alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Kapolda Bali Tegas Tak Akan Beri Rekomendasi Izin Operasional Akasaka

DENPASAR-Kabar akan dibukannya kembali Akasaka Music Club & Karaoke (Akasaka Bali) di bilangan Jalan Teuku Umar Denpasar akhirnya mulai terjawab.

 

Bahkan, setelah sebelumnya pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, IB Benny Pidada secara tegas menyatakan tidak bisa memberikan izin lagi dengan alasan karena izin sebelumnya telah dicabut pada 2018 silam.

 

Penegasan serupa kembali disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra.

 

Saat dikonfirmasi, penerus sekaligus pengganti dari Mantan Kapolda Bali lama Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, ini secara tegas tidak akan memberikan rekomendasi izin operasional ke Akasaka.

- Advertisement -

 

Alasannya, kata lulusan Akademi Polisi (Akpol) 1989 ini, yakni karena Akasaka Bali sudah tidak mempunyai izin oeprasional lagi.

 

“Izinnya sudah tidak ada. Kami tidak akan memberikan rekomendasi untuk melakukan pembukaan terkait izin yang berkaitan dengan pelanggaran yang kemungkinan akan terjadi,” tegas pewira tinggi Polri dengan pangkat dua bintang di pundak saat ditemui di Kampus Unud, Jalan Sudirman, Denpasar Sabtu (29/5). 

Baca Juga:  Korupsi Rp1,1 M, Sekretaris LPD Belumbang Dapat Hadiah 4 Tahun Penjara

 

 

Selain itu, imbuh Irjen Putu Jayan, bahwa secara prinsip, penerbitan perizinan operasional Akasaka menjadi kewenangan Pemerintah Kota Denpasar.

 

Kendati demikian, rekomendasi untuk memberikan izin itu tetap datang dari pihak kepolisian (Polda Bali) dan juga pemerintah wilayah setempat. 

 

“Prinsipnya perizinan dikeluarkan oleh pemerintah kota (Pemkot Denpasar). Namun rekomendasi tetap dari kepolisian dan lingkungan setempat,” imbuhya.

 

Selanjutnya, apabila pihak kepolisian Polda Bali tidak memberikan rekomendasi, maka secara otomatis, kata Irjen Putu Jayan, pemerintah juga tidak akan bisa memberikan izin operasional.

 

“Apabila tidak ada rekomendasi dari kita semua maka pemprov pun tidak akan mengijikan atau bisa mengeluarkan ijin,” tandas jendral dengan bintang dua di pundak ini.

 

Seperti diketahui sebelumnya, munculnya wacana dibukannya kembali salah satu diskotek ternama di Denpasar, Bali, itu menyusul dengan ditariknya personel maupun kendaraan taktis oleh Polda Bali.

Baca Juga:  Jelang Malam Tahun Baru, Polda Bali Obok-Obok Grahadi dan Boshe

Bahkan terkait rumor atau wacana dibukannya kembali Akasaka Bali, pihak Pemkot Denpasar melalui Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, IB Benny Pidada menyatakan bahwa sampai saat ini belum ada pengajuan dari PT Bali  Surya Dewata (Akasaka) berdasarkan data Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS). 

“Belum ada pengajuan dari data OSS. Kalau perizinan kan satu pintu melalui OSS,” tegas IB Benny beberapa waktu lalu.

Bahkan soal apakah Akasaka boleh buka lagi, Benny menegaskan bahwa salah satu diskotek terbesar di Bali itu tidak boleh membuka lagi. Alasannya, izin diskotek tersebut sudah dicabut dari tahun 2018 lalu.

“(Akasaka) tidak bisa (buka diskotek lagi). Pencabutan izin diskotek juga berdasarkan rekomendasi Kapolda Bali,” tukas Benny.

 

- Advertisement -

DENPASAR-Kabar akan dibukannya kembali Akasaka Music Club & Karaoke (Akasaka Bali) di bilangan Jalan Teuku Umar Denpasar akhirnya mulai terjawab.

 

Bahkan, setelah sebelumnya pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, IB Benny Pidada secara tegas menyatakan tidak bisa memberikan izin lagi dengan alasan karena izin sebelumnya telah dicabut pada 2018 silam.

 

Penegasan serupa kembali disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra.

 

Saat dikonfirmasi, penerus sekaligus pengganti dari Mantan Kapolda Bali lama Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, ini secara tegas tidak akan memberikan rekomendasi izin operasional ke Akasaka.

 

Alasannya, kata lulusan Akademi Polisi (Akpol) 1989 ini, yakni karena Akasaka Bali sudah tidak mempunyai izin oeprasional lagi.

 

“Izinnya sudah tidak ada. Kami tidak akan memberikan rekomendasi untuk melakukan pembukaan terkait izin yang berkaitan dengan pelanggaran yang kemungkinan akan terjadi,” tegas pewira tinggi Polri dengan pangkat dua bintang di pundak saat ditemui di Kampus Unud, Jalan Sudirman, Denpasar Sabtu (29/5). 

Baca Juga:  Terungkap, Pramugari Cantik Garuda Itu Ditangkap Kasus Narkoba Karena‚Ķ

 

 

Selain itu, imbuh Irjen Putu Jayan, bahwa secara prinsip, penerbitan perizinan operasional Akasaka menjadi kewenangan Pemerintah Kota Denpasar.

 

Kendati demikian, rekomendasi untuk memberikan izin itu tetap datang dari pihak kepolisian (Polda Bali) dan juga pemerintah wilayah setempat. 

 

“Prinsipnya perizinan dikeluarkan oleh pemerintah kota (Pemkot Denpasar). Namun rekomendasi tetap dari kepolisian dan lingkungan setempat,” imbuhya.

 

Selanjutnya, apabila pihak kepolisian Polda Bali tidak memberikan rekomendasi, maka secara otomatis, kata Irjen Putu Jayan, pemerintah juga tidak akan bisa memberikan izin operasional.

 

“Apabila tidak ada rekomendasi dari kita semua maka pemprov pun tidak akan mengijikan atau bisa mengeluarkan ijin,” tandas jendral dengan bintang dua di pundak ini.

 

Seperti diketahui sebelumnya, munculnya wacana dibukannya kembali salah satu diskotek ternama di Denpasar, Bali, itu menyusul dengan ditariknya personel maupun kendaraan taktis oleh Polda Bali.

Baca Juga:  Laporannya Diproses, AWK Bilang Polda Bagus Sekali

Bahkan terkait rumor atau wacana dibukannya kembali Akasaka Bali, pihak Pemkot Denpasar melalui Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, IB Benny Pidada menyatakan bahwa sampai saat ini belum ada pengajuan dari PT Bali  Surya Dewata (Akasaka) berdasarkan data Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS). 

“Belum ada pengajuan dari data OSS. Kalau perizinan kan satu pintu melalui OSS,” tegas IB Benny beberapa waktu lalu.

Bahkan soal apakah Akasaka boleh buka lagi, Benny menegaskan bahwa salah satu diskotek terbesar di Bali itu tidak boleh membuka lagi. Alasannya, izin diskotek tersebut sudah dicabut dari tahun 2018 lalu.

“(Akasaka) tidak bisa (buka diskotek lagi). Pencabutan izin diskotek juga berdasarkan rekomendasi Kapolda Bali,” tukas Benny.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/