alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

OMG Diduga Dirampok dan Dibunuh, Perawan Tua Ditemukan Tewas di Warung

SINGARAJA-Kasus perampokan disertai pembunuhan kembali gegerkan warga Buleleng, Bali, Senin (29/3).

Kali ini aksi dugaan perampokan disertai pembunuhan terjadi di Jalan Pulau Natuna, Lingkungan Penarukan Desa, Kelurahan Penarukan, Buleleng.

Sedangkan korbannya, yakni Ni Ketut Mintaning alias Bu Minten. Perempuan berusia 66 tahun ini, ditemukan tewas di warungnya sekitar Senin siang hari ini sekitar pukul 13.00 WITA.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, terungkapnya kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan ini, berawal dari Saksi Luh Janten, 53, yang merupakan tetangga korban.

Saat ditemui JPRB, Saksi Janten menyebut, jika korban yang hingga kini belum bersuami atau ‘perawan tua’ terbilang rajin membuka warung.

Biasanya, imbuh saksi,  korban selalu membuka warung yang disewanya itu setiap pukul 08.00 pagi.

Baca Juga:  Ditinggal Pergi ke Malang, Rumah Warga Lukluk Indah Ludes Terbakar

“Biasanya (sebelum kejadian) Bu Minten (korban) selalu buka warung pukul 08.00 WITA dan tutup saat sore hari. Tapi dari beberapa hari warung tutup,”terang Saksi Luh Janten.

- Advertisement -

Bahkan, lanjutnya, Janten sempat mengira tutupnya warung, karena korban dalam kondisi sakit.

Saksi Janten juga mengaku jika dirinya sempat memanggil-manggil korban, namun tak ada jawaban.

Pintu gerbang juga dalam kondisi terkunci.

Curiga sesuatu terjadi, Saksi Janten kemudian menghubungi Kadek Ayu Yudiani, 30, keponakan korban yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

“Keponakannya datang ke sini. Tapi semua terkunci. Akhirnya pagar itu dia panjat. Masuk ke belakang, kelihatan kakinya. Awalnya kan dikira pingsan,” ujar Janten.

Yudiani kemudian masuk bersama Saksi Gede Mas Budiasa, 24, putra dari saksi Luh Janten.

Baca Juga:  DUH GUSTI! Panggil Cai Pengarak Ogoh-ogoh, Pecalang Desa Saba Dianiaya

Saat dilihat lebih dekat, ternyata korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Selanjutnya, atas kejadian ini, Ayu Yudiani segera melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Kota Singaraja.

Sementara itu, usai mendapat laporan, pihak kepolisian langsung datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim Inafis dari Polres Buleleng terlihat meneliti setiap jengkal tempat kejadian perkara.

Kapolsek Kota Singaraja Kompol Dewa Ketut Darma Aryawan dan Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto juga terlihat memantau proses identifikasi.

“Saat ini kami masih mengumpulkan bukti-bukti yang ada kaitannya dengan tempat kejadian perkara. Nanti kami akan lakukan olah TKP lanjutan dengan Labfor Polda Bali,” terang Kompol Ketut Darma Aryawan.

- Advertisement -

SINGARAJA-Kasus perampokan disertai pembunuhan kembali gegerkan warga Buleleng, Bali, Senin (29/3).

Kali ini aksi dugaan perampokan disertai pembunuhan terjadi di Jalan Pulau Natuna, Lingkungan Penarukan Desa, Kelurahan Penarukan, Buleleng.

Sedangkan korbannya, yakni Ni Ketut Mintaning alias Bu Minten. Perempuan berusia 66 tahun ini, ditemukan tewas di warungnya sekitar Senin siang hari ini sekitar pukul 13.00 WITA.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, terungkapnya kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan ini, berawal dari Saksi Luh Janten, 53, yang merupakan tetangga korban.

Saat ditemui JPRB, Saksi Janten menyebut, jika korban yang hingga kini belum bersuami atau ‘perawan tua’ terbilang rajin membuka warung.

Biasanya, imbuh saksi,  korban selalu membuka warung yang disewanya itu setiap pukul 08.00 pagi.

Baca Juga:  NGERI! Diseruduk Truk saat Iring-Iringan Ngaben, Dua Pemotor Tewas

“Biasanya (sebelum kejadian) Bu Minten (korban) selalu buka warung pukul 08.00 WITA dan tutup saat sore hari. Tapi dari beberapa hari warung tutup,”terang Saksi Luh Janten.

Bahkan, lanjutnya, Janten sempat mengira tutupnya warung, karena korban dalam kondisi sakit.

Saksi Janten juga mengaku jika dirinya sempat memanggil-manggil korban, namun tak ada jawaban.

Pintu gerbang juga dalam kondisi terkunci.

Curiga sesuatu terjadi, Saksi Janten kemudian menghubungi Kadek Ayu Yudiani, 30, keponakan korban yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

“Keponakannya datang ke sini. Tapi semua terkunci. Akhirnya pagar itu dia panjat. Masuk ke belakang, kelihatan kakinya. Awalnya kan dikira pingsan,” ujar Janten.

Yudiani kemudian masuk bersama Saksi Gede Mas Budiasa, 24, putra dari saksi Luh Janten.

Baca Juga:  Tinggalkan Jejak Rambut di Anus Bocah 10 Tahun, TSK Pedofilia Diciduk

Saat dilihat lebih dekat, ternyata korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Selanjutnya, atas kejadian ini, Ayu Yudiani segera melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Kota Singaraja.

Sementara itu, usai mendapat laporan, pihak kepolisian langsung datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim Inafis dari Polres Buleleng terlihat meneliti setiap jengkal tempat kejadian perkara.

Kapolsek Kota Singaraja Kompol Dewa Ketut Darma Aryawan dan Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto juga terlihat memantau proses identifikasi.

“Saat ini kami masih mengumpulkan bukti-bukti yang ada kaitannya dengan tempat kejadian perkara. Nanti kami akan lakukan olah TKP lanjutan dengan Labfor Polda Bali,” terang Kompol Ketut Darma Aryawan.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/