alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Diduga karena Percikan Bara Dupa, Bale Gede dan Gudang Ludes Terbakar

TABANAN – Kebakaran hebat terjadi di Banjar Jegu, Desa Jegu, Penebel ludes terbakar, Selasa malam (28/4) sekitar pukul 23.20 Wita.

 

Bangunan bale gede dan gudang milik Ni Wayan Purnamawati ludes dilalap api.

 

Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Meski begitu, diduga korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, musibah kebakaran yang melahap dua bangunan tersebut pertama kali diketahui saudara korban bernama Nuriasih.

 

Saat itu, ia melihat api sudah membesar.

 

Melihat kobaran api, saksi langsung mengabarkan kepada suaminya dan kemudian

 meminta bantuan warga serta menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Tabanan.

Baca Juga:  Tabung Gas Bocor, Rumah Permanen Ludes Terbakar

 

Kabid Damkar Tabanan, I Wayan Suakta dikonfirmasi Rabu (29/4) membenarkan kejadian tersebut.

 

Begitu menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan sejumlah anggotanya dan mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

 

“Informasi yang kami dapatkan, korban sempat mebanten pukul 20.30 Selasa malam. Jadi kesimpulan sementara karena dipicu api dari dupa karena saat pengecekan kelistrikan dalam kondisi normal tidak ada korsleting,” ujar Suakta.

 

Akibat kejadian tersebut, korban yang bekerja di salah satu perusahaan BUMN ini menderita kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp80 juta. 



TABANAN – Kebakaran hebat terjadi di Banjar Jegu, Desa Jegu, Penebel ludes terbakar, Selasa malam (28/4) sekitar pukul 23.20 Wita.

 

Bangunan bale gede dan gudang milik Ni Wayan Purnamawati ludes dilalap api.

 

Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Meski begitu, diduga korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, musibah kebakaran yang melahap dua bangunan tersebut pertama kali diketahui saudara korban bernama Nuriasih.

 

Saat itu, ia melihat api sudah membesar.

 

Melihat kobaran api, saksi langsung mengabarkan kepada suaminya dan kemudian

 meminta bantuan warga serta menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Tabanan.

Baca Juga:  WNA Dalangi Sejumlah Aksi Kriminal di Bali, Klaim Imigrasi Mengejutkan

 

Kabid Damkar Tabanan, I Wayan Suakta dikonfirmasi Rabu (29/4) membenarkan kejadian tersebut.

 

Begitu menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan sejumlah anggotanya dan mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

 

“Informasi yang kami dapatkan, korban sempat mebanten pukul 20.30 Selasa malam. Jadi kesimpulan sementara karena dipicu api dari dupa karena saat pengecekan kelistrikan dalam kondisi normal tidak ada korsleting,” ujar Suakta.

 

Akibat kejadian tersebut, korban yang bekerja di salah satu perusahaan BUMN ini menderita kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp80 juta. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/