orang lainnya merupakan pengusaha yang bertindak sebagai rekanan di Dinas Pariwisata Buleleng.

“Ini bagian dari melakukan pemeriksaan menyeluruh, yang sudah kami sampaikan di awal. Rekan-rekan di Seksi Pidana Khusus akan fokus mempelajari hal ini. Rencananya hari Senin akan dilakukan gelar perkara dan akan dilakukan pengambilan kesimpulan. Apakah ini layak dilanjutkan ke penyidikan atau tidak,” kata Humas Kejari Buleleng A.A. Jayalantara, Jumat (29/1).

Baca Juga:  Badung Tetapkan 1.065 Hotel dan 345 Restoran Terima Hibah Pariwisata

Disinggung keluhan para pengusaha terkait kucuran dana hibah pariwisata, Jayalantara mengaku dirinya sudah mendapat informasi tersebut.

Ia mengatakan jaksa akan mengklarifikasi hal tersebut pada Pejabat Pembuat Komitmen di Dinas Pariwisata Buleleng.

“Penyebabnya bisa bermacam-macam. Bisa jadi masuk dalam daftar calon penerima, tapi tidak melengkapi berkas administrasi. Bisa juga ada aktivitas jasa pariwisata, tapi izin yang masuk berbeda. Misalnya aktivitasnya restoran, tapi izinnya kafe. Bisa jadi seperti itu. Ini akan kami lakukan klarifikasi lebih lanjut pada PPK,” tukas AA Jayalantara. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/