alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Dikira Boneka, Siswa SMP di Payangan Ditemukan Tewas Gantung Diri

GIANYAR— Kasus bunuh diri kembali gegerkan warga Payangan, Gianyar, Bali.
Kali ini, jalan pintas diambil oleh siswa SMP, berinisial IWS, 15.

Siswa asal  Banjar Amo, Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Gianyar, ini ditemukan tewas gantung diri, Kamis pagi (29/4) sekitar pukul 05.30 Wita. 

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kejadian pertama kali diketahui oleh bibi korban.

Saat itu bibi korban hendak mengambil kayu bakar di gubuk belakang rumah. 

Jarak antara rumah dengan gubuk sekitar 20 meter. 

Sekitar 5 meter dari tempatnya mengambil kayu bakar, bibi awalnya melihat sesuatu seperti boneka. 

Setelah diperhatikan, bibi kaget tubuh keponakannya tergantung di rangka bambu di atas gubuk. 

Baca Juga:  Dituntut 14 Tahun, Ibu Kandung Pembunuh Bayi Kembar Menangis

Melihat kejadian itu, saksi langsung spontan berteriak minta tolong.

Selanjutnya, usai teriakan saksi. kakek korban datang menghampiri ke TKP. 

Kakek kemudian memanggil warga meminta tolong menurunkan jasad korban.

 Tubuh korban kemudian ditidurkan di rumah duka.

 Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Bukian dan Polsek Payangan.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya membenarkan. 

Setelah menerima laporan, polisi turun ke lokasi kejadian. 

Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan UPT Kesmas Payangan. 

Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah, diperkirakan korban meninggal dunia antara 2-3 jam sebelum ditemukan.

 Pada leher korban ditemukan bekas jeratan pada leher dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Baca Juga:  Pria Karangasem Minum Pewangi Pakaian dan Ceburkan Diri ke Laut Sanur

“Sehingga disimpulkan jika korban murni meninggal dunia karena gantung diri,” tegasnya.

- Advertisement -

- Advertisement -

GIANYAR— Kasus bunuh diri kembali gegerkan warga Payangan, Gianyar, Bali.
Kali ini, jalan pintas diambil oleh siswa SMP, berinisial IWS, 15.

Siswa asal  Banjar Amo, Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Gianyar, ini ditemukan tewas gantung diri, Kamis pagi (29/4) sekitar pukul 05.30 Wita. 

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kejadian pertama kali diketahui oleh bibi korban.


Saat itu bibi korban hendak mengambil kayu bakar di gubuk belakang rumah. 

Jarak antara rumah dengan gubuk sekitar 20 meter. 

Sekitar 5 meter dari tempatnya mengambil kayu bakar, bibi awalnya melihat sesuatu seperti boneka. 

Setelah diperhatikan, bibi kaget tubuh keponakannya tergantung di rangka bambu di atas gubuk. 

Baca Juga:  Pria Karangasem Minum Pewangi Pakaian dan Ceburkan Diri ke Laut Sanur

Melihat kejadian itu, saksi langsung spontan berteriak minta tolong.

Selanjutnya, usai teriakan saksi. kakek korban datang menghampiri ke TKP. 

Kakek kemudian memanggil warga meminta tolong menurunkan jasad korban.

 Tubuh korban kemudian ditidurkan di rumah duka.

 Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Bukian dan Polsek Payangan.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya membenarkan. 

Setelah menerima laporan, polisi turun ke lokasi kejadian. 

Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan UPT Kesmas Payangan. 

Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah, diperkirakan korban meninggal dunia antara 2-3 jam sebelum ditemukan.

 Pada leher korban ditemukan bekas jeratan pada leher dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Baca Juga:  Mimih Dewa Ratu, Tabrak Mobil Datsun Lagi Parkir, Pelajar Ubud Sekarat

“Sehingga disimpulkan jika korban murni meninggal dunia karena gantung diri,” tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/