alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Dua Pembacok Ditangkap, Tebas Korban karena Dipukul Linggis Lebih Dulu

MANGUPURA-Polisi tak butuh lama untuk menangkap dan mengamankan dua terduga pelaku pengeroyokan disertai pembacokan dan penebasan yang terjadi di Mengwi, Badung.

 

Usai insiden berdarah di sebuah gang di lingkungan Banjar Puseh, Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Badung, Selasa (28/9) sekitar pukul 21.00 WITA, polisi langsung turun dan menangkap terduga pelaku.

 

Dua terduga pelaku yang diamankan itu, yakni I Wayan Armita alias Pak Ega, 51 dan I Komang Bayu alias Mang Jagapati, 34.

 

Keduanya diamankan setelah diduga melakukan pengeroyokan dan penebasan Oka Suyasa yang juga masih satu banjar.

- Advertisement -

 

Informasi yang dihimpun radarbali.id, usai diamankan, terungkap fakta baru yang mengejutkan.

 

Pasalnya, saat diinterogasi polisi, kedua terduga pelaku nekat melakukan penganiayaan dan pengeroyokan karena dipukul Oka Suyasa terlebih dahulu dengan linggis.

Baca Juga:  Ketua SMSI Minta Polisi Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Wartawan

 

Oka Suyasa memukul Pak Ega dan Mang Jagapati saat keduanya hendak mendatangi rumah Suyasa untuk meminta maaf atas status WA yang membuat Suyasa tersinggung.

 

Namun baru sampai di depan gang menuju rumah Suyasa, ternyata mereka sudah ditunggu oleh Oka Suyasa yang sudah menyiapkan dua batang linggis.

 

“Pak Ega mengaku jika dia dan Mang Jagapati sempat dipukul Oka Suyasa dengan menggunakan linggis,”ujar sumber polisi di lingkungan Satreskrim Polres Badung, Rabu (29/9).

 

Selanjutnya, karena tak terima dipukul, keduanya lalu pulang ke rumah mengambil parang untuk melakukan perlawanan.

 

Mereka lalu kembali ke lokasi yang melakukan pembebasan membabi-buta.

 

Baca Juga:  Dentim Berdarah, Cekcok Saat Pesta Miras, Satu Tumbang Kena Tikam

Hingga akhirnya, Oka Suyasa berlari ke jalan raya dan jatuh terkapar di pinggir jalan.

 

Akibat tebasan, Oka Suyasa mengalami luka robek sepanjang 11 cm pada tangan kanan, luka robek pada tangan kiri sepanjang 7 cm, luka pada telinga kanan bawah sepanjang 3 cm, luka terbuka di bawah mata kiri sampai di batang hidung sepanjang 7 cm, luka terbuka di dahi kiri sekitar  5 cm, serta luka sayatan pada dada sebelah kiri 

sekitar 15 cm dan dilarikan ke RSD Mangusada. 

 

 

Warga yang melihat kejadian itu sempat ketakutan hingga akhirnya pihak kepolisian tiba di lokasi dan menenangkan keadaan.

 

“Selain kedua terduga pelaku, kami juga mengamankan dua batang linggis dan parang dari lokasi kejadian,”tukasnya. 

- Advertisement -

MANGUPURA-Polisi tak butuh lama untuk menangkap dan mengamankan dua terduga pelaku pengeroyokan disertai pembacokan dan penebasan yang terjadi di Mengwi, Badung.

 

Usai insiden berdarah di sebuah gang di lingkungan Banjar Puseh, Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Badung, Selasa (28/9) sekitar pukul 21.00 WITA, polisi langsung turun dan menangkap terduga pelaku.

 

Dua terduga pelaku yang diamankan itu, yakni I Wayan Armita alias Pak Ega, 51 dan I Komang Bayu alias Mang Jagapati, 34.

 

Keduanya diamankan setelah diduga melakukan pengeroyokan dan penebasan Oka Suyasa yang juga masih satu banjar.

 

Informasi yang dihimpun radarbali.id, usai diamankan, terungkap fakta baru yang mengejutkan.

 

Pasalnya, saat diinterogasi polisi, kedua terduga pelaku nekat melakukan penganiayaan dan pengeroyokan karena dipukul Oka Suyasa terlebih dahulu dengan linggis.

Baca Juga:  NGERI! Jadi Korban Tabrak Lari, Nenek Pengendara MX Tewas Mengenaskan

 

Oka Suyasa memukul Pak Ega dan Mang Jagapati saat keduanya hendak mendatangi rumah Suyasa untuk meminta maaf atas status WA yang membuat Suyasa tersinggung.

 

Namun baru sampai di depan gang menuju rumah Suyasa, ternyata mereka sudah ditunggu oleh Oka Suyasa yang sudah menyiapkan dua batang linggis.

 

“Pak Ega mengaku jika dia dan Mang Jagapati sempat dipukul Oka Suyasa dengan menggunakan linggis,”ujar sumber polisi di lingkungan Satreskrim Polres Badung, Rabu (29/9).

 

Selanjutnya, karena tak terima dipukul, keduanya lalu pulang ke rumah mengambil parang untuk melakukan perlawanan.

 

Mereka lalu kembali ke lokasi yang melakukan pembebasan membabi-buta.

 

Baca Juga:  Dentim Berdarah, Cekcok Saat Pesta Miras, Satu Tumbang Kena Tikam

Hingga akhirnya, Oka Suyasa berlari ke jalan raya dan jatuh terkapar di pinggir jalan.

 

Akibat tebasan, Oka Suyasa mengalami luka robek sepanjang 11 cm pada tangan kanan, luka robek pada tangan kiri sepanjang 7 cm, luka pada telinga kanan bawah sepanjang 3 cm, luka terbuka di bawah mata kiri sampai di batang hidung sepanjang 7 cm, luka terbuka di dahi kiri sekitar  5 cm, serta luka sayatan pada dada sebelah kiri 

sekitar 15 cm dan dilarikan ke RSD Mangusada. 

 

 

Warga yang melihat kejadian itu sempat ketakutan hingga akhirnya pihak kepolisian tiba di lokasi dan menenangkan keadaan.

 

“Selain kedua terduga pelaku, kami juga mengamankan dua batang linggis dan parang dari lokasi kejadian,”tukasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/